Ridwan Djafar Tanggapi Kasus Penipuan Online di Polman: Literasi Digital Jadi Kunci Pencegahan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sel, 4 Nov 2025
- comment 0 komentar

“Senter KIM menjadi ruang diskusi sekaligus jembatan informasi antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin mendorong masyarakat agar semakin cakap digital, tidak hanya mengakses informasi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif,” tutur Ridwan.
Ia menjelaskan, di era digital saat ini informasi bahkan telah melampaui uang sebagai kekuatan utama. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan baru berupa hoaks dan misinformasi. Karena itulah KIM harus hadir sebagai benteng literasi digital di tengah masyarakat.
Menurut Ridwan, dampak pemerataan akses internet memiliki dua sisi: positif dan negatif. Oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali dengan kecakapan digital dan kesadaran etika berinternet.
“KIM sangat penting sebagai penyaring informasi sekaligus penyambung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. KIM hadir karena tidak semua hal bisa dijangkau langsung oleh pemerintah. Di sinilah KIM berperan aktif menjadi jembatan sekaligus filter informasi sebelum dikonsumsi masyarakat luas,” jelasnya.
Dengan penguatan literasi digital dan peran aktif Senter KIM, Diskominfo Sulbar berharap masyarakat, khususnya generasi muda, lebih siap menghadapi dinamika dunia digital secara aman dan bertanggung jawab.(Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
