Polda Sulbar Gelar Rilis Hasil Operasi Ketupat Marano 2026!
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Di sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan secara umum mengalami penurunan tipis dari 57 kejadian menjadi 56 kejadian. Wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi tercatat berada di Mamuju (15 kejadian), Mamuju Tengah (12 kejadian), dan Majene (9 kejadian).
Meski secara kuantitas angka kecelakaan menurun, Polda Sulbar memberikan catatan khusus terkait tingkat fatalitas dan kerugian material. Tercatat jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 11 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 4 jiwa. Selain itu, kerugian material melonjak dari Rp81 juta di tahun 2025 menjadi Rp175 juta pada tahun 2026.
“Walaupun jumlah luka berat menurun dari 8 kasus menjadi 5 kasus, kenaikan angka fatalitas korban meninggal dunia ini menjadi bahan evaluasi serius bagi kami untuk pengamanan di masa mendatang,” jelas Karo Ops.
Apresiasi dan Komitmen Pelayanan
Menutup keterangannya, Kombes Pol Ach Imam Rifai memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang bertugas tanpa kenal lelah, serta kepada masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya ketertiban.
Meski operasi telah berakhir, Polda Sulbar menegaskan bahwa komitmen pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada selama di perjalanan dan tidak ragu memanfaatkan layanan pengaduan melalui call center 110 jika menemui kendala di lapangan. (hps/*)
- Penulis: Ekspos Sulbar
