Pemprov Sulbar dan BPS RI Perkuat Sinergi, Pembangunan Kini Wajib Berbasis Data
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Selain itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan nilai tambah melalui penguatan sektor industri pengolahan. Saat ini, kontribusi sektor tersebut sekitar 15,8 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 30–35 persen pada periode 2029–2035, khususnya melalui hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao.
“Jika kakao diolah, nilainya bisa berlipat. Inilah yang ingin kita dorong agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Kepala BPS RI menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama ini, terutama dalam penyediaan data yang akurat dan terpercaya untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Melalui kesepakatan tersebut, Pemprov Sulbar dan BPS berkomitmen memperkuat sinergi dalam mewujudkan kebijakan berbasis data yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan.
Gubernur Suhardi Duka menegaskan, pembangunan berbasis data kini menjadi keharusan untuk memastikan setiap kebijakan berdampak nyata bagi masyarakat. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
