Tinjau Pelabuhan hingga Jalan, Bapperida Sulbar Pastikan Program Infrastruktur Tepat Sasaran
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Rab, 15 Apr 2026
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mendampingi Tim Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian PPN/Bappenas dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) lapangan selama dua hari, 13–14 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten, termasuk instansi teknis seperti BPTD III, BPJN Sulbar, dan UPP Pelabuhan Mamuju. Fokusnya adalah mengevaluasi pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang jalan tahun anggaran 2024 serta program Inpres Jalan Daerah tahun 2025, sekaligus melihat kondisi operasional pelabuhan di Sulawesi Barat.
Kegiatan ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Mewakili Kepala Bapperida, Kepala Bidang Infrastruktur Arjanto turun langsung mendampingi peninjauan ke sejumlah titik strategis.
Di antaranya Pelabuhan Penyeberangan Mamuju, Pelabuhan Mamuju, Pelabuhan Belang-Belang, hingga sejumlah ruas jalan dan jembatan seperti Jembatan Karema, Jalan Soekarno Hatta, ruas Toabo–Salukayu–Sampaga, serta Lingkar Papalang.
Dalam peninjauan sektor logistik, Tim Bappenas menyoroti pentingnya integrasi antarmoda transportasi.
Konektivitas antara pelabuhan dan akses darat dinilai masih perlu diperkuat agar mobilitas penumpang dan distribusi barang bisa lebih efisien.
“Integrasi antar moda transportasi harus dirancang menyeluruh, mulai dari pelabuhan hingga akses darat. Jangan sampai ada keterputusan layanan yang justru menyulitkan masyarakat,” ujar Puji, perwakilan Tim Bappenas.
Ia menambahkan, kegiatan monev ini bukan sekadar melihat progres fisik, tetapi memastikan program benar-benar memberi dampak nyata.
- Penulis: Ekspos Sulbar
