DLHK Sulbar Perkuat Kelompok Perhutanan Sosial Lewat Pelatihan Assessment Konflik: Dorong Tata Kelola Hutan Berkelanjutan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Jum, 15 Mei 2026
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Assessment dan Manajemen Konflik Lahan dan Konflik Sosial kepada Kelompok Perhutanan Sosial, yang berlangsung di Hotel Ratih, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari dukungan Program Result-Based Payment (RBP) REDD+ yang didanai oleh Green Climate Fund (GCF), dengan tujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam memahami, mengidentifikasi, serta mengelola potensi konflik lahan dan konflik sosial di kawasan hutan secara partisipatif dan berkelanjutan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala DLHK Provinsi Sulawesi Barat, Zulkifli Manggazali, yang didampingi Kepala Bidang Pengelolaan DAS, Perhutanan Sosial, Penyuluhan dan KSDA DLHK Sulbar, Nugroho Santoso.
Dalam sambutannya, Zulkifli Manggazali menekankan pentingnya penguatan kapasitas kelompok perhutanan sosial dalam menjaga stabilitas sosial dan keberlanjutan pengelolaan kawasan hutan.
“Konflik lahan dan pengelolaan sumber daya hutan perlu ditangani dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Melalui kegiatan ini, kita berharap kelompok perhutanan sosial memiliki kemampuan dalam melakukan assessment konflik, membangun komunikasi antar pihak, serta mendorong penyelesaian konflik yang konstruktif demi menjaga kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zulkifli.
- Penulis: Ekspos Sulbar
