Promkes Siola Jadi Strategi Penguatan Edukasi dan Promosi Kesehatan Terintegrasi di Sulbar
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 44 menit yang lalu
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong penguatan edukasi dan promosi kesehatan terintegrasi melalui inovasi Promkes Siola, sebagai strategi komunikasi kesehatan berbasis media sosial dan kolaborasi lintas sektor.
Strategi tersebut dipaparkan oleh Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan DKPPKB Sulawesi Barat, Muh Saleh, dalam kegiatan briefing internal Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas, Senin 25 Mei 2026 sebagai upaya penguatan promosi kesehatan yang dilaksanakan DKPPKB Sulawesi Barat.
Dalam pemaparannya, Muh Saleh menjelaskan bahwa Promkes Siola hadir sebagai upaya membangun sistem edukasi kesehatan yang lebih adaptif, kreatif, dan dekat dengan masyarakat melalui pemanfaatan media digital dan media sosial. Menurutnya, pendekatan komunikasi kesehatan saat ini harus mampu menyesuaikan perkembangan perilaku masyarakat yang lebih banyak memperoleh informasi melalui platform digital.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Wahida yang menekankan pentingnya pelaksanaan survei kepada masyarakat untuk mengukur efektivitas penyebaran informasi kesehatan melalui media sosial. Ia menyampaikan bahwa evaluasi berbasis data menjadi penting untuk mengetahui sejauh mana pesan kesehatan mampu dipahami, diterima, dan memengaruhi perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat. Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
- Penulis: Ekspos Sulbar
