Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Kaji Penghapusan PPh untuk Petani Gula

Pemerintah Kaji Penghapusan PPh untuk Petani Gula

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 8 Jun 2018
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Pemerintah tengah mengkaji penghapusan Pajak Penghasilan (PPh) untuk para petani gula saat menjual gula curahnya ke Perum Bulog. Hal ini mencuat karena ada keresahan dan keluhan dari Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI).

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, petani gula dalam negeri merasa kesulitan untuk menjual hasil perkebunan mereka. Alasannnya, saat ini mereka dikenakan PPh saat menjual gulanya kepada Perum Bulog. Apalagi Perum Bulog memiliki hak untuk membeli gula curah tersebut.

Saat ini skema yang digunakan bagi petani yang tidak punya nomor pokok wajib pajak (NPWP) PPh-nya dikenakan 1,5 persen, sedangkan yang tidak punya NPWP dikenakan 3 persen. Sayangnya banyak petani bahkan mayoritas tidak memiliki NPWP.

“Ini dirasa berat bagi petani,” kata Moeldoko usai mengikuti rapat internal dengan Presiden Joko Widodo dan sejumlah Menteri perekonomian, Jumat (8/6).

Di ssi lain, Harga Pokok Pembelian (HPP) gula dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp 9.700 per kg. Padahal sebelumya Kementerian Pertanian merekomendasikan harga belinya Rp 10.500 per kg.

“Jadi jangan dibebanin lagi dengan PPh, untuk itu jalan keluarnya kemungkinan PPh dihapus 0{578d3cea812c7902878fdabe62691299cd899fd574cffa0ca128e98df36828d0} biar petani tidak dibebani dan bisa bersaing,” ujarnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulbar Galakkan Strategi Baru untuk Kejar Ketertinggalan Imunisasi Anak

    Sulbar Galakkan Strategi Baru untuk Kejar Ketertinggalan Imunisasi Anak

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 122
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemprov Sulbar melalui Dinas Kesehatan Provinsi bersama enam Dinas Kesehatan Kabupaten berkomitmen memperkuat pelaksanaan imunisasi anak sebagai langkah strategis dalam menekan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pada triwulan pertama tahun 2025, target cakupan imunisasi bayi lengkap ditetapkan sebesar 53,3%, namun capaian sementara baru mencapai 46,7%. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Dinas […]

  • Pemprov Sulbar Gelar Forum Konsultasi Penyusunan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    Pemprov Sulbar Gelar Forum Konsultasi Penyusunan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Mamuju (ekspossulbar.co.id) – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar forum konsultasi publik yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala OPD, serta sejumlah Pemerintah Kabupaten se – Sulbar, Jumat, 7 Maret 2025. Forum konsultasi tersebut dilakukan dalam rangka penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 hingga 2029 dan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulbar […]

  • Virus Jembrana Menggila di Pasangkayu, Sapi Mati Bertambah, Fisiknya Mengerikan!

    Virus Jembrana Menggila di Pasangkayu, Sapi Mati Bertambah, Fisiknya Mengerikan!

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Sapi mati karena virus Jembrana di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya terus bertambah. Kepala Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pasangkayu Abdul Gafur mengungkapkan, laporan resmi diterima hingga kini sapi mati sudah mencapai 86 ekor. ” Itu laporan resmi, tapi berdasarkan data dari Kepala Desa Makmur Jaya, […]

  • Terali Pengaman Rusak, Anjungan di Pantai Vovasanggayu Bahayakan Pengunjung

    Terali Pengaman Rusak, Anjungan di Pantai Vovasanggayu Bahayakan Pengunjung

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Spot anjungan di taman Pantai Vovasanggayu, kota Pasangkayu, bahayakan pengunjung. Sebabnya, terali pengaman di spot berbentuk jembatan setengah lingkaran yang menjorok kelaut itu sebagian telah hilang. Jika tidak berhati-hati, maka pengunjung beresiko tinggi terpelesat dan jatuh ke laut. Meski memang air dibawahnya tidak terlalu dalam, namun dapat membuat cidera, karena ketinggian anjungan mencapai empat […]

  • Kominfo Sulbar dan KI Sulbar Gencar Sosialisasi KIP, Kini Sambangi Kabupaten Mamuju Tengah

    Kominfo Sulbar dan KI Sulbar Gencar Sosialisasi KIP, Kini Sambangi Kabupaten Mamuju Tengah

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 151
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MATENG – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mendorong keterbukaan informasi publik hingga ke tingkat desa. Ini sejalan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas. Sebagai tahap […]

  • KPU Pasangkayu Bakal Rekrut 189 PPS, Ini Persyaratanya

    KPU Pasangkayu Bakal Rekrut 189 PPS, Ini Persyaratanya

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Siap-siap, bagi masyarakat Pasangkayu, yang merasa memiliki pengetahuan kepemiluan, dan berminat menjadi penyelenggara ad hoc ditingkat desa. Persiapkan diri dan berkas anda, sebab KPU Pasangkayu kini telah membuka pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kordinator Divisi Sosdiklihparmas dan SDM KPU Pasangkayu, Heriansyah, mengungkapkan, tahapan pendaftaran PPS dimulai dari 18 Desember hingga 27 Desember nanti, dengan […]

expand_less