Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Musim Kemarau Meluas, BMKG: Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

Musim Kemarau Meluas, BMKG: Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 25 Agu 2018

ekspossulbar.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, bahwa jumlah titik panas (hotspot-red) saat ini menunjukkan peningkatan seiring semakin meluasnya pengaruh musim kemarau di sejumlah wilayah di Indonesia.

“Wilayah yang cukup signifikan mengalami peningkatan titik panas yaitu Kalimantan Barat (798 titik), Kalimantan Tengah (226 titik), Jambi (19 titik) dan Sumatera Selatan (13 titik),” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, di Jakarta, Kamis (23/8) siang.

Peningkatan jumlah titik panas ini, menurut Kepala BMKG, diakibatkan kondisi atmosfer dan cuaca yang relatif kering sehingga mengakibatkan tanaman menjadi mudah terbakar. Ia mengingatkan, kondisi tersebut perlu diperhatikan, agar tidak diperparah dengan maraknya pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertanian dengan cara membakar.

Menurut Dwikorita, BMKG terus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemerintah Daerah, Instansi terkait, dan masyarakat luas untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bahaya polusi udara dan asap, potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih.

“Yang perlu diwaspadai adalah dampak paparan kabut asap jika sampai terbakar karena sangat berpotensi menganggu kesehatan,” tutur Dwikorita.

95,03 Persen Kemarau

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal menerangkan, hasil monitoring yang dilakukan BMKG menunjukkan hingga pertengahan Agustus 2018 hampir seluruh wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau yaitu sebanyak 95.03 persen, sedangkan sisanya 4.97 persen masih mengalami musim hujan.

Musim kemarau ini diprediksi BMKG akan berlangsung hingga akhir Oktober 2018.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • TAPD Serahkan Ranperda APBD 2021 ke DPRD Pasangkayu

    TAPD Serahkan Ranperda APBD 2021 ke DPRD Pasangkayu

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 874
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Setelah merampungkan proses asistensi RKA semua OPD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Pasangkayu akhirnya menyerahkan Ranperda APBD 2021 ke DPRD Pasangkayu, Jumat 11 September. Diserahkan oleh Kepala BPKAD Imran dan Kepala Bappeda Abidin selaku anggota TAPD. Diterima langsung Sekwan DPRD Pasangkayu Muh. Zain Machmoed dan anggota DPRD Pasangkayu Nur Latief.

  • Dukung Budidaya Bawang Merah di Polman, Pj Gubernur akan Anggarkan Akses Jalan

    Dukung Budidaya Bawang Merah di Polman, Pj Gubernur akan Anggarkan Akses Jalan

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 195
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Komoditi bawang merah rencananya akan dikembangkan di Polman, tepatnya di Desa Renggeang Kecamatan Limboro. Namun, kendala puluhan kelompok tani adalah persoalan akses jalan. Itu disampaikan Kades Renggeang Musdar dan sejumlah petani saat menyambut kunjungan Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh, Selasa (25/7/2023). Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur berkomitmen akan mendukung pengembangan […]

  • Bupati Pasangkayu : Jangan Asal Bicara Soal BPJS

    Bupati Pasangkayu : Jangan Asal Bicara Soal BPJS

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 786
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa bereaksi atas isu yang berkembang soal kerjasama dengan BPJS kesehatan. Terutama terkait tudingan adanya indikasi ‘bisnis’ dibalik belumnya Pemkab melanjutkan perjanjian kerja sama (PKS) dengan BPJS. Bupati dua periode itu nampak murka atas tudingan yang dinilainya tidak berdasar itu. Kata dia seharusnya statment yang dilontarkan berdasarkan analisis dan terukur, […]

  • BKD Sulbar Gelar Mentoring Pelaporan Kinerja ASN melalui Aplikasi e-Kinerja BKN

    BKD Sulbar Gelar Mentoring Pelaporan Kinerja ASN melalui Aplikasi e-Kinerja BKN

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 244
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan melaksanakan kegiatan mentoring pelaporan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan aplikasi e-Kinerja BKN serta melakukan inventarisasi data di lingkungan Dinas Kesehatan dan Dinas Kehutanan Sulbar, Senin, 3 November 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Penilaian Kinerja […]

  • Bupati Disebut Berjasa Bagi Kejari Pasangkayu

    Bupati Disebut Berjasa Bagi Kejari Pasangkayu

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 558
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa disebut berjasa bagi proses pembangunan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu. Itu disampaikan oleh eks Kepala Kejari Pasangkayu Imanuel Rudy Pailang saat malam pamit kenal Kejari Pasangkayu yang baru, terkait kesannya selama menjabat Kepala Kejari Pasangkayu,Minggu 29 April. Imanuel Rudy Pailang yang kini menjabat sebagai Asisten Pengawasan di Kejaksaan Tinggi […]

  • BPBD Sulbar Dukung Penuh Pembentukan Koperasi ASN Panca Daya

    BPBD Sulbar Dukung Penuh Pembentukan Koperasi ASN Panca Daya

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 210
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju —Menindaklanjuti sosialisasi Koperasi ASN Panca Daya Pemprov Sulbar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar melaksanakan rapat internal, Kamis (9/10/2025). Plt Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah memimpin rapat. Ia didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Arnidah. Dalam rapat tersebut, Pranata Kewilayahan BPBD Sulbar, Ayu Achriany Sopian yang sebelumnya telah mengikuti sosialisasi koperasi di […]

expand_less