Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Permendagri 60/2018 Bikin Gaduh di Perbatasan Sulbar-Sulteng

Permendagri 60/2018 Bikin Gaduh di Perbatasan Sulbar-Sulteng

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
  • comment 0 komentar

ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Penetepan tapal batas antara Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah (Sulteng) oleh Mendagri RI sebagaimana tertuang dalam Permendagri nomor 60 tahun 2018, telah membuat gaduh di perbatasan kedua wilayah itu.

Bagaimana tidak, penetapan tapal batas itu dinilai merugikan salah satu pihak. Kabupaten Pasangkayu Sulbar, paling dirugikan dengan adanya Permendagri itu. Hampir sekira 5.400 kilo meter wilayah kabupaten paling utara Sulbar itu kini jatuh ke tangan Kabupaten Donggala Sulteng.

Keputusan itu membuat situasi di perbatasan khususnya di Desa Pakawa, Kecamatan Pasangkayu yang sebagian besar wilayahnya kini masuk di Kabupaten Donggala Sulteng, memanas. Masyarakat Pakawa menolak menjadi warga Sulteng.

Warga Pakawa telah melakukan aksi unjuk rasa. Tidak sampai disitu mereka juga mengancam golput jika Permendagri nomor 60 tahun 2018 itu tidak dicabut. Penolakan juga secara tegas disampaikan oleh Pemkab Pasangkayu dan Pemprov Sulbar.

Sontak hal ini membuat penyelenggara Pemilu mejadi pusing. Terlebih pelaksanaan Pemilu hanya tinggal 90 hari. Belum lagi mengenai empat TPS di Pakawa yang sudah terlanjur terdaftar di KPU Pasangkayu namun kini masuk dalam wilayah Sulteng. Begitupun terhadap nasib sekira 460 pemilih yang terdaftar di empat TPS tersebut.

Karena hal tersebut, penyelenggara Pemilu dari kedua wilayah itu harus melakukan rapat koordinasi dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Pertemuan dilangsungkan di Desa Pakawa, Kamis 17 Januari. Pertemuan itu bertujuan mencari solusi terbaik mengenai proses Pemilu di wilayah Pasangkayu yang kini masuk ke wilayah Donggala.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjerat Kasus Asusila, Waria di Mojokerto Diciduk Polisi

    Terjerat Kasus Asusila, Waria di Mojokerto Diciduk Polisi

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 193
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mojokerto — Seorang waria di Mojokerto, M Fatoni Aris Cahyono alias Fathin Oktavia (29) harus berurusan dengan polisi. Ia kedapatan memproduksi video asusila sesama jenis (gay). Waria asal Dusun Rungkut, Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto itu pun mencoba meraup keuntungan dengan cara menjual video asusila buatannnya melalui grup di media sosial (medsos). Kasat […]

  • Sekkab Motivasi Petani Bambalamotu Tanam Padi dan Sayuran

    Sekkab Motivasi Petani Bambalamotu Tanam Padi dan Sayuran

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 301
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Sekkab Pasangkayu Firman memotivasi petani di Kecamatan Bambalamotu menanam padi dan sayuran. Itu disampaikannya saat acara bincang-bincang dengan masyarakat Dusun Karobe, Kecamatan Bambalamotu, Minggu 31 Mei. Kata dia, pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan penting, demi menunjang ketersediaan stok pangan di Pasangkayu. Terlebih dimasa pandemi saat ini. ” Bapak Bupati Pasangkayu telah menghimbau memperbanyak tanaman […]

  • Gubernur Sulbar Buka Sandeq Ramadan Fest 2025

    Gubernur Sulbar Buka Sandeq Ramadan Fest 2025

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Mamuju (ekspossulbar.co.id) – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, secara resmi membuka Sandeq Ramadhan Fest 2025 di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju. Selasa, 11 Maret 2025. Acara yang akan digelar selama sepekan, hingga 17 Maret 2025 ini, merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Sulbar, Polda Sulbar, Dermaga Sandeq Nusantara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Mamuju, serta berbagai […]

  • PPK Pasangkayu Ikuti Orientasi Tugas

    PPK Pasangkayu Ikuti Orientasi Tugas

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 292
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Setelah dilantik dan diambil sumpahnya oleh KPU Pasangkayu, sebanyak 60 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pasangkayu kini mengikuti orientasi tugas. Kegiatan yang berlangsung Jumat 6 Maret itu dibuka langsung oleh Ketua KPU Pasangkayu Syahran Ahmad. Hadir pula seluruh komisioner KPU Pasangkayu lainnya. Syahran Ahmad menyampaikan orientasi tugas bagi anggota PPK itu penting dilaksanakan, […]

  • Wagub Sulbar Bantu Anak Pengidap Gagal Ginjal di Malunda yang Kesulitan Biaya

    Wagub Sulbar Bantu Anak Pengidap Gagal Ginjal di Malunda yang Kesulitan Biaya

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 291
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Seorang anak asal Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang menderita gagal ginjal viral di media sosial setelah dikabarkan dipulangkan dari rumah sakit karena kendala biaya. Mendengar kabar tersebut, Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga langsung turun tangan membantu. Pasien sempat menjalani perawatan di Puskesmas Malunda sebelum dirujuk ke Rumah […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Serahkan 502 Sertifikat Tanah Wakaf untuk Masyarakat

    Gubernur Ridwan Kamil Serahkan 502 Sertifikat Tanah Wakaf untuk Masyarakat

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 256
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Ridwan Kamil menyerahkan 502 sertifikat tanah wakaf kepada masyarakat yang tersebar di kabupaten/kota Jawa Barat. Tanah wakaf yang disertifikatkan kebanyakan digunakan untuk masjid, tanah makam, pesantren maupun akses peribadatan umat Muslim. Gubernur menyerahkan sertifkat tanah wakaf tersebut bersamaan dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang menerahkan 3.152 sertifikat tanah akaf di seluruh […]

expand_less