Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Arab Saudi Pastikan Penyelenggaraan Haji, Kemenag Masih Tunggu Rencana Operasional

Arab Saudi Pastikan Penyelenggaraan Haji, Kemenag Masih Tunggu Rencana Operasional

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
  • comment 0 komentar

Khoirizi yang juga Direktur Bina Haji ini mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengikuti perkembangan informasi dari Pemerintah Arab Saudi. Sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi ke pemerintah Indonesia, Kemenag juga akan berkoordinasi dengan Dubes Arab Saudi di Jakarta, Dubes Indonesia di Arab Saudi, dan Konjen RI di Jeddah terkait tidaklanjut dari update informasi haji ini.

Apapun keputusan Arab Saudi, lanjut Khoirizi, pihaknya siap menerima dan menindaklanjuti. Apalagi, Kementerian Agama (Kemenag) bersama Komisi VIII DPR juga sudah melakukan sejumlah persiapan. Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Ibadah Haji yang dibentuk oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada akhir Desember 2020, sudah menyiapkan skema jika ada pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia. Skema itu disiapkan dalam beberapa skenario, mulai dari pembatasan kuota 50 persen, 30 persen, 25persen, bahkan hingga 5 persen.

“Kami juga sudah melakukan serangkaian pembahasan dengan Komisi VIII DPR terkait Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Pembahasan sudah mendekati hasil akhir untuk mencapai kesepakatan bersama antara Kemenag dan DPR,” paparnya.

“Jemaah haji Indonesia juga sudah mulai mengikuti program vaksinasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan. Jadi, jika nanti memang ada pemberangkatan, mereka sudah memenuhi syarat vaksinasi yang diharuskan Saudi karena masih dalam kondisi pandemi,” tandasnya.

Sementara itu, Kemenag RI telah menyusun alur pergerakan calon jamaah sebagai bagian dari mitigasi atau persiapan Ibadah Haji tahun ini.

Kemenag telah menyiapkan delapan tahapan yang harus dilalui jamaah selama melaksanakan Ibadah Haji seperti melakukan dua kali vaksinasi, yaitu Covid-19 dan meningitis sebelum keberangkatan, menjalani karantina hingga swab antigen dan tes Swab PCR.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekjen DPR RI: Koperasi Harus Tangguh dan Adaptif Hadapi Regulasi dan Digitalisasi

    Sekjen DPR RI: Koperasi Harus Tangguh dan Adaptif Hadapi Regulasi dan Digitalisasi

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pada tahun 2024, koperasi membukukan pendapatan sebesar Rp17,34 miliar, meningkat 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 85,75 persen berasal dari partisipasi aktif anggota. Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, koperasi juga menjalankan sejumlah program strategis, termasuk pemberian beasiswa bagi anak-anak anggota yang berprestasi. “Kami ingin koperasi tak sekadar menjadi badan usaha, tetapi juga […]

  • DKPPKB Sulbar Evaluasi Indikator Prioritas, Fokus pada Penguatan Peran Puskesmas di Desa Lokus PASTIPADU

    DKPPKB Sulbar Evaluasi Indikator Prioritas, Fokus pada Penguatan Peran Puskesmas di Desa Lokus PASTIPADU

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Ia menegaskan, evaluasi capaian indikator bukan sekadar menilai angka, tetapi menjadi dasar untuk memperkuat perencanaan, penajaman intervensi, serta pembinaan Puskesmas agar lebih adaptif terhadap tantangan di wilayah binaannya. “Penguatan Puskesmas pembina wilayah desa lokus menjadi kunci agar intervensi kesehatan benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Kepala DKPPKB menyatakan bahwa melalui kegiatan evaluasi […]

  • BPKPD Sulbar Hadiri Sosialisasi Perda Bantuan Hukum untuk ASN dan Masyarakat Miskin

    BPKPD Sulbar Hadiri Sosialisasi Perda Bantuan Hukum untuk ASN dan Masyarakat Miskin

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kasubag Tata Usaha BPKPD Sulbar, Zany Harni, menyampaikan bahwa Perda ini memberikan kepastian dan rasa aman bagi ASN. “Dengan adanya Perda Nomor 5 Tahun 2024, ASN kini memiliki dasar hukum yang jelas untuk memperoleh bantuan ketika menghadapi persoalan hukum. Hal ini sangat penting agar ASN dapat tetap fokus menjalankan tugas tanpa rasa khawatir, sekaligus memastikan […]

  • Dinkes Sulbar dan TP PKK Perkuat Kolaborasi di HKG ke-53: Fokus pada Program Promotif-Preventif

    Dinkes Sulbar dan TP PKK Perkuat Kolaborasi di HKG ke-53: Fokus pada Program Promotif-Preventif

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sementara itu, Plt Kadinkes Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan komitmen Dinas Kesehatan untuk terus bersinergi dengan TP PKK dalam menjalankan program-program promotif dan preventif, seperti Posyandu, imunisasi, dan kampanye gizi keluarga. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam berbagai kesempatan juga menegaskan bahwa TP PKK merupakan mitra penting dalam mewujudkan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera […]

  • Kafilah Sulbar di Ajang STQH Nasional ke-28 Menuju Sultra, Gubernur SDK: Kita Siap Jadi Tuan Rumah STQH 2028 Mendatang!

    Kafilah Sulbar di Ajang STQH Nasional ke-28 Menuju Sultra, Gubernur SDK: Kita Siap Jadi Tuan Rumah STQH 2028 Mendatang!

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Menurutnya, STQH yang akan berlangsung mulai 11 hingga 19 Oktober 2025 di Kendari, Sultra tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga penguatan nilai-nilai keislaman dan sosial. “Diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi Qur’ani yang tidak hanya cakap dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Gubernur Suhardi Duka. […]

  • Gubernur Sulbar Serukan Persatuan, Bersama Mengurangi Kemiskinan Ekstrem

    Gubernur Sulbar Serukan Persatuan, Bersama Mengurangi Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 527
    • 0Komentar

    SDK juga menyoroti kondisi ekonomi Sulbar yang masih tertinggal dibanding daerah lain. “Dalam pendekatan ekonomi makro, rata-rata kita peringkat dua atau tiga terbawah, di bawah NTT dan Papua. Tapi sebagai pemimpin, saya optimis dua-tiga tahun ke depan hambatan-hambatan itu bisa kita lalui dan mengangkat derajat daerah ini. Kita kurangi kemiskinan di Sulbar,” ungkapnya. SDK memaparkan […]

expand_less