Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Pendapatan Petani Jamur Kayu Capai Rp4,5 Juta per Bulan

Pendapatan Petani Jamur Kayu Capai Rp4,5 Juta per Bulan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Pendapatan petani jamur kayu yang tergabung dalam program Petani Milenial mencapai Rp4,5 juta per bulan. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat Epi Kustiawan.

 

“Rata-rata Rp4,5 juta sebulan. Rp18 juta dalam 4 bulan atau sekali panen. (Sedangkan petani) lebah madu belum ada laporan,” kata Epi.

 

Epi menuturkan, Dishut Jabar berkomitmen untuk mendorong peserta Program Petani Milenial budi daya jamur kayu dan lebih madu bisa mendapatkan penghasilan di atas upah rata-rata. Pasar yang luas dan offtaker yang sudah ada dapat mewujudkan target tersebut. Asalkan, katanya, para peserta konsisten.

 

Selama proses budi daya jamur kayu, lapor Epi, para peserta tidak menghadapi kendala yang signifikan. Itu karena sejumlah aspek bisnis sudah tertangani, mulai dari dukungan offtaker sampai dukungan affalis untuk permodalan dari BRI Agro.

 

“Alhamdulilah program ini berjalan,” ucapnya.

 

Menurut Epi, para peserta Petani Milenial yang dibimbing Dishut Jabar sangat antusias mengikuti setiap kegiatan. Antusiasme itu, kata Epi, membuat penghasilan dari budi daya jamur kayu tinggi.

 

“Karena pemasaran jamur kayu masih terbuka luas di Sukabumi, sehari satu ton [kebutuhan] diperlukan. Jadi proses produksi sangat terbuka, offtaker juga lancar pemasarannya,” katanya.

 

Dishut Jabar juga rutin memberikan sosialisasi kepada para peserta Petani Milenial dan pelatihan-pelatihan teknis. Itu dilakukan agar budi daya yang dilakukan memberikan pendapatan lebih. Salah satunya dengan memanfaatkan limbah media tanam kayu jamur menjadi woodpalet.

 

“Kan jamur kayu media tumbuhnya limbah serbuk gergaji. Setelah empat bulan media itu jadi limbah lagi, tapi kami proses limbah tadi jadi woodpalet, jadi bahan bakar. Petani tidak usah beli gas untuk bahan bakar log-nya,” tuturnya.

 

Dengan begitu, kata Epi, budi daya jamur kayu tidak menghasilkan limbah. Terlebih, sisa pembakaran limbah abunya akan dijadikan pupuk.

 

“Itulah kelebihan jamur kayu, tidak menghasilkan limbah, zero waste. Itu diterapkan di Petani Milenial Sukabumi, gubernur pernah mengunjungi juga,” ucapnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Kayumaloa Diproyeksi Jadi Pemikat Wisatawan

    Festival Kayumaloa Diproyeksi Jadi Pemikat Wisatawan

    • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 413
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU — Tahun ini, untuk pertama kalinya Pemkab Pasangkayu menggelar Festival Kayumaloa. Bertempat di Pantai Koa-Koa, Dusun Kayumaloa, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Gelaran ini, menampilkan dua perlombaan tradisional, yakni lomba Gerobak Sapi (Gerobak Race) dan lomba perahu Katinting (Katinting Race). Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menyampaikan Festival Kayumaloa ini akan […]

  • KBRI Swiss Umumkan Penemuan Emmeril Kahn Mumtadz Jasad Eril Ditemukan di Bendungan Engehalde

    KBRI Swiss Umumkan Penemuan Emmeril Kahn Mumtadz Jasad Eril Ditemukan di Bendungan Engehalde

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG- KBRI di Bern bersama keluarga Ridwan Kamil mengumumkan polisi Swiss telah menemukan jasad Emmril Kahn Mumtadz pada Rabu (8/6/2022). Jenazah ditemukan di Bendungan Engehalde Bern pukul 06.50 pagi waktu Swiss atau 11.50 WIB. “Pada hari ini saya ingin menyampaikan kabar bahwa kemarin (Rabu) kepolisian kantor Bern bertemu di kantor kami di KBRI Bern […]

  • Secara Virtual, Sekkab Pasangkayu dan Forkopimda Kompak Saksikan Pelantikan

    Secara Virtual, Sekkab Pasangkayu dan Forkopimda Kompak Saksikan Pelantikan

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 281
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Setelah melalui serangkaian persiapan, pelantikan Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa- Wakil Bupati Herny Agus akhirnya digelar. Berlangsung di rumah jabatan (rujab) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat 26 Februari. Sayang, tidak semua dapat menyaksikan pelantikan yang digelar serentak dengan pelantikan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah itu secara langsung. Undangan dibatasi untuk mencegah penularan […]

  • Momen Hangat KONI Sulbar Berbagi Bersama Anak Yatim Panti Asuhan Campaloga

    Momen Hangat KONI Sulbar Berbagi Bersama Anak Yatim Panti Asuhan Campaloga

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 87
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus menyalurkan santunan kepada anak yatim dari Panti Asuhan Campaloga, Minggu (8/3/2026). Acara yang berlangsung khidmat di Kantor KONI Sulbar, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum KONI Sulbar, Syamsul Samad, beserta jajaran pengurus. Penyerahan […]

  • Ketua Lembaga Adat Mamasa Titip Harapan untuk Polri Jelang Hari Bhayangkara ke-79

    Ketua Lembaga Adat Mamasa Titip Harapan untuk Polri Jelang Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 124
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Mamasa, Benyami Matasak, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya yang bertugas di wilayah Sulawesi Barat. Ucapan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam pernyataannya, Benyami menyampaikan harapan besar […]

  • Vaksinasi Ternak Masih Tunggu Pendataan

    Vaksinasi Ternak Masih Tunggu Pendataan

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Pasangkayu, EKSPOSSULBAR.CO.ID– Virus jembrana masih mengganas di Pasangkayu, korban ternak mati masih terus bertambah. Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pasangkayu untuk memutus mata rantai penularan virus berbahaya itu yakni dengan melakukan vaksinasi. Namun sampai saat ini, vaksin jembarana belum juga tiba di Pasangkayu. Kepala Kepala Bidang (Kabid) Peternakan […]

expand_less