Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » PAMERAN INTERNASIONAL 10 Kopi Terbaik Jawa Barat Tampil di Ajang World of Coffee Italia

PAMERAN INTERNASIONAL 10 Kopi Terbaik Jawa Barat Tampil di Ajang World of Coffee Italia

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG-  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengirim 10 kopi terbaik dari petani Jabar pada Pameran World of Coffee di Milan, Italia, yang digelar pada 23-25 Juni 2022.

Selain kopi, sejumlah produk unggulan seperti teh, gula aren, gula semut, dan merchandise kopi produksi UMKM Juara, One Pesantren One Product (OPOP), serta Petani Milenial hadir pada pameran ini.

Adapun produk unggulanJabar yang hadir di antaranya Sireum Galunggung (Gula semut/ Tasikmalaya), KAI (Gula Aren/ Kota Sukabumi), Palm Sweet (Gula semut/ Kota Bandung), TEHDIA (The/ Kabupaten Bandung), Sila Artisan Tea (Kota Bogor), Bell Society (produk kreatif/ Kota Bandung), dan Someday Somehow (Produk Alat Kopi/ Kota Bandung).

Sedangkan untuk produk OPOP, yakni Coffee OPOP, produksi biji kopinya berasal dari Pondok Pesantren At Taslim Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar Kusmana Hartadji, untuk mengikuti pameran itu telah dilakukan proses kurasi biji kopi terbaik dari Jabar.

“Dari 166 sampel kopi yang masuk, terpilih 10 kopi terbaik dari petani di Jabar yang dibawa ke Milan, yakni enam kopi jenis Arabika, tiga kopi Robusta, dan satu kopi Liberika,” kata Kusmana.

Untuk 10 kopi terbaik yang ikut pada ajang ini adalah Gunung Masigit (arabika), Gunung Cilutung (arabika), Gunung Halu (arabika), Gunung Cikuray (arabika), dan Gunung  Gede Cianjur (arabika).

Selain itu kopi Gunung Patuha (arabika), Gunung Sulah (robusta), Gunung Gajah (robusta), Gunung Cakrabuana (robusta), dan Gunung Burangrang Utara (Liberika).

Kepala Dinas Perkebunan Jabar Jafar Ismail menjelaskan, untuk mendapatkan 10 kopi terbaik, pihaknya melakukan kurasi terhadap kopi yang akan ikut di  WoC.

“Dengan kolaborasi berbagai pihak termasuk Dinas Perkebunan, Dinas KUK, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Dinas Perindag Jabar, Bank BJB, akhirnya 10 kopi terbaik terpilih,” ujar Jafar.

Menurut Jafar, ajang World of Coffee di Milan ini selain sebagai sarana promosi untuk produk kopi Jabar mendunia, diharapkan produk unggulan Jabar karya UMKM Juara, OPOP, dan Petani Milenial bisa go internasional.

Di hari pertama dibuka stan Jawa Barat “West Java Coffee” mampu menarik perhatian dan banyak dikunjungi pengunjung.

World of Coffee merupakan  gelaran bagi komunitas kopi di seluruh dunia, yang diselenggarakan oleh The Specialty Coffee Association (SCA), sebuah organisasi nirlaba yang beranggotakan ribuan pelaku industri kopi profesional, dari produsen kopi, hingga barista.

World of Coffee yang bertujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan specialty coffee unggulan dunia telah berkembang pesat dari 3.000 pengunjung dan 45 peserta pameran dari berbagai negara menjadi 10.945 pengunjung dan 240 peserta pameran dalam enam tahun terakhir.

Ajang pameran ini akan menampilkan produk kopi dari 250 pemasok industri kopi dan horeka terkemuka dunia di area eksibisi seluas 5.000 meter persegi, dengan potensi pengunjung sebanyak 11.000 peserta terdaftar, kalangan pelaku usaha dan investor.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar Benny Bachtiar menuturkan, World of Coffee menjadi gelaran perdagangan kopi terpenting di Eropa.

Pasar kopi internasional sangat besar, potensi kopi Jabar yang melimpah diharapkan bisa mendapat tempat untuk pasar dunia.

“Selama ini kita mengenalkan kopi sebagai komoditi ekspor tanpa menjelaskan story-nya. Nah, kita ingin memperkenalkan itu. Kita juga ingin harga kopi kita bersaing dan mendapat sertifikat indikator geografis,” tutur Benny.

Menurutnya, pameran ini merupakan agenda internasional yang harus dimanfaatkan pelaku usaha kopi untuk promosi, termasuk UMKM yang bergerak di sektor kopi di Jabar, sekaligus untuk wisata kopi Jabar ke mancanegara.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan atau pintu pembuka eksistensi kopi kita di pasar internasional,” ujar Benny.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Serahkan Bantuan Hibah Rp. 6,8 Miliar 

    Gubernur Sulbar Serahkan Bantuan Hibah Rp. 6,8 Miliar 

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Unsur Forkopimda dan Kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menggelar acara buka puasa bersama di kediaman pribadinya di Kecematan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa 27 April 2021. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyerahkan bantuan dana hibah senilai Rp. 6,8 miliar […]

  • Gubernur Sulbar Lantik Jajaran Direksi PT Perseroda, Hajrul: Kita Akan Buktikan Kinerja yang Baik

    Gubernur Sulbar Lantik Jajaran Direksi PT Perseroda, Hajrul: Kita Akan Buktikan Kinerja yang Baik

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 92
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) melantik jajaran Direksi BUMD PT. Sulawesi Barat Malaqbi (PERSERODA) di ruangan kerjanya, Senin 16 Maret 2026. Adapun, Hajrul Malik terpilih memimpin BUMD PT Perseroda Sulbar bersama dengan jajaran direksi lainnya. Ketua Perseroda Sulbar Hajrul Malik mengatakan BUMD PT Perseroda Sulbar memiliki aneka usaha. “Yang pertama juga ini […]

  • TAPD-Banggar DPRD Pasangkayu Mantapkan Pembahasan KUA-PPAS 2020

    TAPD-Banggar DPRD Pasangkayu Mantapkan Pembahasan KUA-PPAS 2020

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 416
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pasangkayu kembali menggelar rapat bersama membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Preoritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020. Hadir dalam kesempatan itu, Sekkab Pasangkayu sekaligus Ketua TAPD Firman dan anggota TAPD lainnya, Ketua DPRD Pasangkayu Lukman Said dan anggota Banggar DPRD lainnya. Sekkab Firman […]

  • Pengumuman Izin Lingkungan Delapan Puskesmas Se-Pasangkayu

    Pengumuman Izin Lingkungan Delapan Puskesmas Se-Pasangkayu

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 335
    • 0Komentar
  • Gubernur Sulbar Luncurkan Aplikasi SDK-JSM, Awasi Pembangunan Secara Real Time

    Gubernur Sulbar Luncurkan Aplikasi SDK-JSM, Awasi Pembangunan Secara Real Time

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 177
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, melaunching aplikasi Sistem Data Kinerja, Jelas, Sistematis dan Menyeluruh (SDK-JSM), Sabtu, 10 Mei 2025. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dalam melakukan pengawasan dan kontrol pada pembangunan daerah. “Memang banyak data pelaksanaan pembangunan yang tidak terkontrol, yang tidak mampu kita jangkau untuk memberikan […]

  • Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

    Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

    • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 568
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com PASANGKAYU— Lahirnya Permendagri nomor 60 tahun 2018 tentang penetapan tapal antara Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah, telah menimbulkan kekisruhan di perbatasan kedua wilayah itu. Masyarakat Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar dengan tegas menolak Permendagri itu. Bagaimana tidak, Permendagri 60/2018 ini membuat sebagian wilayah Pasangkayu menjadi milik Kabupaten Donggala Sulteng. Karena massifnya penolakan, Kemendagri bakal […]

expand_less