Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » 3 Negara Perwakilan ASEAN Takjub, Atas Pengelolaan Wisata BUMDESda Kutuh Kabupaten Badung

3 Negara Perwakilan ASEAN Takjub, Atas Pengelolaan Wisata BUMDESda Kutuh Kabupaten Badung

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
  • comment 0 komentar

BALI, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi selaku focal point Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (SOMRDPE) mengajak 3 Negara ASEAN yaitu Malaysia, Thailand dan Vietnam untuk hadir secara langsung, berdiskusi dan melihat praktek baik yang dilakukan oleh BUMDES-da Desa Kutuh dalam pengelolaan wisata di wilayahnya pada 20 Juli 2022.

Kegiatan ini sebagai rangkaian fasilitasi Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Desa, PDTT dalam rangka Regional Forum on Village Resources Mnagement for Rural Development and Poverty Eradication yang dilaksanakan di wilayah Provinsi Bali.

Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut antara lain adalah tentang kondisi desa wisata, keterlibatan masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat dan membangun jaringan desa wisata dikawasan ASEAN.

Bupati Badung dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekda Kab.Badung mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kementerian Desa , PDTT atas penunjukan Desa Kutuh sebgai Site- visit perwakilan negara -negara ASEAN, dan Kementerian/Lembaga terkait.

Sekda Kabupaten Badung mendukung atas kebijakan Kemendea PDTT bahwa Desa sudah layak diberikan kesempatan, kepercayaan untuk penyelenggarakan event-event /agenda International, dimana desa Kutuh sudah memiliki sarana dan prasarana pendukung serta SDM yang mumpuni.

Tentunya hal ini sejalan dengan Implementasi UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa, dimana desa tidak lagi diposisikan hanya sebagai objek pembangunan tetapi juga sebagai Subjek Pembangunan desa dan perdesaan.

Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Bapak Sugito dalam kesempatan sambutannya menyatakan “sejatinya tidak ada desa miskin, melainkan yang ada adalah desa yang belum menemukenali potensi sumberdayanya untuk dikelola dalam meningkatkan Kesejahteraan masyarakatnya,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam membangun desa dibutuhkan 3 keseimbangan hubungan yaitu hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan Alam.

Desa Kutuh dengan potensi wisatanya seperti Pantai Pandawa yang terletak dibawah tebing batuan Kars dengan Panjang sekitar 3 km, mulai dikelola oleh BUMDES-da (BUMDES-Desa Adat) sekitar tahun 1995 an, telah mempekerjakan kurang lebih 500 orang mayarakat lokal dan memiliki 200 unit usaha kecil, mampu meningkatkan perekonomian desa, yang semula adalah desa miskin dengan kondisi topografinya bebatuan yang gersang, menjelma menjadi desa dengan pendapatan yang fantastis.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mak Endah Kaget Rumahnya Didatangi Ridwan Kamil saat Sahur

    Mak Endah Kaget Rumahnya Didatangi Ridwan Kamil saat Sahur

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 262
    • 0Komentar

    KABUPATEN KUNINGAN — Mak Endah Saedah (69) warga di lingkungan Buana, Kelurahan Cijoho, Kabupaten Kuningan kaget rumahnya disambangi Gubernur Ridwan Kamil untuk makan sahur bareng. Warga pra sejahtera tinggal dengan kedua cucunya. Tak pelak obrolan Gubernur Ridwan Kamil dengan keluarga Mak Endah berlangsung haru. Kepada Gubernur, Mak Endah memberanikan diri mengutarakan berbagai keinginannya termasuk memiliki […]

  • Bupati Bakal Pantau Data Ekspor di Pasangkayu Secara Online

    Bupati Bakal Pantau Data Ekspor di Pasangkayu Secara Online

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 420
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Bupati Agus Ambo Djiwa bakal memantau langsung data ekspor komuditas pertanian maupun perkebunan di Pasangkayu. Melalui sebuah aplikasi online yang diberikan oleh Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju. Aplikasi itu bernama I-Mace (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports). Pasword dan ID nya diserahkan langsung oleh Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju Akhmad Alfaraby […]

  • Pemprov Sulbar dan BPS RI Perkuat Sinergi, Pembangunan Kini Wajib Berbasis Data

    Pemprov Sulbar dan BPS RI Perkuat Sinergi, Pembangunan Kini Wajib Berbasis Data

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 92
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan berbasis data melalui penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kerja sama ini mencakup penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data statistik untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah. Penandatanganan tersebut berlangsung Senin, 13 April 2026 di Kantor Pusat BPS RI, […]

  • Ridwan Kamil: Aturan Mudik di Jabar Ikuti Pemerintah Pusat

    Ridwan Kamil: Aturan Mudik di Jabar Ikuti Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KABUPATEN BOGOR — Gubernur Ridwan Kamil menegaskan kebijakan Ramadan dan mudik di Jabar mengikuti arahan Pemerintah Pusat.   “Saya kira kalau urusan COVID-19 secara nasional kami tidak ada kewenangan khusus di level provinsi. Maka kita dan warga harus mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat,” ujar Ridwan Kamil ditemui saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor, Kamis (24/3/2022). […]

  • HUT RI ke-80, Kadis Koperindag Sulbar: “Kemerdekaan Sejati Adalah Kemandirian, UMKM Pilar Utamanya”

    HUT RI ke-80, Kadis Koperindag Sulbar: “Kemerdekaan Sejati Adalah Kemandirian, UMKM Pilar Utamanya”

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 209
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), H. Masriadi Nadi Atjo, menekankan bahwa makna kemerdekaan di era modern harus dimanifestasikan dalam bentuk kemandirian ekonomi. Menurutnya, pilar utama dari kemandirian tersebut adalah Usaha Mikro, Kecil, dan […]

  • Sekprov Sulbar Tekankan Akurasi Data dalam Pelaporan Kinerja Kepala Daerah

    Sekprov Sulbar Tekankan Akurasi Data dalam Pelaporan Kinerja Kepala Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 114
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, memimpin rapat persiapan pelaporan evaluasi kinerja kepala daerah tahun 2026 bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Senin, 16 Maret 2026. Rapat tersebut membahas percepatan penyusunan laporan kinerja Gubernur, Suhardi Duka terhadap pelaksanaan program strategis nasional yang harus disampaikan kepada pemerintah pusat paling lambat […]

expand_less