Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Motif dan Urgensinya Dalam Sebuah Tindak Pidana

Motif dan Urgensinya Dalam Sebuah Tindak Pidana

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 12 Agu 2022

Bagi para praktisi hukum ( penyidik, jaksa dan advokat) penentuan motif akan sangat membantu dalam merumuskan sebuah tindak pidana terutama dalam kasus-kasus sulit dan kompleks seperti kasus pembunuhan tersebut di atas. Adalah tidak bisa dinafikan jika motif pula yang akan mengarahkan kita dalam membuat konstruksi sebuah kasus atau perkara yang ditangani baik dalam konteks penyidikan, penuntutan, serta pembelaaan. Jelasnya motif bisa dijadikan dasar atau pijakan dalam mengurai atau menjelaskan secara jelas, cermat dan lengkap sebuah uraian tindak pidana dalam dokumen hukum seperti BAP, Dakwaan serta Pleidoi (pembelaan).

Kendatipun hukum acara pidana Indonesia menganut yuridis-normatif dimana motif tidak menjadi prasyarat dalam sebuah penyidikan dan harus dibuktikan. Akan tetapi secara prinsip pembuktian pidana menganut pembuktian materil. Apatalagi jika dihubungkan dengan perkembangan hukum acara pidana khususnya hukum Anglo-Saxon, maka pengungkapan motif masih tetap menjadi hal yang penting.

Dalam konteks pembelaan oleh seorang Terdakwa atau Penasihat Hukumnya, motif dapat dijadikan dasar dalam melalukan pembelaan minimal dijadikan sebagai alasan pembenar atau pemaaf. Dalalm kasus pembunuhan Brigadir J penasihat hukum FS telah menyimpulkannya bahwa motif yang mendasari tindakan FS adalah untuk membela martabat atau kehormatan keluarga.

Ciri khas pembuktian pidana adalah untuk mencari kebenaran materil yakni kebenaran yang sebenar-benarnya, kebenaran yang hakiki, dan kebenaran yang riil. Kebenaran ini diperoleh dari proses pembuktian melalui alat-alat bukti yang sah serta berdasarkan kepada keyakinan hakim.

Biarkan kebenaran dan keadilan mengalir ke muaranya melalui para pihak-pihak dalam pengadilan sesuai posisinya (standpoint) masing-masing. Oleh Jaksa dengan standpointnya dari subyektif ke obyektif, oleh Terdakwa atau Penasihat Hukum dengan standpointnya dari subyektif ke subyektif serta oleh hakim dengan standpointnya dari obyektif ke obyektif. (*)

Wallaahuallam

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPPKB Sulbar Perkuat Peran Kehumasan, Admin Medsos Ikuti Coaching Clinic di DiskominfoSS

    DKPPKB Sulbar Perkuat Peran Kehumasan, Admin Medsos Ikuti Coaching Clinic di DiskominfoSS

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, secara terpisah menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kehumasan merupakan langkah strategis dalam mendukung keterbukaan informasi publik di sektor kesehatan. “Diseminasi informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan kesehatan. Oleh karena itu, pengelolaan media komunikasi harus terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas SDM,” ujarnya. […]

  • Bangun Tim Kerja yang Solid, Perpusip Sulbar Gelar Family Gathering

    Bangun Tim Kerja yang Solid, Perpusip Sulbar Gelar Family Gathering

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Kegiatan ini diwarnai dengan berbagai acara kebersamaan seperti permainan kelompok dalam bentuk nyanyi bersambung, tebak kata, PBB Tutup Mata, hiburan menarik lainnya, hingga makan bersama yang melibatkan seluruh keluarga pegawai. Suasana penuh keakraban tercipta, memperlihatkan semangat soliditas di lingkungan Perpusip Sulbar. Sekretaris Dinas Perpusip Sulbar, Nursina Achir, juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kebersamaan […]

  • Resmikan Prasasti GTM Bukit Zaitun Mamuju, Gubernur Sulbar Janjikan Ambulans untuk Jemaat

    Resmikan Prasasti GTM Bukit Zaitun Mamuju, Gubernur Sulbar Janjikan Ambulans untuk Jemaat

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Menanggapi hal itu, Gubernur Sulbar menilai perlunya perbaikan tata ruang di sejumlah wilayah Sulbar yang tumpang tindih dengan kawasan hutan lindung. “Saya akan lakukan. Karena memang tata kelola kehutanan di Indonesia ini masih kacau balau. Ada sertifikat tiba-tiba kewasan. Ini yang menjadi tidak ada kepastian. Saya akan upayakan perbaikan tata ruang di Sulbar agar jelas […]

  • Wagub Salim S. Mengga Safari Ramadan di Masjid Lapeo: Pemprov Sulbar Komitmen Kembangkan Polman Sebagai Pusat Ekonomi

    Wagub Salim S. Mengga Safari Ramadan di Masjid Lapeo: Pemprov Sulbar Komitmen Kembangkan Polman Sebagai Pusat Ekonomi

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 175
    • 0Komentar

    “Tidak ada persaingan antar kabupaten, membangun kabupaten adalah membangun Provinsi sehingga kita harapkan ada sinergitas agar semua itu bisa terwujud,” ujar Salim S. Mengga. Sejumlah persoalan mengenai tunggakan BPJS kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar untuk tahun 2025, juga akan diambil alih oleh provinsi. Dalam peningkatan produksi kakao, pemerintah provinsi akan mengalokasikan anggaran sebanyak 15 miliar […]

  • Retret Pemprov Sulbar Ditutup, Ketua DPRD Apresiasi Sinergi antara Eksekutif dan Legislatif

    Retret Pemprov Sulbar Ditutup, Ketua DPRD Apresiasi Sinergi antara Eksekutif dan Legislatif

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan retret yang diinisiasi oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk pengembangan diri, baik itu secara mental, fisik maupun spiritual. “Mudah-mudahan setelah kegiatan retret ini kerja sama antara mitra kerja eksekutif dan DPRD bisa lebih baik lagi,” harapnya. Kegiatan di akhiri dengan […]

  • Kejar PAD Lebih Realistis, Bapenda Sulbar Mantapkan Penggalian dan Sinkronisasi Target Retribusi Daerah Hingga 2027

    Kejar PAD Lebih Realistis, Bapenda Sulbar Mantapkan Penggalian dan Sinkronisasi Target Retribusi Daerah Hingga 2027

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Menurutnya, proses penggalian langsung kepada OPD pengampu retribusi memberikan gambaran faktual mengenai peluang peningkatan pendapatan sekaligus kendala yang selama ini menghambat optimalisasi penerimaan daerah. “Melalui forum ini, kita tidak hanya menyusun angka target, tetapi memastikan dasar perhitungannya kuat, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang rill dari OPD menjadi fondasi penting dalam menyusun strategi PAD ke […]

expand_less