Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Belum Cukup Alat Bukti, Pelaku Pembunuhan Pasutri di Aralle Belum Ditangkap

Belum Cukup Alat Bukti, Pelaku Pembunuhan Pasutri di Aralle Belum Ditangkap

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 6 Sep 2022

Mamasa, EKSPOSSULBAR.CO.ID — Pelaku Pembunuhan Pasutri di Aralle belum ditangkap, Kapolres Mamasa AKBP Harry Andreas mengaku Belum cukup alat bukti.

Sebagaimana disampaikan  AKBP Harry Andreas, mengatakan, Pengungkapan pelaku Pembunuhan tragis Pasangan Suami Isti (Pasutri) hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan bukti bukti.

“Kalau suda ada dua alat bukti yang sah, maka kami akan ditentukan tersangkanya.” Ungkap Kapolres Mamasa. Harry Andreas

Kapolres juga mengatakan bahwa mereka akan berupaya mengungkap kasus ini. Apalgi Polres Mamasa mendapat back up dari Polda Sulbar, Polda Sulsel bahkan Mabes Polri.

“Kami dibantu Polda Sulbar, Polda Sulsel bahkan Mabes Polri untuk mengungkap kasus ini,” katanya

Adapun aksi yang dilakukan pihak keluarga korban, kata Harry  pihaknya mengerti dan memahami perasaan pihak keluarga.

Dengan demikian, ia meyakini bahwa aksi dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kepolisian untuk bekerja keras mengungkap kasus itu.

Ketidak pastian pelaku kasus Pasutri di Aralle, Pihak Keluarga Korban Mengaku Resah, Trauma, atas Peristiwa tragis yang terjadi di Lingkungan Leune, Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), masih misteri.

Siapa pelaku di balik peristiwa itu, masih menjadi tanda tanya besar bagi pihak keluarga korban.

Sudah 30 hari pasca kejadian, polisi belum menemukan siapa pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan Porepadang dan Istrinya, Sabriani.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan yang menewaskan pasangan suami istri di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, terjadi pada Minggu 7 Agustus 2022 pagi.

Korban bernama Porepadang Laki-laki (54), dan istrinya, Sabriani (50), ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan sejumlah luka pada bagian kepala.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota CPNS Pasangkayu 192 Orang

    Kuota CPNS Pasangkayu 192 Orang

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 863
    • 0Komentar

    PASANGKAYU,EKSPOSSULBAR— Pemerintah pusat secara resmi telah menetapkan kuota CPNS Pasangkayu pada tahun 2018 ini sebanyak 192 orang. Sebagaimana tertuang dalam Keputusan MenPAN RB Nomor : 439 tahun 2018, tanggal 30 Agustus 2018. Rinciannya, formasi khusus sebanyak 7 orang, formasi umum yang terdiri dari tenaga guru sebanyak 90 orang, tenaga kesehatan sebanyak 65 orang, dan tenaga […]

  • Kasus Sewa Ekskavator, Lima Saksi Kembalikan Uang Kerugian Negara

    Kasus Sewa Ekskavator, Lima Saksi Kembalikan Uang Kerugian Negara

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 294
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Proses penyidikan kasus korupsi sewa eskavator di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pasangkayu masih terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu. Kali ini lima saksi yang diperiksa mengembalikan sejumlah uang kerugian negara. Yakni saksi SR sebanyak Rp. 17.640.000, saksi TL sebanyak Rp. 9.700.000, saksi AR Rp. 10.050.000, saksi SA sebanyak Rp. 8.820.000, dan saksi […]

  • Jelang Lebaran, Kemenag dan Kementerian Terkait Monitoring Rumah Potong Hewan

    Jelang Lebaran, Kemenag dan Kementerian Terkait Monitoring Rumah Potong Hewan

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DEPOK – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag menggelar monitoring atau pengawasan ke rumah potong hewan (RPH). Pengawasan dilakukan secara terpadu bersama tim dari Direktorat Kesmavet Kementerian Pertanian, serta Kemenko Perekonomian. Monitoring antara lain dilakukan di UPTD Rumah Potong Hewan Tapos, kota Depok. Hadir, Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan BPJPH, Siti Aminah, Direktur Kesehatan […]

  • Bangun Pasangkayu, Pemkab Bakal Akomodir Kepentingan Disabilitas

    Bangun Pasangkayu, Pemkab Bakal Akomodir Kepentingan Disabilitas

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 463
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Proses pembangunan di Pasangkayu selain dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat juga memegan prinsip tidak diskriminasi. Untuk hal itu, Pemkab Pasangkayu merespob baik usulan kaum disabilitas, dimana kedepan dalam proses perencanaan pembangunan mulai dari Musrenbang tingkat paling bawah hingga tingkat kabupaten bakal melibatkan mereka. “ Bapak Bupati sangat merespon hal ini. Apa lagi ini merupakan […]

  • Kapolda dan Gubernur Perkuat Sinergi, Semangat Baru Menjaga Sulbar

    Kapolda dan Gubernur Perkuat Sinergi, Semangat Baru Menjaga Sulbar

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 326
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, Kapolda Sulbar langsung tancap gas mempererat hubungan dengan Pemerintah Provinsi. Dalam kunjungan silaturahmi ke Gubernur Suhardi Duka, keduanya sepakat meningkatkan sinergi demi menjaga keamanan dan ketertiban Sulbar, Senin (25/8/25) di ruang kerja Gubernur Sulbar. Pertemuan hangat ini manjadi harapan baru akan kolaborasi yang semakin solid antara kepolisian […]

  • Sulbar Perkuat Literasi Digital Cegah Kejahatan Love Scamming

    Sulbar Perkuat Literasi Digital Cegah Kejahatan Love Scamming

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 165
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Perkembangan teknologi digital ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi ia mendekatkan yang jauh, namun di sisi lain ia memberi ruang bagi modus kejahatan baru seperti love scamming untuk memangsa korban lewat celah emosional. Menanggapi fenomena ini, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulawesi Barat bergerak memperkuat benteng literasi digital, memastikan […]

expand_less