Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Wilayah Pasangkayu Berkurang, Stabilitas Politik Jelang Pemilu Terancam

Wilayah Pasangkayu Berkurang, Stabilitas Politik Jelang Pemilu Terancam

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
  • comment 0 komentar

” Penduduk pasti bingung, dia mau menyalurkan hak pilihnya dimana, karena wilayahnya telah masuk ke Donggala, padahal dia masih terdata sebagai penduduk Pasangkayu” ujarnya.

Dampak lainya, sambung dia, yakni terkait pendapatan pajak dan retribusi daerah yang pasti akan berkuran, serta dampak potensi gesekan antar penduduk Pasangkayu dan Donggala terkait klaim lahan pertanian disana.(*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Peringatan HUT Pasangkayu ke-19 Diparipurnakan

    Puncak Peringatan HUT Pasangkayu ke-19 Diparipurnakan

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    ” Berbagai kemajuan telah dicapai, baik dibidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Ekonomi kitapun terus tumbuh. Kedepan kita akan terus menggenjot pembangunan dari berbagai sisi, sesuai dengan visi misi kami” tegas pengagas pembentukan Kabupaten Pasangkayu itu. Ketua Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP) Agus Ambo Djiwa menyampaikan di usia ke-19 tahun, Pasangkayu telah mengalami perubahan […]

  • Bupati Majene Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

    Bupati Majene Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 142
    • 0Komentar

    “Saya harap kepada yang dilantik supaya dapat secara bersama-sama mewujudkan Majene Unggul, Mandiri dan Religius, serta dapat mengemban tugas yang diamanahkan dengan penuh tanggungjawab,” pungkasnya. (*)

  • Bupati Pasangkayu Terima Rombongan BPKP

    Bupati Pasangkayu Terima Rombongan BPKP

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kepala BPKP perwakilan Sulbar Hasoloan Manalu menyampaikan, kegiatan evaluasi meliputi pengumpulan data, evaluasi dokumen, dan konfirmasi terhadap hal-hal yang dianggap perlu pendalaman. “Hasil evaluasi ini akan kami bawa ke Rakernas pusat, yang selanjutnya akan disampaikan ke Presiden RI,” jelasnya. (rls)

  • Resmi Mundur Dari Jabatan Sekkab Pasangkayu, Ini Alasan Firman

    Resmi Mundur Dari Jabatan Sekkab Pasangkayu, Ini Alasan Firman

    • calendar_month Sen, 6 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 116
    • 0Komentar

    ” Jadi tidak ada alasan lain, saya ingin merawat orang tua yang lagi sakit. Jadi pengunduran ini murni dari saya tidak ada hal-hal lain. Tapi saya tetap di Pasangkayu dan mencintai Pasangkayu” tegas mantan kepala Bappeda Pasangkayu itu. Firman juga berharap tidak ada polemik terkait pengunduran dirinya itu. Terlebih mengaitkannya dengan hal pelaksanaan pemerintahan maupun […]

  • Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Honor Mulai Tinggalkan Google: Industri Smartphone China Bergerak Mandiri

    Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Honor Mulai Tinggalkan Google: Industri Smartphone China Bergerak Mandiri

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 391
    • 0Komentar

    OPPO dan Vivo adalah dua raksasa teknologi di bawah naungan BBK grup. Induk perusahaan dari Oppo, Vivo ini juga tengah mengevaluasi penggunaan Android dalam jangka panjang. Keduanya dikabarkan ikut mendukung pengembangan sistem operasi lokal melalui kerja sama dalam proyek bernama OpenHarmony, varian open-source dari HarmonyOS. Sumber dalam industri menyebut bahwa OPPO dan Vivo tengah mempersiapkan […]

  • Bupati Mamuju Serahkan Bantuan 50 Juta Pembangunan Masjid Al-Quba Kasiwa

    Bupati Mamuju Serahkan Bantuan 50 Juta Pembangunan Masjid Al-Quba Kasiwa

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Bupati Mamuju menyampaikan bahwa aktualisasi visi Mamuju Keren telah cukup banyak terlaksana. Antara lain adanya BPJS gratis untuk seluruh masyarakat Mamuju. Di mana pemerintah menganggarkan sekira Rp. 60 miliar untuk program tersebut. “Jadi sekarang masyarakat tidak perlu takut berobat, karena semua sudah kita tanggung lewat UHC atau universal health coverage atau jaminan kesehatan semesta.” ujarnya. […]

expand_less