Menangkal Hoaks Jelang Pemilu dan Pilkada 2024, Diskominfo Sulbar Beri Literasi Digital Lewat Senter KIM

Kadis Kominfopers Sulbar, Mustari Mula.

EKSPOS SULBAR – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulbar terus berupaya menangkal informasi bohong (hoaks) jelang Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Salah satu langkah yang dilakukan, yakni dengan Sekolah Internet (Senter) Komunikasi Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar secara bertahap.

Kali ini, sudah memasuki tahap kedua setelah tahap pertama berlangsung pada bulan lalu.

Kadis Kominfopers Sulbar, Mustari Mula mengungkapkan, Senter KIM bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga lebih cakap dalam menggunakan internet.

BACA JUGA:  Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Mamuju Jelang Idul Adha Tembus 448 Orang

“Nah, ini yang kita prioritaskan cakapnya karena menjelang Pemilu 2024 itu, penyebaran hoaks itu tinggi sekali. Oleh karena itu, salah satu materi yang dipaparkan adalah bagaimana menangkal hoaks atau berita-berita negatif menjelang Pemilu 2024,” kata Mustari Mula, Jumat (24/11/2023).

Selain itu, kegiata yang berlangsung di Aula Wisma Yumari Majene ini memberikan materi teknis antara lain materi terkait sosialisasi KIM dan materi-materi umum terkait dengan informasi kebencanaan, serta informasi-informasi publik lainnya, juga dipaparkan dalam kegiatan itu.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Desa sebagai Upaya Mengokohkan Pilar Kebangsaan

“Jadi, di Kominfo khususnya di kementerian itu kan sudah ada aplikasi namanya drone9 memang bertugas untuk memelototi platform berbasis media sosial, telah bekerjasama misalnya khusus untuk Facebook di meta, kemudian di Instagram, kemudian di tik tok,” ungkapnya.

Di Sulbar sendiri, kata Mustari Mula, pihaknya berupaya menangkal hoaks dari hulu ke hilir. Menurutnya, masyarakat di Sulbar harus diajari untuk mampu memilah antara informasi hoaks dan informasi benar.

BACA JUGA:  Dinilai Memprihatinkan, Sudirman Sarankan Pemkab Mamasa Prioritaskan Dana Pilkada