Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dua Menteri akan Hadir Pada Acara Kick Off HKSN 2024 di Taman Firdaus Desa Talaga Mancak

Dua Menteri akan Hadir Pada Acara Kick Off HKSN 2024 di Taman Firdaus Desa Talaga Mancak

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 17 Des 2024

EKSPOSSULBAR.CO.ID (BANTEN) – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, pada Senin (16/12/2024) akan menggelar kick off Hari Kesetiakawan Sosial Nasional (HKSN) 2024 di Taman Firdaus, Kampung Saung Bojong, Desa Talaga, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten.

Kegiatan yang melibatkan berbagai komponen masyarakat ini, menurut rencana akan dicanangkan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. H. Saifullah Yusuf atau biasa disapa Gus Ipul.

Rencananya, acara yang digelar di Taman Firdaus, Kampung Saung Bojong, Desa Talaga tersebut akan dihadiri juga oleh Mendes PDT Yandri Susanto.

Dipilihnya Taman Firdaus, Kampung Saung Bojong, Mancak sebagai lokasi awal dalam memperingati HKSN 2024, tak lepas dari langkah terobosan awal yang digagas oleh Firdaus selaku Ketua Umum SMSI Pusat yang juga merupakan Tokoh Pers Banten, dengan melibatkan Pokja Konstituen Dewan Pers Provinsi Banten yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Banten, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Banten, Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Banten dan BPD PHRI Banten.

Firdaus yang juga Direktur Journalist Boording School (JBS) dan Pendiri Yayasan Pers Anak Bangsa untuk pertamakali menyampaikan gagasan pada rapat bersama yang digelar pada tanggal 12 Juni 2024 di Gedung JBS Cilegon.

Pada rapat tersebut, disampaikan aksi sosial berupa progam bersih-bersih sungai di desa talaga yang beralih fungsi menjadi tong sampah terpanjang di Banten.

Melihat kondisi tersebut, tercetuslah bagaimana sungai yang telah hilang fungsinya tersebut, menjadi kembali hidup.

Sehingga pada rapat tersebut menyepakati untuk memperjuangkan sungai yang lebih kurang satu kilometer tersebut menjadi kembali hidup dengan tagline sungai kehidupan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Tanjung Priok Jakarta menggelar program padat karya. Sedikitnya 60 orang warga dari Kelurahan Tanjung Priok, Pademangan Barat, Sungai Bambu, dan Warakas Jakarta Utara turut terlibat dalam kegiatan ini. “Program padat karya yang dilaksanakan di berbagai kantor Distrik Navigasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk […]

  • Wujudkan Panca Daya, BPSDM Sulbar Komitmen Bangun SDM Aparatur Unggul di Mamuju Tengah

    Wujudkan Panca Daya, BPSDM Sulbar Komitmen Bangun SDM Aparatur Unggul di Mamuju Tengah

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 271
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mateng — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Formasi Tahun 2024 lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah yang digelar di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Senin (15/9/2025). Kepala BPSDM Sulbar, drg H Asran Masdy, hadir memberikan sambutan secara virtual pada acara yang juga […]

  • Bupati Bakal Pantau Data Ekspor di Pasangkayu Secara Online

    Bupati Bakal Pantau Data Ekspor di Pasangkayu Secara Online

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 471
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Bupati Agus Ambo Djiwa bakal memantau langsung data ekspor komuditas pertanian maupun perkebunan di Pasangkayu. Melalui sebuah aplikasi online yang diberikan oleh Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju. Aplikasi itu bernama I-Mace (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports). Pasword dan ID nya diserahkan langsung oleh Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju Akhmad Alfaraby […]

  • Sidak Ke Bambalamotu dan Martajaya, Sekkab Pasangkayu Dapati Lurah, Camat Belum Berkantor

    Sidak Ke Bambalamotu dan Martajaya, Sekkab Pasangkayu Dapati Lurah, Camat Belum Berkantor

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 678
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Hari kedua kerja pasca lebaran, Sekkab Pasangkayu Firman kembali melanjutkan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke wilayah Kecamatan Bambalamotu, dan Kelurahan Martajaya, Kecamatan Pasangkayu. Memprihatinkan, Sekkab yang melakukan sidak sekira pukul 07.40 wita ini mendapati kantor Kelurahan dan Kecamatan diwilayah itu belum broperasi maksimal. Bahkan saat di kantor Kelurahan Bambalamotu, dan kantor Kecamatan Bambalamotu, kantor […]

  • Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 272
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT — Jembatan Cinta hadir di Desa Nanggerang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Jembatan sepanjang 70 meter yang menghubungkan Desa Nanggeran dan Desa Mukapayung itu diharapkan dapat menggerakan roda perekonomian dan aksesibilitas pendidikan warga sekitar. Jembatan tersebut diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ibu Atalia Praratya, serta Ketua Umum Alumni SMAN 5 […]

  • Larangan Berjemaah Diabaikan, Pemkab Pasangkayu  Bakal Kerahkan Aparat

    Larangan Berjemaah Diabaikan, Pemkab Pasangkayu Bakal Kerahkan Aparat

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 327
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Meski telah diimbau secara resmi untuk tidak ibadah berjemaah, namun faktanya banyak yang tidak mengindahkannya. Beberapa rumah ibadah masih dipenuhi jemaah terutama di bulan suci Ramadhan saat ini. Hal ini membuat Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa berang. Sebabnya kebandelan masyarakat itu bisa memperbesar resiko penularan Covid-19 diwilayahnya. Tak ingin penularan virus berbahaya itu semakin […]

expand_less