DPRD Sulbar Setujui Dua Ranperda, Gubernur Suhardi Duka Singgung Tekanan Fiskal Daerah
- account_circle Dhamar
- calendar_month Rab, 10 Sep 2025
- comment 0 komentar

Dampaknya, kata Suhardi Duka, sangat terasa pada kemampuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dalam menjalankan program-program pembangunan. Ia menyatakan dengan terbuka, berbagai program prioritas kemungkinan besar tidak bisa berjalan maksimal.
“pasti tidak ada lagi program pembangunan yang banyak yang kita bisa bikin, karena memang tidak ada uang. Kita sih, maunya bikin jalan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, tapi kalau uang tidak ada, kita mau apa? Karena memang, PAD kita hanya kisaran Rp600 miliar,” ujar Suhardi Duka.
Ia juga menyoroti ketergantungan Sulbar terhadap transfer dana pusat yang selama ini menjadi penopang utama anggaran daerah. Dengan berkurangnya aliran dana tersebut hingga sekitar 25 persen, situasi fiskal daerah menjadi semakin menantang.
“Jadi, daerah ini sangat bergantung pada transfer dana pusat. Ternyata, trasnfer dana pusat mengurangi sekira 25 persen, kita harus terima,” tuturnya.
Dengan kondisi ini, Pemprov Sulbar dihadapkan pada tantangan besar dalam merumuskan strategi anggaran yang tetap berpihak pada masyarakat, meski dalam keterbatasan fiskal yang nyata. (Rls)
- Penulis: Dhamar
