Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemprov Sulbar Respon Polemik THR PPPK, Junda Maulana: Kondisi Fiskal Sangat Terbatas

Pemprov Sulbar Respon Polemik THR PPPK, Junda Maulana: Kondisi Fiskal Sangat Terbatas

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
  • comment 0 komentar

“Kalau ditambah kekurangan dua bulan gaji dengan total kebutuhan untuk membayar THR dan Gaji 13 PPPK Penuh Waktu dan PPPK Patuh Waktu, kita membutuhkan total sekitar Rp36 miliar. Pertanyaannya, dari mana kita mendapatkan anggaran sebesar itu dalam waktu singkat?” ungkapnya.

Menanggapi sorotan terkait alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa yang mencapai sekitar Rp40 miliar, Junda menegaskan bahwa program tersebut sudah direncanakan jauh sebelumnya dan menjadi bagian dari janji kerja kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, BKK desa diberikan dengan tujuan mendorong kepala desa membantu pemerintah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Kepala desa kita minta membantu pemerintah, misalnya meningkatkan kunjungan posyandu hingga di atas 80 persen untuk menekan stunting serta menurunkan angka kemiskinan ekstrem di desa. Itu ada targetnya, dan jika tidak tercapai maka tidak dibayarkan,” terangnya.

Ia menambahkan, alokasi BKK tersebut telah dimasukkan dalam APBD sejak tahap perencanaan, sehingga tidak berkaitan dengan kebijakan THR PPPK yang muncul setelah APBD disahkan.

Selain itu, perubahan status sebagian tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu juga ikut mempengaruhi perhitungan anggaran. Sebelumnya para tenaga tersebut tidak menerima THR karena masih berstatus honorer.

“Tahun lalu PPPK paruh waktu itu masih berstatus honorer, sehingga tidak ada THR. Setelah statusnya berubah, muncul kebijakan baru terkait THR sementara APBD sudah disahkan,” jelasnya.

Junda menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki niat untuk membeda-bedakan pegawai, namun kondisi keuangan daerah menjadi faktor penentu dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Kami sangat memahami kebutuhan teman-teman PPPK. Ini juga menjadi beban pemikiran pemerintah daerah, termasuk bapak Gubernur Suhardi Duka dan seluruh jajaran. Tetapi pada akhirnya semua bergantung pada kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marak Pembobolan Kotak Amal di Sejumlah Masjid, Kesbangpol Sulbar Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

    Marak Pembobolan Kotak Amal di Sejumlah Masjid, Kesbangpol Sulbar Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 173
    • 0Komentar

    “Melalui fungsi deteksi dini dan kewaspadaan masyarakat, kami mengingatkan agar pengurus masjid memperkuat sistem pengamanan, misalnya dengan menempatkan kotak amal di lokasi yang mudah diawasi, melakukan penguncian yang lebih baik, serta mempertimbangkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV,” ujarnya. Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan kepada aparat […]

  • Pemprov Sulbar Pastikan APBD Sesuai Inpres 1/2025 dan Visi Misi SDK-JSM

    Pemprov Sulbar Pastikan APBD Sesuai Inpres 1/2025 dan Visi Misi SDK-JSM

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 226
    • 0Komentar

    “Selain efisiensi juga lebih fokus pada anggaran yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dan yang tidak terdampak langsung itu kita pastikan tidak alokasikan atau dihilangkan,” ujar Suhardi Duka. Suhardi Duka menjelaskan, hadirnya inpres Nomor 1 Tahun 2025 sebagai upaya pemerintah mengatasi kebocoran-kebocoran dalam APBN maupun APBD. Hal inilah yang menjadi tujuan dilakukan evaluasi di setiap […]

  • Bupati Pasangkayu Buka Lomba Pengelolaan APBDes 2018

    Bupati Pasangkayu Buka Lomba Pengelolaan APBDes 2018

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Kepala Kejari Pasangkayu, Imanuel Rudy Pailang menyampaikan, kegiatan lomba pengelolaan APBDes berbasis aplikasi online ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Hadirnya program tersebut memang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyelewengan anggaran desa. Lomba akan berlangsung hingga 30 Januari 2019 mendatang. Sambung dia dengan adanya aplikasi online yang dicetuskannya ini, akan memudahkan semua pihak untuk memantau pembelanjaan anggaran […]

  • Wali Kota Makassar: Seandainya Guru Bisa Bergaji Rp50 Juta

    Wali Kota Makassar: Seandainya Guru Bisa Bergaji Rp50 Juta

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 165
    • 0Komentar

    “Alhamdulillah, insyaallah bulan ini kita mulai penambahan insentif guru. Khususnya bagi yang mengajar di pulau-pulau terluar. Ini sudah dianggarkan dan kita atur bertahap,”jelasnya. Orang nomor satu di pemerintahan Makassar itu juga menegaskan kembali pentingnya peran strategis guru. Terutama guna memanusiakan manusia. Guru juga sedianya bisa membimbing peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang utuh. “Jangan […]

  • Ombudsman Sulbar Bentuk Tim Pengawasan Rekrutmen CPNS 2018

    Ombudsman Sulbar Bentuk Tim Pengawasan Rekrutmen CPNS 2018

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 500
    • 0Komentar

    “Negara membutuhkan tenaga ASN berkualitas untuk meningkatkan pelayanan publik, menopang pembangunan sehingga siapapun yang hendak menjadi ASN harus melalui proses seleksi yang bersih dan transparan,” Tutur Lukman Umar Lukman juga mengatakan Ombudsman akan terus konsen mengawal tenaga K-2 khusus yang lewat umur. Ia berharap mereka bisa mendapatkan keadilan sebab Ombudsman sempat menerima informasi jika sebagian […]

  • Kapolda Sulbar Sanjung Produk Lokal dan Kearifan Lokal di Gema Sulbar “Art dan Creativity”

    Kapolda Sulbar Sanjung Produk Lokal dan Kearifan Lokal di Gema Sulbar “Art dan Creativity”

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 182
    • 0Komentar

    “UMKM ini sangat kental dengan kearifan lokal. Ini adalah langkah yang tepat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga budaya kita,” tambahnya. Dalam kunjungannya bersama tamu undangan lainnya, Kapolda Sulbar tampak kagum dengan berbagai produk lokal, terutama kain-kain hasil olahan tangan masyarakat Sulbar. Ia menilai produk-produk tersebut memiliki nilai jual yang tinggi dan berpotensi untuk bersaing […]

expand_less