Harga TBS Anjlok, DPRD Sulbar Siap Bentuk Pansus Awasi Perusahaan Sawit
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Jum, 22 Mei 2026
- comment 0 komentar

Pihak perusahaan justru mendorong pembentukan badan hukum khusus untuk mengatur aktivitas agen atau pengepul kelapa sawit di tingkat lapangan. Langkah ini dianggap krusial guna meningkatkan pengawasan sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
Selain faktor tata niaga lokal, perusahaan menyebut penurunan harga TBS dipicu oleh melemahnya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global, yang saat ini berada di kisaran Rp12.000 per kilogram.
“Di tengah mekanisme pasar bebas, kami tetap berupaya memperkuat pola kemitraan dengan petani agar tercipta hubungan usaha yang lebih terstruktur dibanding pola swadaya,” ujar perwakilan perusahaan.
Sebagai langkah konkret dari RDP tersebut, DPRD Sulbar berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengkaji ulang tata niaga perdagangan kelapa sawit di Sulawesi Barat.
Pembentukan Pansus ini diharapkan mampu melahirkan sistem tata niaga yang lebih transparan, adil, dan berkelanjutan, baik bagi keberlangsungan investasi perusahaan maupun kesejahteraan petani sawit di Sulbar.(*)
- Penulis: Ekspos Sulbar
