Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Program Inovatif Desa Digital Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Program Inovatif Desa Digital Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

  • account_circle
  • calendar_month Sel, 1 Agu 2023

KOTA BANDUNG – Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan jumlah pengguna internet tertinggi di Indonesia. Hal ini menjadi tantangan bagi Jabar untuk dapat memenuhi ketersediaan akses internet yang merata di semua desa.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk memperluas jaringan internet hingga 5.311 desa di Jabar lewat program Desa Digital. “Program ini akan diperluas ke 5.311 desa di seluruh Jawa Barat,” kata Ridwan Kamil.

Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, Desa Digital adalah program pemberdayaan masyarakat melalui penggunaan teknologi digital dan internet. Tujuannya untuk lebih mengembangkan potensi desa, pemasaran, layanan akses, dan informasi.

“Layanan publik desa akan didigitalisasi terhubung dengan jaringan nirkabel, memiliki pusat komando, media sosial, promosi, e-commerce serta aplikasi yang disesuaikan dengan karakter dan potensi ekonomi setiap desa,” jelasnya.

Program Desa Digital sudah berjalan lebih dari tiga tahun dan mendapat apresiasi sejumlah negara di Asia Pasifik melalui penghargaan Digital Equality and Accessibility IDC Smart City Asia Pacific Award 2020.

Kang Emil bertekad menjadikan seluruh warga di Jabar melek digital, salah satunya melalui program Desa Digital. Lewat program ini diharapkan penguasaan digital tak hanya terjadi di kota-kota besar, melainkan warga desa juga andal menggunakan teknologi digital.

“Digital inklusif jangan sampai pintar digital hanya dikuasai orang kota. Jawa barat bertekad menjadikan Desa Digital sebagai unggulan,” ucap Kang Emil.

“Lewat program ini diharapkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa meningkat. Melalui digital, akses informasi dan ekonomi terbuka lebar hingga ke dunia internasional,” imbuhnya.

Menurut Kang Emil, kesuksesan ini tidak terlepas dari empat pilar yang dijalankan untuk mendukung program Desa Digital, yakni menyiapkan SDM andal, membangun infrastruktur digital, pembiayaan teknologi dan komunikasi serta pertumbuhan keuangan tinggi.

Empat pilar ini akan dijalankan hingga 2023 yang sudah tertuang di dalam peta jalan. Ditargetkan ke depan tidak ada lagi desa yang blankspot internet alias tidak ada sinyal. “Di Roadmap Desa Digital, selama lima tahun kita sudah persiapkan. Diharapkan dalam lima tahun terjadi percepatan desa yang luar biasa,” ujarnya.

Dewan Eksekutif Tim Akselerasi Pembangunan Jabar Juwanda mengatakan, ide Desa Digital Kang Emil hadir tidak hanya sebatas pada akses, melainkan pada konten yang meningkatkan level kesejahteraannya.

“Bagaimana teknologi bisa mengangkat, menghidupkan masyarakat kita di desa. Bagaimana internet itu bukan hanya bahan penyebaran hoaks, tapi meningkatkan indeks literasi kita,” ujarnya.

Selain itu, program Desa Digital juga meliputi pelatihan BUMDes terkait digital marketplace sehingga di akhir terwujud peningkatan produktivitas masyarakat desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Ika Mardiah mengungkapkan bahwa dalam lima tahun terakhir sejak kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, jumlah desa yang sudah terakses internet di Jabar terus bertambah. “Tahun ini ditargetkan sudah tidak ada desa blankspot internet,” kata Ika.

Ika menuturkan, program Desa Digital dengan kolaborasi Pentahelix bersama dengan 37 mitra, yang terdiri dari pihak akademisi, pelaku bisnis, komunitas, media, dan pemerintah telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. “Melalui program Desa Digital ini ada sekitar 3.200 penerima manfaat perseorangan maupun kelompok yang tersebar di 2.306 desa di Jabar,” tuturnya.

Tujuh tematik Desa Digital

Ika menambahkan, setidaknya ada tujuh tematik untuk Desa Digital yang diimplementasikan dalam upaya mengoptimalkan potensi desa, yakni Desa Digital Pertanian, Desa Digital Perikanan, Desa Digital Kesehatan, Desa Digital Pendidikan, Desa Digital Peternakan, Desa Digital Multimedia, dan Desa Digital Pengelolaan Sampah.

“Program ini menjadi percontohan implementasi skala nasional dan internasional hingga menerima penghargaan sebagai Best Adaptation for Digital Village Program Govinder Digital Innovation Award 2019,” ujar Ika.

Penghargaan lain yang diperoleh, yaitu IDX Digital Transformation Award 2019 dan Recognition of Excellence for Digital Village Programme 2019 from OpenGov serta Digital Equality and Accessibility (IDC Smart City Asia Pacific Award 2020) serta yang terbaru dari OpenGov Asia meraih kategori OpenGov Recognition of Excellence Award 2023 untuk salah satu program Desa Digital yaitu Candradimuka Jabar Coding Camp (CJCC).

Program Desa Digital yang diinisiasi pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) ini sudah sangat dirasakan oleh masyarakat Jabar.

 

Mang Ade, warga Desa Cibodas, Kabupaten Bandung Barat setelah mendapatkan dukungan teknologi smart farming dari Pemdaprov Jabar pada program Desa Digital, selalu mengajak petani-petani di daerahnya untuk menggunakan teknologi digital.

Pasalnya, setelah penggunaan smart farming , Mang Ade berhasil mengurangi pemakaian pupuk dan air dari Rp1 juta menjadi Rp500.000 untuk setiap green house dengan ukuran 100 meter persegi. Tak hanya itu, hasil panen dari satu buah pohon tomat beef mengalami peningkatan dari 3 kilogram menjadi 6 kg.

“Kualitas hasil panen meningkat terlihat dari warna tomat beef semakin menyala dan daun menjadi lebih hijau,” ungkap Mang Ade.

Manfaat program Desa Digital juga dirasakan Abah Acun, warga Desa Padakembang, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Abah Acun yang merupakan pembudi daya ikan mengungkapkan, peran teknologi dan inovasi tak hanya mengubah hidupnya, tetapi juga membantu mengangkat perekonomian masyarakat desa yang ada di sekitarnya.

Ia mampu mengubah nasib dirinya sendiri dan masyarakat di desanya dari seorang pembudi daya ikan tradisional menjadi pembudi daya ikan modern yang sukses berkat inovasi teknologi. Desa Padakembang memiliki potensi besar dalam pembudidayaan ikan nila hitam sehingga menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi setiap rumah ketika memiliki kolam ikan.

Hampir setiap kepala keluarga di Desa Padakembang memiliki kolam ikan yang merupakan warisan turun temurun keluarga. Sebelumnya, Abah Acun dengan keterbatasan modal dan pengetahuan hanya dapat mengelola satu kolam ikan dengan hasil panen hanya satu kali dalam setahun.

“Penghasilan waktu itu hanya sebesar Rp1,5 juta. Itu tidak sepadan dengan pengorbanan biaya, waktu, dan usaha yang dilakukan dalam membudidayakan ikan nila hitam selama setahun,” ujar Abah Acun.

Namun setelah mengikuti program Desa Digital yang memberikan bantuan teknologi dalam pengelolaan budi daya ikan, termasuk penggunaan teknologi eFeeder, yang mampu mengoptimalkan pemberian pakan ikan, pendapatan Mang Acun meningkat enam kali lipat lebih dari Rp1,5 juta menjadi Rp10 juta dalam satu tahun.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retreat Pemprov Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Harapkan Perubahan dan Pertumbuhan Ekonomi

    Retreat Pemprov Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Harapkan Perubahan dan Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Suasana khidmat menyelimuti malam kedua kegiatan retreat Pemprov Sulbar yang digelar di Korem 142/Tatag, para peserta yang terdiri dari pejabat eselon II dan tenaga ahli Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar mengikuti sesi api unggun dan renungan malam. Sabtu, 19 Juli 2025. Acara dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), diwarnai pembacaan […]

  • Capaian 9 Jenis Tenaga Kesehatan di Puskesmas Sulbar Capai 70,41 Persen, Dinkes Dorong Pemerataan SDM Kesehatan

    Capaian 9 Jenis Tenaga Kesehatan di Puskesmas Sulbar Capai 70,41 Persen, Dinkes Dorong Pemerataan SDM Kesehatan

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 238
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Dinas Kesehatan Sulawesi Barat terus mendorong pemerataan dan pemenuhan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan dasar. Berdasarkan hasil evaluasi triwulan III tahun 2025, sebanyak 69 dari total 98 Puskesmas (70,41 Persen) di Sulawesi Barat telah memiliki 9 jenis tenaga kesehatan (nakes) sesuai standar nasional. Sembilan jenis nakes dimaksud meliputi dokter umum, dokter […]

  • Wakapolda Sulbar Hadiri HLM TPID, Sinergi Kuat Jaga Stabilitas Harga di Sulawesi Barat

    Wakapolda Sulbar Hadiri HLM TPID, Sinergi Kuat Jaga Stabilitas Harga di Sulawesi Barat

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 195
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, turut hadir dalam acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tingkat Sulawesi Barat. Acara penting ini berlangsung di Ballroom Grand Maleo Hotel Mamuju, Selasa (25/11/25) dengan mengangkat tema “Mendorong kemandirian pangan melalui sinergi pengendalian inflasi daerah menuju Sulawesi Barat tang Maju dan Sejahtera”. […]

  • Suhardi Duka dan Syamsul Samad Hadiri Sarasehan BPIP, Tekankan Relevansi Pancasila di Tengah Dinamika Geopolitik Global

    Suhardi Duka dan Syamsul Samad Hadiri Sarasehan BPIP, Tekankan Relevansi Pancasila di Tengah Dinamika Geopolitik Global

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 243
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar sarasehan bertajuk “Perubahan Geopolitik Dunia dalam Peluang Menuju Indonesia Raya”. Acara ini digelar di Gedung Nusantara IV, Kompleks MPR RI, pada Selasa (20/5). Sebanyak 38 gubernur dan ketua DPRD provinsi dari seluruh Indonesia turut hadir dalam […]

  • Gubernur SDK Dorong Tokoh Agama Perkuat Harmoni Lintas Iman di Sulbar

    Gubernur SDK Dorong Tokoh Agama Perkuat Harmoni Lintas Iman di Sulbar

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 271
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mendorong para tokoh lintas agama untuk terus menumbuhkan dan menjaga harmoni antarumat beragama di wilayah Sulawesi Barat. Hal itu disampaikan SDK saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Tokoh Lintas Agama Tahun 2025, yang digelar di Aula Hotel Suci, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali […]

  • Program Pelatihan Berbasis Kompetensi 2025 Disnaker Sulbar: Mewujudkan 1.000 Tenaga Kerja Andal

    Program Pelatihan Berbasis Kompetensi 2025 Disnaker Sulbar: Mewujudkan 1.000 Tenaga Kerja Andal

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 153
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pelatihan Berbasis Kompetensi 2025 kembali digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulawesi Barat (Sulbar) di Balai Latihan Kerja (BLK) Sulbar. Program ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam menciptakan tenaga kerja yang terampil, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan perekonomian daerah. Tahun ini, sebanyak 208 peserta dari enam kabupaten di Sulbar […]

expand_less