Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum

Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG – Terkait pemberitaan tentang kontaminasi obat-obatan di Sungai Citarum, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan bahwa kita harus cermat membaca dan memahami hasil penelitian dari Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air – BRIN tersebut.

“Saya sudah konfirmasi langsung dengan Ibu Retno sebagai penelitinya. Beliau menyayangkan pemberitaan tersebut. Dijelaskan bahwa itu hasil penelitian tahap pertama dan fokusnya ke persepsi masyarakat terkait risiko pembuangan obat-obatan. Jadi sasaran penelitiannya persepsi masyarakat, bukan air Sungai Citarum,” ucap Herman di Kota Bandung, Minggu (14/7/2024).

Disampaikan Herman sesuai informasi dari BRIN, bahwa pada 4 Juli 2024, Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air – BRIN mengadakan webinar rutin, di mana Rosetyati Retno Utami dan rekannya Anindrya Nastiti dari ITB, diberikan kesempatan memaparkan hasil penelitian tim mengenai persepsi risiko pembuangan sisa obat-obatan dan estimasi penggunaan obat-obatan di DAS Citarum berdasarkan hasil survei terhadap masyarakat di DAS Citarum Hulu.

“Kami sudah janjian dengan Ibu Retno untuk bertemu langsung dan berdiskusi terkait risiko pembuangan obat-obatan tersebut. Bagi kami ada hikmahnya, kami harus segera antisipasi kemungkinan terjadi kontaminasi terhadap Sungai Citarum. Kepada teman-teman media dan pihak lainnya, kami mohon untuk lebih cermat dalam memahami hasil penelitian tahap pertama dimaksud yang fokusnya pada persepsi masyarakat,” ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, Rosetyati Retno Utami, Peneliti Ahli Madya, Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, menyampaikan bahwa penelitian tentang ‘Quantifying Medicine Usage and Unveiling Disposal Practices: Environmental Concerns and Public Perceptions in the River Basin Households’, merupakan penelitian tahap pertama untuk menggali persepsi risiko masyarakat dalam membuang sisa obat-obatan dan estimasi penggunaan obat skala rumah tangga. Sasaran penelitiannya masyarakat, bukan air sungai Citarum.

“Riset kami ini terbagi dalam dua tahap, dan ini baru hasil di tahap pertama, yakni terkait persepsi masyarakat dalam membuang sisa obat-obatan. Dalam webinar maupun statement di laman BRIN tidak kami sebutkan pencemaran APIs (Active Pharmaceutical Ingredients) di Sungai Citarum, karena memang kami baru akan melakukan pengukuran konsentrasi APIs di Sungai Citarum rencananya pada kegiatan riset di tahap kedua,” tutur Retno.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hepatitis Misterius, Meski Tak Ada Kasus Jabar Waspada

    Hepatitis Misterius, Meski Tak Ada Kasus Jabar Waspada

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat saat ini masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan terkait penanganan kasus hepatitis misterius yang terjadi belakangan ini. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan, kasus hepatitis yang menewaskan tiga anak di Jakarta masih berada di isu nasional. Sejauh ini Kemenkes belum memberikan arahan spesifik kepada pemda. ”Hepatitis masih […]

  • Baznas-Polres Mateng Bersinergi Mengawal Pendistribuan Zakat Fitrah

    Baznas-Polres Mateng Bersinergi Mengawal Pendistribuan Zakat Fitrah

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, EKSPOSSULBAR.CO.ID — Ketua Baznas Mamuju Tengah (Mateng) Hamsa, SE melakukan audiensi kepada Kapolres Mateng AKBP Amry Yudhy S, S.I.K, MH. Berlangsung di kantor Polres Mateng, pada Senin 18 April 2022. Dalam audiensi itu, Hamsa, menyampaikan perlu adanya sinergisitas antara lembaga Baznas bersama Polres dalam mengawal berjalannya penerimaan Zakat Fitrah dibulan Ramdhan ini. “Kami […]

  • Kuasa Hukum Petani Laporkan Astra Agro ke Kejati Sulbar: Dugaan Korupsi, Perambahan Hutan, dan Perampasan Lahan Masyarakat

    Kuasa Hukum Petani Laporkan Astra Agro ke Kejati Sulbar: Dugaan Korupsi, Perambahan Hutan, dan Perampasan Lahan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 169
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Nama besar PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) kembali menjadi sorotan tajam. Perusahaan raksasa yang selama ini dikenal sebagai pelopor industri sawit ramah lingkungan, kini diduga melakukan berbagai pelanggaran serius di wilayah Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Tak tanggung-tanggung, dugaan yang mencuat meliputi penguasaan lahan tanpa HGU, perambahan kawasan hutan, penghindaran pajak, hingga […]

  • Berkat Mediasi Polres Majene, Perkelahian Remaja di Majene Berakhir Damai

    Berkat Mediasi Polres Majene, Perkelahian Remaja di Majene Berakhir Damai

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 176
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAJENE – Kasus perkelahian antarwarga yang terjadi di area pekuburan Islam Pettoanginan, Kabupaten Majene, berhasil diselesaikan secara damai berkat mediasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Insiden ini melibatkan dua remaja dari Lingkungan Lembang dan Kecamatan Sendana, dan sempat memicu ketegangan antar kelompok warga. Namun, berkat pendekatan problem solving yang diterapkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Lembang, […]

  • Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan MBG di Binuang, Pemprov Sulbar Pastikan Anak Aman

    Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan MBG di Binuang, Pemprov Sulbar Pastikan Anak Aman

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 67
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat menangani dugaan kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan di wilayah Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, sebagai bentuk komitmen melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Quick Wins Gubernur Sulbar Suhardi Duka yakni Sulbar Sehat. Pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar […]

  • Salurkan DAK 2019, Dispora Pasangkayu Libatkan TP4D

    Salurkan DAK 2019, Dispora Pasangkayu Libatkan TP4D

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 370
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasangkayu mulai menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2019 ke sekolah SD dan SMP. Penyaluran dan penandatanganan kontrak secara simbolis dilakukan diruang pola kantor Bupati Pasangkayu, Kamis 27 Juni. Dalam penyaluran DAK fisik 2019, Dispora Pasangkayu melibatkan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari […]

expand_less