Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Negara Dalam Cengkeraman Kekuasaan Prabowo

Negara Dalam Cengkeraman Kekuasaan Prabowo

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Oleh: Hasri Jack (Praktisi Hukum)

DALAM negara hukum, kekuasaan bukanlah tameng. Ia justru objek yang harus diawasi, dibatasi, dan jika menyimpang diadili.

Apa yang sedang terjadi hari ini menunjukkan satu gejala berbahaya: kekuasaan berjalan tanpa kendali, tanpa transparansi, dan tanpa akuntabilitas yang memadai. Program-program negara digelontorkan dengan anggaran besar, tetapi mekanisme pengawasan dilemahkan, proses pengadaan tidak terbuka, dan publik tidak diberi ruang untuk menguji.

Ini bukan lagi sekadar persoalan kebijakan. Ini adalah dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan keuangan negara.

Dalam rezim hukum tindak pidana korupsi, penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merugikan keuangan negara adalah delik. Artinya, tidak perlu menunggu kerugian itu selesai terjadi cukup ada indikasi penyimpangan dalam prosesnya, maka hukum wajib bekerja.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi titik krusial. Anggaran triliunan rupiah dihabiskan untuk program konsumtif harian, tanpa transparansi yang layak, tanpa indikator keberhasilan yang terukur, dan tanpa jaminan dampak jangka panjang.

Ini bukan sekadar kebijakan lemah.
Ini berpotensi menjadi konstruksi sistemik pemborosan anggaran yang membuka ruang korupsi berjamaah.

Jika mekanisme pengadaan tidak terbuka, jika distribusi anggaran tidak bisa diaudit publik secara real time, maka seluruh rantai kebijakan ini layak diseret ke dalam proses hukum.

Hal yang sama terjadi pada skema Koperasi Desa Merah Putih bersama Agrinas. Program yang dipaksakan secara top-down, seragam, dan terpusat ini bertentangan dengan prinsip hukum koperasi sebagai gerakan rakyat. Ketika negara memaksakan struktur ekonomi tanpa partisipasi, lalu mengalirkan anggaran tanpa kontrol, maka itu bukan pemberdayaan itu adalah potensi penyimpangan anggaran yang terorganisir.

Program ini bukan hanya keliru secara konsep. Ia berpotensi bermasalah secara hukum.

Di sektor pesisir, Kampung Nelayan Merah Putih kembali menunjukkan pola klasik: proyek besar, anggaran besar, dampak kecil. Yang dibangun adalah simbol, bukan solusi.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Strategis Wagub Sulbar-Menag RI: Bahas Program Keagamaan Hingga Haji

    Pertemuan Strategis Wagub Sulbar-Menag RI: Bahas Program Keagamaan Hingga Haji

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 159
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, melakukan kunjungan silaturahmi ke Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, pada Selasa siang, 6 Mei 2025, di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, Salim didampingi oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Muhammad Zain, yang juga menjabat sebagai Ketua Kerukunan […]

  • Dinkes Sulbar dan TP PKK Perkuat Kolaborasi di HKG ke-53: Fokus pada Program Promotif-Preventif

    Dinkes Sulbar dan TP PKK Perkuat Kolaborasi di HKG ke-53: Fokus pada Program Promotif-Preventif

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 118
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dr. Nursyamsi Rahim menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Sulbar, Senin 21 Juli 2025. Bertempat di Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Harsinah Suhardi. Dalam […]

  • Pemkab Genjot Pembenahan Infrastruktur Pelabuhan Pasangkayu

    Pemkab Genjot Pembenahan Infrastruktur Pelabuhan Pasangkayu

    • calendar_month Sel, 17 Jul 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 442
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU — Sejak rampung dibangun beberapa tahun silam, Pelabuhan Pasangkayu yang terletak di Desa Pangiang Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, secara perlahan mulai bisa di fungsikan. Beberapa tahun kedepan pelabuhan yang berstatus pelabuhan nasional itu, ditarget bisa difungsikan secara maksimal. Pembenahan-pembenahanpun terus dilakukan. Terutama terkait infrastruktur jalan menuju pelabuhan yang dinilai belum memadai. Wakil Bupati […]

  • Wagub Sulbar Tinjau Pelabuhan Tanasa, Potensi Besar untuk APBD Daerah

    Wagub Sulbar Tinjau Pelabuhan Tanasa, Potensi Besar untuk APBD Daerah

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 94
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, PASANGKAYU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S. Mengga, memanfaatkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pasangkayu dengan meninjau Pelabuhan Tanasa pada Minggu, 20 April 2025. Di lokasi, Wagub Sulbar berdialog dengan sejumlah pelaku usaha dan tokoh pemerhati pembangunan Pasangkayu. Salim menegaskan, Pelabuhan Tanasa merupakan salah satu potensi strategis Sulbar yang perlu dikelola secara optimal […]

  • Persiapan KTT Ke-43 ASEAN Diharap Sudah Siap 100 Persen pada September

    Persiapan KTT Ke-43 ASEAN Diharap Sudah Siap 100 Persen pada September

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 118
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Kesiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN diharap sudah siap. Hal tersebut diutarakan oleh Presiden Ri Joko widodo, Selasa, 8 Agustus 2023. KTT tersebut rencananya akan digelar pada bulan September 2023. “Ini semuanya sudah direncanakan, semuanya sudah disiapkan, dan kita harapkan nanti pada saat KTT ASEAN semuanya sudah 100 persen siap […]

  • Terima Kunjungan Chief Executive Hong Kong, Presiden Bahas Tiga Poin Ini

    Terima Kunjungan Chief Executive Hong Kong, Presiden Bahas Tiga Poin Ini

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 116
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Chief Executive Hong Kong John Lee di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/7/2023). Dilansir dari infopublik.id, dari siaran pers, Presiden Jokowi menyampaikan tiga hal, yakni soal investasi, perdagangan, hingga perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong. “Pertama, terkait dengan masalah investasi, intinya Bapak Presiden menyampaikan […]

expand_less