Inovasi Minyak Makan Merah Dapat Sejahterakan Petani Sawit

JAKARTA, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Kepala Center of Digital Economy and SME’s Indef, Eisha M Rachbini, menyambut baik inovasi yang terus dikembangkan pemerintah di bidang pengelolaan produk turunan minyak kelapa sawit, yakni Minyak Makan Merah.

Rencananya, pemerintah akan membangun dan mengolah minyak makan merah (M3) atau Red Palm Oil (RPO). Dimana pengembangannya dilakukan melalui koperasi di enam provinsi masing-masing Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

“Memang minyak sawit ini turunannya banyak sekali yang bisa dikembangkan. Kalau misalnya sekarang dikembangkan minyak makan merah itu bagus, terutama untuk produksi skala kecil, kalau saya lihat ini melalui koperasi tentu sangat bagus,” terang Eisha kepada wartawan, Kamis (21/07/2022).

BACA JUGA:  Pemprov Sulbar Gelar Pasar Murah di Sekitaran Stadion Manakarra, Pergerakan Harga Beras Alami Penurunan

Ia mengakui, produk turunan minyak sawit ini masih butuh proses yang tidak pendek. Sebab selain inovasi dengan melibatkan instansi pemerintah dan pihak terkait, hasilnya juga perlu disosialisasikan dengan baik agar nantinya benar-benar diterima masyarakat.

Bukan apa-apa, kata Eisha, sebab selama ini masyarakat sudah kadung terbiasa mengkonsumsi minyak goreng curah dan atau kemasan. Jika ada produk baru dengan jenis yang tidak terlalu beda, tentu membutuhkan waktu untuk penyesuaiannya.

BACA JUGA:  Talkshow Inkubator Bisnis : Akselerasi UMKM Lokal Menuju Mamasa Mamase dan Sulbar Berdaya

“Piloting ini kan baru berjalan, bagaimana nantinya baik pemasarannya sampai misalnya ke tangan konsumen, akan diuji masyarakat. Secara bisnis ini bagus, tetapi kita akan melihat, apakah nantinya bisa benar-benar menyerap konsumen,” sebut Eisha.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki sebelumnya menyebut pengolahan minyak makan merah (Red Palm Oil/RPO) hanya boleh dilakukan melalui koperasi. Untuk industri tetap fokus pada mengolah minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO).