Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Inovasi Minyak Makan Merah Dapat Sejahterakan Petani Sawit

Inovasi Minyak Makan Merah Dapat Sejahterakan Petani Sawit

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
  • comment 0 komentar

Eisha menyatakan, inovasi memang harus terus dilakukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani sawit. Terlebih inovasi baru ini disebut-sebut bisa mendorong produktifitas petani sekaligus memberikan nilai tambah. Dan lagi, produk turunan sawit bisa dikatakan banyak sekali yang bisa dimanfaatkan.

“Sawit ini jadi produk turunannya banyak sekali, bisa di hilirisasi, potensi cabangnya banyak. Bisa dikatakan, dia masih bisa diolah dari biji sampai ampasnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Menkop UKM Teten Masduki dalam keterangan resminya Senin 4 Juli 2022 mengungkapkan pengembangan SNI produk baru Minyak Makan Merah dilakukan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

“Adanya inovasi minyak makan merah ini akan mewujudkan kemandirian sawit rakyat melalui hilirisasi produksi sawit dari TBS ke CPO, dan dari CPO ke minyak makan merah oleh koperasi untuk meningkatkan nilai tambah petani sawit,” kata dia.

Pihaknya berharap, inisiasi pengembangan pengelolaan minyak makan merah ini dapat berjalan dengan baik karena tahapan diawali dengan adanya inovasi. Selanjutnya terbangunnya kolaborasi untuk kemudian mengakselerasi dari berbagai pihak, sehingga dapat memberikan hasil sesuai yang diharapkan bersama.

Diketahui pula, Indonesia merupakan negara produsen terbesar minyak sawit dunia dengan total produksi minyak sawitnya mencapai 50 juta ton per tahun. Data Kementerian Pertanian mencatat bahwa dari 16,381 juta hektare kebun sawit Indonesia, 41 persen di antaranya dikuasai oleh petani sawit rakyat. Namun, hilirisasi kelapa sawit oleh rakyat tersebut belum optimal.

Dengan total produksi sawit Indonesia menembus 50 juta ton per tahun, Indonesia menjadi negara produsen terbesar minyak sawit dunia. Namun demikian, tingkat produktivitas rata-rata per tahun baru mencapai 2,3 persen, masih rendah dibandingkan Malaysia yang sudah mencapai 6,49 persen per tahun dan Thailand sebesar 29,17 persen per tahun, dengan kualitas bibit tanaman bersertifikat. (lp)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senter KIM Jangkau Mamasa, Suraidah Bahas Digitalisasi dan Pendidikan Masa Depan

    Senter KIM Jangkau Mamasa, Suraidah Bahas Digitalisasi dan Pendidikan Masa Depan

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Dia menyebut, sekitar 40 persen aktivitas generasi Z dan milenial kini sudah terkoneksi dengan internet. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang bukan hanya fokus pada teknologi, tetapi juga menumbuhkan nilai nasionalisme, kebinekaan, hingga penanaman nilai-nilai budaya. Hal itu dapat dimulai dari lingkungan keluarga, orang tua, guru, institusi pendidikan hingga komunitas, untuk bersama-sama membangun membangun kesadaran […]

  • Beri Tausiah di UGM, Ridwan Kamil: Positive Mind Create Positive Life, Memimpinlah Dengan Niat Ibadah

    Beri Tausiah di UGM, Ridwan Kamil: Positive Mind Create Positive Life, Memimpinlah Dengan Niat Ibadah

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 208
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil salat tarawih berjemaah dan memberikan tausiah di Masjid Kampus UGM, Yogyakarta, Selasa (5/4/2022). Dalam tausiahnya, ia mendoakan jemaah, yang mayoritas merupakan mahasiswa, dapat menjadi pemimpin masa depan yang baik dan meniatkannya sebagai ibadah . “Ini adalah kerinduan setelah dua tahun tidak ada tarawih secara berjemaah. Kepada mahasiswa, saya […]

  • Kapolda Sulbar Jadi Pembicara Rapat Evaluasi Perkembangan Politik

    Kapolda Sulbar Jadi Pembicara Rapat Evaluasi Perkembangan Politik

    • calendar_month Jum, 8 Jun 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Dimana dari hasil penilaian pilkada sulbar 2017 lalu menunjukkan sulbar sebagai pelaksana terbaik satu-satunya di Indonesia, maulai dari keamannnya, pengawasannya, baik pelaksanaannya, tutur kapolda Kedepan kita semua akan menghadapi proses demokrasi yang tidak ada putus-putusnya dimulai dari Pilkada tahun ini yang diselenggarakan di dua kabupaten yaitu abupaten Mamasa dan kabupaten Polman, selanjutnya 2019 memasuki pileg […]

  • Manajemen Keuangan Pemdaprov Jabar Jadi Percontohan Nasional

    Manajemen Keuangan Pemdaprov Jabar Jadi Percontohan Nasional

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Manajemen kuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan dijadikan percontohan nasional khususnya dalam pendanaan obligasi daerah. Hal ini terungkap usai pertemuan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Senin (3/7/2023). Ditemui usai pertemuan, Gubernur Ridwan Kamil mengatakan, manajemen keuangan Pemda Provinsi Jabar dianggap sangat baik sehingga […]

  • Pura-Pura Minta Tumpangan, Sopir Malah Ditodong Sebilah Badik

    Pura-Pura Minta Tumpangan, Sopir Malah Ditodong Sebilah Badik

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 161
    • 0Komentar

    “Pelaku melakukan Curas dengan cara berpura-pura menghentikan mobil yang mengarah ke provinsi Sulteng, Palu dan meminta bantuan tumpangan. Saat mobil berhenti, pelaku langsung mengancam sopir dan karnet dengan menodongkan senjata korek dan sebilah badik. Kemudian memaksa supir untuk turun dari mobil truk dan menggeledah seisi barang barang milik korban,” ujar AKBP Leo. Ditempat yang sama […]

  • Digitalisasi Jadi Keharusan, Suhardi Duka: OPD yang Tak Ikut Bakal Tertinggal

    Digitalisasi Jadi Keharusan, Suhardi Duka: OPD yang Tak Ikut Bakal Tertinggal

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Ia juga mendorong sinergi dengan kabupaten, terutama soal penerimaan daerah yang dibagi antara provinsi dan kabupaten. “Ada bagiannya Pak Bupati, ada bagiannya provinsi. Jadi dengan sistem ini, saat masuk bagiannya, provinsi masuk ke kas provinsi, dan bagiannya bupati juga masuk ke kas bupati. Jadi enak,” jelas Suhardi. Salah satu sektor yang disebut punya potensi besar […]

expand_less