Ini Penjelasan Tim Gugus Terkait Bantuan Mahasiswa Pasangkayu

Sementara Sekretaris Gugus Tugas Firman meluruskan persepsi publik tentang bantuan mahasiwa ini.

Kata dia, bantuan untuk mahasiswa Pasangkayu yang berada diluar daerah itu, berangkat dari keprihatinan Bupati Agus Ambo Djiwa terhadap para mahasiswa Pasangkayu yang sedang menempuh pendidikan di daerah lain pada masa pandemi. Sekaligus bentuk apresiasi bagi mahasiswa yg tidak mudik lebaran.

Bantuan yang bakal disalurkan pada awalnya berupa paket sembako, namun dalam perjalanannya, para perwakilan pengurus lembaga mahasiswa meminta bantuan itu dirubah menjadi voucher pulsa. Mereka menilai lebih efektif dan tepat guna.

BACA JUGA:  Pemkesra Sulbar Laksanakan Finalisasi Nota Kesepakatan Bersama Poltekkes Mamuju

” Perlu diketahui dan saya luruskan bahwa persepsi yang berkembang terhadap apresiasi bapak Bupati bagi mahasiswa yang tidak mudik dimasa Pandemi Covid 19 dalam bentuk sembako saat RDP dengan DPRD bulan April lalu. Dimana pimpinan DPRD meneruskan persepsi mahasiswa dan menganggap bantuan biaya hidup yang akan diberikan oleh Pemda, selain sembako juga termasuk biaya kost mahasiswa, dan lain sebagainya” tegas Sekkab Pasangkayu itu.(has)