Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Bahas Pembentukan Pabrik CPO dan RPO Mini Berbasis Koperasi

Pemerintah Bahas Pembentukan Pabrik CPO dan RPO Mini Berbasis Koperasi

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
  • comment 0 komentar

JAKARTA, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Pemerintah membahas hilirisasi produk kelapa sawit, antara lain usulan pembentukan pembangunan pabrik minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan minyak makan merah (red palm oil/RPO) mini berbasis koperasi. Upaya tersebut dilakukan sebagai salah satu solusi untuk menyerap tandan buah segar (TBS) dari petani sawit yang terkadang sulit dijual, harganya rendah, atau petani tidak punya teknologi untuk mengolah sawitnya menjadi CPO dan RPO.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop-UKM) Teten Masduki dalam keterangannya selepas mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/07/2022).

“Pak Presiden tadi sudah menyetujui untuk pembangunan minyak makan merah berbasis koperasi. Ini saya kira akan menjadi solusi karena 35 persen produksi sawit atau CPO ini berasal dari petani mandiri, petani swadaya. Kalau dilihat dari luas lahannya 41 persen lebih. Jadi ini cukup. Saya kira ini juga solusi bagi distribusi minyak makan untuk suplai minyak makan ke masyarakat karena ini minyak makan merah ini sudah diketahui sehat, kandungan proteinnya tinggi, kandungan vitamin A-nya tinggi,” ujar Teten.

Teten menjelaskan, saat ini teknologi produksi untuk minyak makan merah sudah dirancang oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di Kota Medan. Teten berharap PPKS dapat segera membuat detail engineering design (DED) sehingga mesin tersebut bisa segera diproduksi untuk menjadi proyek pilot.

“Nanti ya kita akan putuskan (pilotnya di mana), tapi salah satunya ya tentu Sumatra, Kalimantan, tapi ada koperasi-koperasi yang juga secara keuangan mereka bisa membangun sendiri dengan keuangan dan mereka juga kan koperasi ini punya anggota cukup besar dan anggotanya juga UMKM kan. Jadi saya optimistis minyak makan merah ini karena sehat dan juga bisa lebih murah, ini bisa diterima oleh pasar,” ungkap Teten.

Menurut Teten, pihaknya mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar pada Januari 2023 pembangunan pabrik CPO dan RPO berbasis koperasi ini sudah dimulai. Teten menargetkan PPKS bisa menyelesaikan DED-nya paling lambat pada Agustus 2022 mendatang. Apabila telah selesai maka bisa langsung masuk ke tahap produksi dengan melibatkan BUMN maupun swasta.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab-IBI Pasangkayu Mesti Sinergi

    Pemkab-IBI Pasangkayu Mesti Sinergi

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 343
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Pemkab Pasangkayu dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pasangkayu diharap semakin sinergi. Itu disampaikan Sekkab Firman saat menutup Muscab IBI Pasangkayu ke IV, Senin 9 November. Kata dia, peningkatan sinergitas penting dilakukan untuk semakin memperpaiki pelayanan dibidang kesehatan. IDI diminta proaktif memberi masukan untuk perumusana RPJMD pemkab di periode berikutnya. ” IDI saya harap bisa […]

  • Distapang Sulbar Perkuat Peran TPID dan GERSAHARUM dalam Upaya Pengendalian Inflasi Daerah

    Distapang Sulbar Perkuat Peran TPID dan GERSAHARUM dalam Upaya Pengendalian Inflasi Daerah

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 171
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Dalam rangka memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah, Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Sulbar terus berperan aktif bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulbar melalui berbagai langkah strategis yang melibatkan lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag). Melalui forum koordinasi rutin TPID Sulbar, Distapang bersama Diskoperindag memfasilitasi pertemuan antara distributor […]

  • Mamuju Terima Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Pratama

    Mamuju Terima Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Pratama

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 159
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Kabupaten Mamuju akhirnya menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Rabu, 26 Juli 2023. Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang dinilai telah mampu melakukan perencanaan dan penetapan serta pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada hak dan kewajiban anak ini diterima kabupaten […]

  • Wakapolda Sulbar Hadiri Upacara HUT ke-80 RI di Anjungan Manakarra, Lanjutkan dengan Pemberian Remisi di Rutan Mamuju

    Wakapolda Sulbar Hadiri Upacara HUT ke-80 RI di Anjungan Manakarra, Lanjutkan dengan Pemberian Remisi di Rutan Mamuju

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 192
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Suasana ceria dan penuh semangat kemerdekaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Minggu (17/8/25). Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Hari Santoso, turut hadir dalam upacara Detik-Detik Proklamasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat. Upacara tersebut juga dihadiri oleh seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan […]

  • Inspektorat Sulbar Matangkan Draft Nota Kesepakatan dengan KPK

    Inspektorat Sulbar Matangkan Draft Nota Kesepakatan dengan KPK

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 66
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti rapat internal secara daring melalui Zoom Meeting dalam rangka pembahasan Draft Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Rapat berlangsung, Jumat, 27 Maret 2026, dihadiri oleh Inspektur Pembantu Khusus Khairani bersama Tim […]

  • Lantik CPNS, Bupati Pasangkayu Ingatkan Kewajiban Abdi Negara

    Lantik CPNS, Bupati Pasangkayu Ingatkan Kewajiban Abdi Negara

    • calendar_month Sen, 29 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 468
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa melantik 80 orang CPNS meliputi tenaga bidan PTT 71 orang, penyuluh 4 orang, dan STTD Perhubungan 5 orang. Plus melantik pejabat esalon IV 5 orang. Pelantikan berlangsung diruang pola kantor bupati Pasangkayu, Senin 29 Oktober. Hadir pula Wakil Bupati Pasangkayu Muhammad Saal dan para unsur pimpinan Forkopimda. Dalam […]

expand_less