Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sandiaga Uno, Kolaborasi Masyarakat Bangkitkan Desa Wisata Tondok Bakaru

Sandiaga Uno, Kolaborasi Masyarakat Bangkitkan Desa Wisata Tondok Bakaru

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 22 Okt 2022

Mamasa, EKSPOSSULBAR.CO.ID– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong masyarakat membangkitkan Desa Wisa Tondok Bakaru di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat untuk membuka peluang usaha berkelanjutan.

Kehadiran Sandiaga uno di Mamasa  mengapresiasi keberhasilan Desa Wisata Tondok Bakaru yang sukses masuk 50 besar terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 dengan mengandalkan potensi budaya dan kekayaan alamnya

“Keunikan Desa Tondok Bakaru, keindahan alamnya luar biasa. Alamnya sejuk dan mata kita dimanjakan dengan hijaunya hamparan sawah,” kata Sandiaga Uno, dalam keterangan persnya di Desa Tondok Bakaru belum lama ini

Desa wisata tersebut telah melalui uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa. Mereka nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf.

Rombongan Menteri tiba di titik drop off disambut dengan prosesi pengalungan Sambu Bembe (sarung tenun Mamasa, Red). Kemudian, seromonial Singgi (sambutan berbahasa Mamasa, Red) oleh To ma’ singgi’ atau tetua adat Mamasa. Kopi Mamasa menjadi suguhan pembuka sebagai bagian dari tradisi penyambutan. Kemudian, Mas Menteri mendengarkan  presentasi yang dipaparkan oleh kepala desa dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Dalam sambutannya, Sandiaga Uno menjelaskan tujuan desa wisata adalah untuk mempromosikan desa baik ke wisatawan nasional maupun internasional. ”Karena itu, kita membawa tim kreatif yang tidak hanya skala nasional tapi Asia,” imbuh Mas Menteri.

Majunya Desa Wisata Tondok Bakaru harus mampu menciptakan lapangan kerja, khususnya petani Anggrek yang menjadi daya tarik,” ujar Sandiaga Uno

Lebih jauh Menteri Menparekraf juga memastikan, akan menampilkan produk ekonomi kreatif Tondok Bakaru di Asean Tourism Forum yang akan digelar di Yogyakarta.

”Tondok Bakaru memiliki potensi wisata luar biasa. Kemudian pertanian  untuk kopi dan holtikultura. Namun, perkembangannya sangat lambat karena keterbatasan anggaran dan SDM,” kata Bupati Mamasa Ramlan Badawi.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi X Arwan M. Aras S berharap, kedatangan Mas Menteri mampu membangkitkan pariwisata di Sulbar, khususnya di Mamasa. Dia juga mengimbau, agar masyarakat sekitar, Pemda dan Pemprov berkolaborasi. ”Harus berkolaborasi, karena tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” jelasnya.

Lalu, Menteri dan rombongan berjalan kaki menuju pusat suvenir. Selama perjalanan, Mas Menteri melihat tarian Bulu Londong dan persembahan musik bambu. Kunjungan dilanjutkan berjalan kaki meninjau galeri souvenir dan membeli produk-produk UMKM dari Desa Tondok Bakaru.

Sandiaga Uno juga berfoto dengan pakaian tradisional Bulu Londong dan menuju eduwisata tanaman Anggrek. Di tempat itu, rombongan dihibur oleh Mamasa Oikumene Singers (Mois) dan Tarian Malluya. Taman Anggrek merupakan ikon desa wisata Tondok Bakaru.

Bicara soal potensi wisata, Desa Tondok Bakaru sangat komplet. Desa ini terletak tepat di bawah kaki Gunung Mambulilling yang merupakan salah satu gunung tertinggi di Sulawesi Barat. Selain itu, Desa Tondok Bakaru juga merupakan desa terakhir sebelum memasuki Taman Nasional Gandang Dewata. Desa ini memiliki enam Dusun dengan jumlah penduduk 2386 jiwa, mayoritas penduduknya merupakan petani.

Desa Tondok Bakaru berjarak sekitar satu kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Mamasa. Rute menuju desa itu dapat dilalui dengan menggunakan sepeda motor, mobil, maupun bus pariwisata dengan waktu tempuh sekitar 5 menit dari kota Kabupaten Mamasa.

Wisata Tanaman Angrek memang ikon yang telah melekat di desa tersebut. itu berawal sejak 2017. Sejumlah pemuda desa memulai budidaya tanaman Anggrek Andemik Mamasa hal itu dilakukan guna mendorong perekonomian masyarakat. Pembudiyaan tanaman anggrek itu terus berkembang dari tahun ke tahun hingga semakin banyak warga dan pemuda di desa ini yang melakoni pekerjaan sebagai pembudidaya Anggrek. Kemudian, mereka membentuk Komunitas Tondok Bakaru Orchid (KTO) pada tahun 2018.

Ada pula objek wisata hutan pinus Bukit Lenong. Obyek wisata ini juga dikelola secara mandiri masyarakat desa dengan menawarkan keindahan kawasan hutan pinus dengan luas 2 hektar hingga menjadi kawasan wisata outdoor. Di lokasi ini, terdapat 3 tingkatan deretan pohon pinus yang tertata rapi dan menjulang tinggi hingga melahirkan jalan-jalan rindang serta pemandangan alam yang hijau yang memberikan suasana segar dan sejuk bagi para pengunjung. Bagi wisatawan tidak perlu bingung untuk menginap. Di sini tersedia 11 homestay dengan tarif Rp 250 – 400 ribu per kamar. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jabar Instruksikan OPD Segera Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan BPK

    Wagub Jabar Instruksikan OPD Segera Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan BPK

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 606
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Exit Meeting Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Barat, di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate, Kota  Bandung, Rabu (18/05/2022). Wagub mengapresiasi BPK Perwakilan Jabar yang telah menyerahkan hasil audit terhadap dua obyek pemeriksaan, yakni pemeriksaan terinci Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021 dan […]

  • Pemkesra Sulbar Terima Kunjungan PT Jamkrindo, Bahas Pelaksanaan TJSL Jamkrindo

    Pemkesra Sulbar Terima Kunjungan PT Jamkrindo, Bahas Pelaksanaan TJSL Jamkrindo

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 175
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Cabang Mamuju menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk membahas penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini berfokus pada pemberian bantuan pendidikan bagi siswa Sekolah Dasar di wilayah Sulawesi Barat, Kamis 18 Juni 2026. […]

  • Plt Kadinkes Sulbar Hadiri Bakti Sosial Alumni Fakultas Kedokteran UMI 2003 di Puskesmas Campalagian

    Plt Kadinkes Sulbar Hadiri Bakti Sosial Alumni Fakultas Kedokteran UMI 2003 di Puskesmas Campalagian

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 255
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menghadiri kegiatan Bakti Sosial yang diselenggarakan oleh Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Angkatan 2003 di Puskesmas Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu 29 November 2025. Bakti Sosial ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara institusi kesehatan, alumni kedokteran, dan pemerintah […]

  • Rekomendasi LKPJ Diharap Mengarah Keperbaikan Kebijakan Publik

    Rekomendasi LKPJ Diharap Mengarah Keperbaikan Kebijakan Publik

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 563
    • 0Komentar

    PASANGKAYU– Setelah sempat memanas, pembahasan LKPJ Pemkab 2020 di DPRD Pasangkayu telah memasuki tahap akhir. DPRD bakal melakukan pembahasan internal untuk mengeluarkan rekomendasi. Itu terungkap saat rapat bersama tim Pansus LKPJ dengan tim penyusun LKPJ, Rabu 28 April. Sekkab Firman yang hadir dalam pertemuan itu mengapresiasi dinamika selama pembahasan LKPJ di DPRD. Kata dia, apa […]

  • Penyusunan RAD-KSB 2026–2029, Disbun Sulbar Laksanakan Rapat Identifikasi dan Pendataan Program Kegiatan

    Penyusunan RAD-KSB 2026–2029, Disbun Sulbar Laksanakan Rapat Identifikasi dan Pendataan Program Kegiatan

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 92
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Identifikasi dan Pendataan Program/Kegiatan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB), Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sulawesi Barat tahun 2026-2029, sebagai upaya mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang produktif, […]

  • DTPHP Sulbar Kunjungi PT Charoen Pokphand Indonesia, Bahas Peluang Kemitraan Jagung dan Peternakan

    DTPHP Sulbar Kunjungi PT Charoen Pokphand Indonesia, Bahas Peluang Kemitraan Jagung dan Peternakan

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 226
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan official meeting dengan jajaran direksi PT Charoen Pokphand Indonesia di kantor Feedmill Makassar, yang beralamat di Jl. Kima XVII Kav DII Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah […]

expand_less