Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Resmi Naikkan Tarif Cukai Rokok 10 Persen, Ini Alasannya

Pemerintah Resmi Naikkan Tarif Cukai Rokok 10 Persen, Ini Alasannya

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
  • comment 0 komentar

Keputusan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat mengenai bahaya merokok.

“Saat ini, kita juga akan terus menggunakan instrumen cukai di dalam rangka untuk bisa mengendalikan produksi, dan sekaligus juga untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat mengenai bahaya merokok,” tambahnya.

Meski demikian, lanjut Menkeu, pemerintah juga memperhatikan beberapa aspek pada industri rokok yang harus dipertimbangkan dalam pengambilan kebijakan tersebut.

“Kita juga memahami bahwa industri rokok memiliki aspek tenaga kerja dan juga dari sisi pertanian, dari sisi hasil tembakau, yang juga harus dipertimbangkan secara proporsional. Selain itu, di dalam penetapan cukai tembakau juga perlu diperhatikan mengenai penanganan rokok ilegal, yang akan semakin meningkat apabila kemudian terjadi perbedaan tarif dan juga meningkatkan dari sisi cukai rokok tersebut,” jelas Sri Mulyani.

Terdapat tiga aspek yang menjadi bahan pertimbangan pemerintah, yakni penurunan prevalensi anak-anak merokok sebesar 8,7 persen sesuai dengan target RPJMN, konsumsi rokok merupakan konsumsi kedua terbesar dari rumah tangga miskin (12,21 persen untuk masyarakat miskin perkotaan dan 11,63 persen untuk masyarakat pedesaan), serta rokok menjadi salah satu risiko meningkatkan stunting dan kematian.

Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai guna mengendalikan baik konsumsi maupun produksi rokok. Ia berharap kenaikan cukai rokok dapat berpengaruh terhadap menurunnya keterjangkauan rokok di masyarakat.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, di mana kita menaikkan cukai rokok yang menyebabkan harga rokok meningkat, sehingga affordability atau keterjangkauan terhadap rokok juga akan makin menurun. Dengan demikian diharapkan konsumsinya akan menurun,” ucapnya. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diikuti 6 Negara, Tim Kesenian Sulbar Tampil Gemilang di Festival Folklore Samarinda

    Diikuti 6 Negara, Tim Kesenian Sulbar Tampil Gemilang di Festival Folklore Samarinda

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Pengendalian Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Sulbar, Andi Saiful Rauf, mengatakan partisipasi ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan ragam budaya Sulbar ke mata dunia. “Ini festival internasional yang diikuti enam negara. Kami bersyukur bisa ambil bagian dan memperkenalkan budaya kita di Samarinda,” ujarnya. Andi Saiful juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur […]

  • Pemerintah Diminta Tindak Tegas Produsen Minyakita Jual Tidak Sesuai Takaran

    Pemerintah Diminta Tindak Tegas Produsen Minyakita Jual Tidak Sesuai Takaran

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 349
    • 0Komentar

     Maka, tegasnya, perlu audit menyeluruh agar para produsen Minyakita yang terbukti curang mendapatkan sanksi tegas.  “Saya mendorong Kementerian Perdagangan dan instansi terkait untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh produsen Minyakita. Jika ditemukan pelanggaran, harus ada sanksi yang tegas, mulai dari peringatan keras hingga pencabutan izin usaha,” tegas wakil rakyat dari Dapil Sumatera Barat II ini. […]

  • Hadapi Tantangan SDA, Bapperida Sulbar Perjuangkan Kepentingan Daerah dalam Revisi Pola WS Palu-Lariang

    Hadapi Tantangan SDA, Bapperida Sulbar Perjuangkan Kepentingan Daerah dalam Revisi Pola WS Palu-Lariang

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 222
    • 0Komentar

    WS Palu–Lariang sendiri memiliki luas 14.506,17 km² dan mencakup lintas provinsi: Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan sebagian Sulawesi Selatan. Potensi air permukaan tercatat 4.361,6 juta m³/tahun, sementara air tanah 0,12 juta m³/tahun. Meski demikian, kebutuhan air baku diproyeksikan melonjak hingga 3.205 liter/detik pada tahun 2035, jauh melampaui ketersediaan saat ini sebesar 1.285 liter/detik. Kepala Bapperida […]

  • Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan di Berbagai Bidang

    Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan di Berbagai Bidang

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABUPATEN BOGOR — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi Kabupaten Bogor yang terus mengalami kemajuan dari berbagai bidang. Hal itu dikatakan Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bogor ke-541, Sabtu (3/6/2023). “Selamat Hari Jadi ke-541 untuk Kabupaten Bogor, kabupaten terbesar dari ukuran jumlah penduduk, […]

  • Resmikan Oetomo Hospital, Pesan Ridwan Kamil: Prioritaskan Layanan Kesehatan bagi Warga Tak Mampu

    Resmikan Oetomo Hospital, Pesan Ridwan Kamil: Prioritaskan Layanan Kesehatan bagi Warga Tak Mampu

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan operasional Oetomo Hospital di Kabupaten Bandung, Sabtu (22/7/2023). Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil berharap, hadirnya layanan kesehatan baru yang ditunjang dengan fasilitas lengkap tersebut mampu meningkatkan derajat kesehatan, khususnya masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung. Menurutnya, pemerintah butuh dukungan swasta dalam menyelesaikan dinamika di masyarakat. “Ini […]

  • Bupati Pasangkayu Canangkan ‘Jumpa Berlian’ dan Car Free Day

    Bupati Pasangkayu Canangkan ‘Jumpa Berlian’ dan Car Free Day

    • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Pun demikian dengan car free day yang diagendakan tiap hari Minggu dengan menempuh rute jalan Moh. Hatta Pasangkayu (ruas jalan disepenjang bibir pantai kota Pasangkayu.red) sejauh sekira tiga kilo meter lebih. Seluruh elemen diharapkan terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. “Gerakan Jumat bersih ini sebenarnya sudah dari dulu kita lakukan, namun baru dicanangkan secara resmi saat […]

expand_less