Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Gubernur Ridwan Kamil Resmikan BRT Berbasis Listrik Kawasan Bandung Raya

Gubernur Ridwan Kamil Resmikan BRT Berbasis Listrik Kawasan Bandung Raya

  • account_circle
  • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
  • comment 0 komentar

KABUPATEN BANDUNG BARAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya rute Padalarang – Leuwi Panjang di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (27/8/2023).

Transportasi massal berbasis listrik tersebut berasal dari bantuan Kementerian Perhubungan dengan total 20 unit. “Hari ini kita resmikan pengoperasian 20 bus dari bantuan Kemenhub dengan rute Padalarang – Leuwipanjang,” ujar Ridwan Kamil.

Kang Emil sapaan akrabnya menuturkan, transformasi transportasi massal berbahan bakar listrik tersebut merupakan komitmen Pemda Provinsi Jabar menghadirkan kendaraan ramah lingkungan, khususnya di kawasan aglomerasi Bandung Raya.

“Transformasi transportasi massal di Bandung Raya sedang kita akselerasi. Inilah masa depan bahwa transportasi massal di Jabar, khususnya bus berbasis listrik. Butuh waktu, tapi OTW ( on the way ) menuju ke sana,” ujar Kang Emil.

Adapun total rute BRT Bandung Raya berjumlah 20 rute melintasi kawasan Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang.

Kang Emil mengatakan, ke-20 rute BRT tersebut belum termasuk penguatan transportasi massal berbasis rel dan kereta gantung  (cable car).

“Total BRT 20 rute digabungkan nanti penguatan transportasi massal berbasis rel dan cable car,” sebutnya.

Gabungan transportasi massal BRT, rel, dan kereta gantung itu diyakini akan meningkatkan penggunaan kendaraan umum masyarakat Bandung Raya dari 14 persen menjadi 50 persen.

“Ini akan mengonversi dari 14 persen warga Bandung Raya yang menggunakan kendaraan umum menjadi minimal 50 persen, itu yang dulu saya paparkan ke Pak Jokowi,” kata Kang Emil.

Ia optimistis dalam kurun waktu 10 sampai 15 tahun ke depan target 50 persen akan tercapai. Anggaran yang dibutuhkan untuk mewujudkan hal itu sebesar Rp100 triliun. “Dalam hitungan 10 sampai 15 tahun mimpi itu akan terwujud dengan total butuh kurang lebih Rp100 triliun,” ucap Kang Emil.

Apabila transformasi transportasi massal ini tidak dilakukan, maka dalam tujuh tahun ke depan diprediksi kemacetan di Bandung Raya akan semakin parah.

“Kalau tidak dilakukan, maka dalam hitungan tujuh tahun ke depan keluar rumah sudah macet total. Jadi ini adalah upaya dari kita terus menghadirkan transportasi massal yang maksimal,” pungkas Kang Emil.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator Pasangkayu Diminta Lebih Disiplin

    Legislator Pasangkayu Diminta Lebih Disiplin

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 453
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU,— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasangkayu menggelar sidang paripurna penandatanganan nota kesepahaman bersama Kebijakan Umum Anggaran- Preoritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2018, Kamis 20 September. Sidang paripurna yang sedianya dimulai pukul 20.00 wita ini mulur hingga sekira satu setengah jam lebih. Tidak hanya itu sidang paripurna sempat diskorsing satu jam lagi, karena jumlah […]

  • BKD Sulbar Rampungkan Penginputan PPPK Paruh Waktu, 4.215 Formasi Diusulkan ke Kemenpan-RB

    BKD Sulbar Rampungkan Penginputan PPPK Paruh Waktu, 4.215 Formasi Diusulkan ke Kemenpan-RB

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 194
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar telah merampungkan proses penginputan data Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Proses ini resmi ditutup pada 25 Agustus 2025, setelah melalui tahapan pembaruan data selama sepekan. Pemprov Sulbar melalui Gubernur Suhardi Duka (SDK) mengusulkan kebutuhan sebanyak 4.215 formasi PPPK Paruh Waktu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur […]

  • Inovasi Layanan Publik Terus Diperkuat, Kepala BPKPD Sulbar Perkenalkan Samsat Malam ‘SAMBONGI’ di Diklat PKA

    Inovasi Layanan Publik Terus Diperkuat, Kepala BPKPD Sulbar Perkenalkan Samsat Malam ‘SAMBONGI’ di Diklat PKA

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Mamuju — Dalam upaya memperkuat inovasi pelayanan publik dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Mohammad Ali Chandra, memperkenalkan inovasi layanan Samsat Malam “SAMBONGI” dalam kegiatan Seminar Implementasi Aksi Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I, yang digelar di Kantor BPSDM Sulbar, Selasa […]

  • Regu 4 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Terus Lakukan Pemantauan Kondisi Cuaca di Wilayah Sulawesi Barat

    Regu 4 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Terus Lakukan Pemantauan Kondisi Cuaca di Wilayah Sulawesi Barat

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 122
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Regu 4 Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Sulbar. Hal ini dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Koordinator Regu 4, M. Ardi […]

  • Pemkab Pasangkayu-BPJS Kesehatan Bahas Perpanjangan MoU

    Pemkab Pasangkayu-BPJS Kesehatan Bahas Perpanjangan MoU

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 275
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Pemkab Pasangkayu dan pihak BPJS Kesehatan duduk bersama membahas rencana perpanjangan MoU untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sekaligus menepis isu polemik yang beredar saat ini. Berlangsung diruang rapat Sekkab Pasangkayu Selasa 12 Mei. Hadir Sekkab Firman, Kepala BPJS Kesehatan Pasangkayu Amiruddin, dan sejumlah kepala OPD. ” Jadi tidak benar kalau disebut kami mau […]

  • Kelas Smart,  Arhamuddin : Penyuluh Bawa Pengetahuan, Tidak Menenteng Bantuan

    Kelas Smart, Arhamuddin : Penyuluh Bawa Pengetahuan, Tidak Menenteng Bantuan

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, ekspossulbar.co.id– Desain inovasi program, dalam proyek perubahan dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Pasangkayu, berdampak positif di masyarakat. Lewat program Kelas Smart, masyarakat disadarkan dengan pola-pola mandiri, tidak lagi berharap bantuan pemerintah yang memicu ketergantungan dan terkesan menambah masalah di masyarakat. Kepala Dinas P2KBP3A Pasangkayu, Arhamuddin mengatakan, […]

expand_less