Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kecantikan dan Kesehatan Kulit Serta Langkah Pencegahan

Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kecantikan dan Kesehatan Kulit Serta Langkah Pencegahan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 1 Sep 2023
  • comment 0 komentar

Para ahli kesehatan menyarankan agar masyarakat Jakarta mulai mencoba melakukan beberapa perubahan dan penyesuaian dalam pola hidup karena situasi ini. Seperti mengenakan masker pernapasan dan membatasi aktivitas di luar ruangan seperti olahraga, berjalan-jalan, dan bermain. Khususnya untuk kesehatan kulit, menurut dokter Abi ada beberapa langkah pencegahan dampak buruk polusi udara yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Membersihkan kulit dengan rutin dan tepat.

Rutin membersihkan kotoran yang menumpuk di wajah ketika bangun dan sebelum tidur. Menggunakan sabun berbahan kimia lembut untuk kulit guna mencegah terjadinya iritasi dan alergi pada kulit serta eksfoliasi dapat dilakukan untuk memaksimalkan upaya menjaga kebersihan kulit. Gunakan juga toner dan pelembap untuk merawat kulit dan mencegah kulit kering.

  • Gunakan tabir surya.

Disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 35 atau lebih ketika beraktivitas di bawah terik matahari, terutama pada pukul 10.00–15.00. Penggunaan tabir surya juga penting untuk mencegah sunburn dan mengurangi risiko terjadinya kanker kulit.

  • Air dan Hidrasi.

Konsumsi cukup air penting untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu dalam proses detoksifikasi tubuh dari zat-zat berbahaya.

  • Konsumsi makanan bergizi dan kaya akan antioksidan.

Asupan nutrisi yang sehat memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dan melawan dampak buruk polusi, seperti buah dan sayuran. Antioksidan adalah senyawa yang melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas yang dihasilkan oleh polusi udara dan faktor lingkungan lainnya. Nutrisi yang kaya akan antioksidan meliputi vitamin C, vitamin E, beta-karoten (provitamin A), selenium, dan zinc. Makanan seperti buah-buahan segar, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak ikan (sumber omega-3) dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan.

ALODOKTER menyarankan masyarakat agar selalu bijaksana untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk menentukan langkah terbaik dalam merawat kulit menghadapi polusi udara. Optimalkan fitur chat dengan dokter di aplikasi ALODOKTER apabila dirasa ada ketidaknyamanan akibat polusi udara.

Fitur ini juga dapat merekomendasikan pemeriksaan jika diperlukan hingga mem bantu untuk booking jadwal pemeriksaannya di klinik atau RS sesuai pilihan. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bihalal dengan Budayawan Sunda, Ridwan Kamil: Kita Sepakat Lestarikan Karya di Majalah Mangle

    Halal Bihalal dengan Budayawan Sunda, Ridwan Kamil: Kita Sepakat Lestarikan Karya di Majalah Mangle

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sepakat dengan budayawan Sunda untuk melestarikan karya pujangga berupa pantun, puisi hingga prosa di Majalah Mangle. Hal itu bertujuan untuk menguatkan kebudayaan Jawa Barat. Menurut Ridwan Kamil Jawa Barat harus menjadi yang terdepan dalam melestarikan identitas yang ada. ”Saya laporkan juga mayoritas 90 persen berita baik, pembangunan […]

  • 10 Petahana Tumbang di Pilkades Pasangkayu

    10 Petahana Tumbang di Pilkades Pasangkayu

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Lebih jauh ia menyampaikan proses pemilihan di 35 desa yang melakukan Pilkades kemarin berjalan aman dan lancar. ” Memang ada sedikit riakan dipemilihan Desa Ako, namun itu hanya sebatas berdebatan para saksi dengan suara keras tentang tafsiran kertas suara sah atau tidak” pungkasnya.(*/)

  • Pemprov Sulbar Bentuk Koperasi untuk ASN, Kelola Mini Market hingga Klinik

    Pemprov Sulbar Bentuk Koperasi untuk ASN, Kelola Mini Market hingga Klinik

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 112
    • 0Komentar

    “Yang penting koperasinya jangan terlalu cari untung. Untuk simpan pinjam cukup 1 persen, sementara untuk barang kebutuhan pokok keuntungannya berkisar 5 hingga 10 persen,” jelas Suhardi. Ia optimistis koperasi ini akan berkembang, meskipun dijalankan dengan konsep yang sederhana. “Penekanannya, ASN wajib menjadi anggota,” tegasnya. (rls/*)

  • Sebulan Penuh Satpol PP Pasangkayu Tertibkan Ternak Liar

    Sebulan Penuh Satpol PP Pasangkayu Tertibkan Ternak Liar

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Sambung dia, hewan ternak yang didapati berkeliaran akan segera ditangkapi. Tidak akan dikembalikan kepada sang pemilik sampai yang bersangkutan bersedia menandatangani surat pernyataan yang isinya si empunya ternak bersedia memelihara ternak dengan baik dan tidak membiarkannya berkeliaran. Selama ternak tersebut belum diambil, sang pemilik akan didenda Rp. 100.000 perhari per satu ekor ternak. “ Kalau […]

  • 2 Calon Taruna Akpol tak Penuhi Syarat, Kapolda Sulbar Beri Semangat

    2 Calon Taruna Akpol tak Penuhi Syarat, Kapolda Sulbar Beri Semangat

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 554
    • 0Komentar

    “Insya Allah tahun depan adik-adik masih bisa mendaftar nantinya tetap berdoa dan optimis pada diri sendiri serta lebih tekun lagi dalam belajar semoga kedepannya adik-adik dapat menjadi Anggota Polri yang Baik,” pesan Kapolda Sulbar. (tn/*)

  • DATAKITA, Inovasi Digital Bapperida Sulbar untuk Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Terpadu

    DATAKITA, Inovasi Digital Bapperida Sulbar untuk Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data Terpadu

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ia menambahkan, manfaat DATAKITA mencakup beberapa aspek strategis, antara lain; penyediaan data akurat untuk perencanaan berbasis bukti (evidence-based planning), peningkatan efisiensi anggaran dan koordinasi lintas OPD, serta penyelarasan program lintas pemerintah secara sistematis dan berkesinambungan. Ruang lingkup aksi ini juga mencakup sinkronisasi dan pemutakhiran data DTKS–P3KE, serta fasilitasi penetapan desa atau kelurahan prioritas yang dituangkan […]

expand_less