Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Bahaya Penyalahgunaan Obat Trihexyphenidyl: Obat Saraf yang Bisa Picu Halusinasi dan Ketergantungan Hingga Kematian

Bahaya Penyalahgunaan Obat Trihexyphenidyl: Obat Saraf yang Bisa Picu Halusinasi dan Ketergantungan Hingga Kematian

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
  • comment 0 komentar

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda penyalahgunaan obat ini, segera cari bantuan profesional atau hubungi layanan rehabilitasi terdekat.

Bahaya Penyalahgunaan Obat Trihexyphenidyl

Trihexyphenidyl adalah obat antikolinergik yang biasanya digunakan untuk menangani gejala penyakit Parkinson dan efek samping dari obat antipsikotik, seperti tremor dan kekakuan otot. Meski memiliki manfaat medis yang jelas, obat ini menjadi perhatian serius karena berpotensi disalahgunakan untuk efek psikoaktifnya.

1. Efek Halusinogenik dan Gangguan Mental

    Dalam dosis yang tidak sesuai, Trihexyphenidyl dapat menyebabkan:

    • Halusinasi visual dan auditif (melihat atau mendengar sesuatu yang tidak nyata)
    • Delusi atau keyakinan salah yang tidak sesuai kenyataan
    • Kebingungan dan disorientasi
    • Agitasi atau perilaku agresif

    Efek ini bisa berlangsung selama beberapa jam dan sangat berbahaya, terutama jika pengguna berada di tempat umum atau melakukan aktivitas berisiko tinggi, seperti mengemudi.

    2. Ketergantungan Psikologis

      Walau tidak termasuk golongan narkotika, penyalahgunaan Trihexyphenidyl bisa menimbulkan ketergantungan psikologis. Pengguna mungkin merasa “tenang”, “melayang”, atau “bebas dari stres” setelah konsumsi, yang membuat mereka ingin terus menggunakannya di luar kebutuhan medis.

      3. Dampak Fisik Jangka Panjang

        Penggunaan dalam jangka panjang dan dosis tinggi dapat menyebabkan:

        • Gangguan fungsi kognitif seperti daya ingat menurun dan kesulitan berkonsentrasi
        • Mulut kering berlebihan, gangguan penglihatan, dan konstipasi kronis
        • Risiko kejang, terutama jika digunakan bersama obat lain atau alkohol

        4. Potensi Overdosis

          Overdosis Trihexyphenidyl bisa terjadi, terutama jika diminum bersama zat lain seperti alkohol atau obat psikotropika lainnya. Gejala overdosis meliputi:

          • Detak jantung tidak teratur
          • Kejang
          • Kehilangan kesadaran
          • Kematian dalam kasus ekstrem

          5. Masalah Sosial dan Hukum

            Di beberapa negara, penyalahgunaan Trihexyphenidyl bisa dikenai sanksi hukum karena penggunaannya tanpa resep dokter dianggap pelanggaran. Selain itu, ketergantungan terhadap obat ini dapat menyebabkan:

            • Masalah akademik atau pekerjaan
            • Konflik keluarga dan sosial
            • Isolasi dan penurunan kualitas hidup

            Kesimpulan

            Trihexyphenidyl adalah obat yang efektif bila digunakan sesuai anjuran dokter. Namun, penyalahgunaannya dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Edukasi, pengawasan distribusi obat, serta peningkatan kesadaran masyarakat sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan.

            Jika Anda mencurigai seseorang menyalahgunakan Trihexyphenidyl, segera konsultasikan ke layanan kesehatan atau pusat rehabilitasi terdekat. (*)

            • Penulis: Ekspos Sulbar

            Rekomendasi Untuk Anda

            • BPKPD Sulbar Fokus Evaluasi BPKP: Pastikan Pengelolaan Transfer Fiskal Tahun 2025 Sesuai Prinsip Akuntabilitas

              BPKPD Sulbar Fokus Evaluasi BPKP: Pastikan Pengelolaan Transfer Fiskal Tahun 2025 Sesuai Prinsip Akuntabilitas

              • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
              • account_circle Ekspos Sulbar
              • visibility 180
              • 0Komentar

              “Kami mendukung penuh langkah BPKP dalam memastikan pengelolaan transfer fiskal berjalan sesuai prinsip akuntabilitas. Bagi kami, evaluasi ini bukan sekadar proses pemeriksaan, tetapi momentum untuk memperkuat tata kelola fiskal dan meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah,” ujar Ali Chandra. Ia menambahkan, hasil evaluasi BPKP akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan sistem pelaporan, pengawasan, dan tindak lanjut […]

            • Rp 470,82 Miliar APBN Dukung Perlindungan Sosial Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Apresiasi Komitmen Pusat

              Rp 470,82 Miliar APBN Dukung Perlindungan Sosial Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Apresiasi Komitmen Pusat

              • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
              • account_circle Ekspos Sulbar
              • visibility 112
              • 0Komentar

              Gubernur menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. “APBN ini menjadi penggerak utama pengentasan kemiskinan ekstrem di Sulbar. Kami juga telah menyiapkan tanah untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan berharap PBI dapat ditambah 60.000 peserta untuk mempertahankan program UHC di seluruh Sulbar. Tahun ini kami sudah mengintervensi 5.000 KK miskin ekstrem dan akan terus […]

            • Kuota CPNS Mamuju hanya 201 Formasi

              Kuota CPNS Mamuju hanya 201 Formasi

              • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
              • account_circle Ekspos Sulbar
              • visibility 386
              • 0Komentar

              “Kita hanya dapat mengakomodir 22 formasi khusus untuk tenaga guru, dan ini pun harus melalui sejumlah tahapan dan persyaratan, diantaranya mereka telah pernah mengikuti seleksi sebelumnya, dibuktikan dengan adanya kartu ujian, kualifikasi pendi dikan paling rendah Strata satu (S-1) sebelum bulan November 2013, dan sejumlah persyaratan lainnya,” ujar Sekda Mamuju saat memimpin upacara bendera di […]

            • Hadapi Periode Libur Nataru 2025-2026, BPBD Sulbar Tegaskan Komitmen Pengamanan dan Penguatan Kesiapsiagaan

              Hadapi Periode Libur Nataru 2025-2026, BPBD Sulbar Tegaskan Komitmen Pengamanan dan Penguatan Kesiapsiagaan

              • calendar_month Kam, 11 Des 2025
              • account_circle Ekspos Sulbar
              • visibility 122
              • 0Komentar

              Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa BPBD berkomitmen penuh untuk menjalankan langkah antisipatif sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dalam rangka pengamanan dan penguatan kesiapsiagaan menghadapi periode libur keagamaan dan pergantian tahun. “BPBD Sulbar mengikuti rakor ini sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi kerawanan selama perayaan Nataru. Kami memastikan seluruh […]

            • Terobosan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”, Jabar Tes PCR Gratis Calon Jemaah Haji

              Terobosan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”, Jabar Tes PCR Gratis Calon Jemaah Haji

              • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
              • account_circle Ekspos Sulbar
              • visibility 156
              • 0Komentar

              KOTA BANDUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat melakukan terobosan untuk memastikan calon jemaah haji asal Jabar bisa seluruhnya berangkat ke Tanah Suci melalui Program “Jabar Nyaah ka Jamaah’”. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jabar Ryan Bayusantika Ristandi menjelaskan, terobosan itu berupa kebijakan tes PCR yang diberlakukan kepada calon jemaah haji (calhaj) […]

            • Dukung Pembahasan APBD 2026, Plt Kadinkes Kawal Kepentingan Sektor Kesehatan di DPRD Sulbar

              Dukung Pembahasan APBD 2026, Plt Kadinkes Kawal Kepentingan Sektor Kesehatan di DPRD Sulbar

              • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
              • account_circle Ekspos Sulbar
              • visibility 114
              • 0Komentar

              APBD2026 dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan kesinambungan program prioritas pemerintah daerah, termasuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat. “Dinas Kesehatan tentu siap mendukung arah kebijakan Bapak Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gunernur Salim S Mengga. Fokus kami adalah bagaimana APBD 2026 dapat memberi ruang lebih besar bagi peningkatan pelayanan dasar dan upaya transformasi kesehatan di […]

            expand_less