Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Honor Mulai Tinggalkan Google: Industri Smartphone China Bergerak Mandiri

Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Honor Mulai Tinggalkan Google: Industri Smartphone China Bergerak Mandiri

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
  • comment 0 komentar

OPPO dan Vivo adalah dua raksasa teknologi di bawah naungan BBK grup. Induk perusahaan dari Oppo, Vivo ini juga tengah mengevaluasi penggunaan Android dalam jangka panjang.

Keduanya dikabarkan ikut mendukung pengembangan sistem operasi lokal melalui kerja sama dalam proyek bernama OpenHarmony, varian open-source dari HarmonyOS.

Sumber dalam industri menyebut bahwa OPPO dan Vivo tengah mempersiapkan perangkat masa depan yang tidak lagi bergantung pada layanan Google, terutama untuk pasar China dan negara-negara berkembang.

Honor dengan MagicOS: Teknologi Lokal sebagai Fokus

Honor, merek yang dulu berada di bawah naungan Huawei, kini juga memperkenalkan sistem operasi sendiri bernama MagicOS. Versi terbaru, MagicOS 9.0, dikembangkan dengan kernel buatan sendiri, mencerminkan niat serius perusahaan untuk membangun alternatif dari Android.

Honor menyebut bahwa fokus utama mereka adalah memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus, aman, dan terintegrasi melalui sistem berbasis teknologi lokal.

Tantangan dan Dampak Global

Langkah kolektif pabrikan China ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan pembatasan ekspor teknologi dari Amerika Serikat. Namun, meskipun ambisi mereka besar, tantangan utama tetap pada ekosistem aplikasi. Android memiliki jutaan aplikasi, sementara sistem baru ini masih dalam tahap awal pengembangan.

Untuk menyaingi dominasi Android dan iOS, produsen China harus menggandeng lebih banyak pengembang pihak ketiga, serta meyakinkan konsumen untuk beralih ke ekosistem baru.
Kesimpulan

Gelombang baru sistem operasi mandiri dari pabrikan China bisa menjadi awal dari pergeseran besar dalam industri smartphone global. Bila berhasil, dominasi Android bisa mulai tergoyahkan, terutama di pasar domestik China dan negara-negara berkembang. Namun, jalan menuju kemandirian teknologi ini masih panjang dan penuh tantangan. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah Pemprov Sulbar: Upaya Stabilkan Harga di Tengah Lonjakan Pangan

    Gerakan Pangan Murah Pemprov Sulbar: Upaya Stabilkan Harga di Tengah Lonjakan Pangan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 207
    • 0Komentar

    “Tujuan utamanya adalah menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, agar masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pangan dalam situasi apa pun,” jelasnya. Sejumlah bahan pangan pokok yang dijual dalam pasar murah ini antara lain beras, minyak goreng, daging ayam, telur, cabai, tepung terigu, bawang, serta aneka sayuran segar. “Menjelang hari raya, harga beras memang mengalami […]

  • Pandemi Covid-19, Pemkab Pasangkayu Siapkan Rp.2,7 Milyar untuk JPS

    Pandemi Covid-19, Pemkab Pasangkayu Siapkan Rp.2,7 Milyar untuk JPS

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    ” Dari refocusing, kami berhasil mengumpulkan anggaran sekira Rp. 14 milyar. Nah Rp. 2,7 milyar untuk JPS, dan selebihnya dialokasikan ke bidang kesehatan” sebutnya. Terang dia, untuk sementara alokasi anggaran hasil refocusing hanya pada bidang kesehatan dan JPS, sementara untuk pemulihan ekonomi bakal dialokasikan pasca Pandemi Covid-19 ini. ” Menurut kami yang paling penting saat […]

  • Dispar Sulbar Terima Audiensi Duta Wisata, Siap Promosikan Potensi Pariwisata Daerah

    Dispar Sulbar Terima Audiensi Duta Wisata, Siap Promosikan Potensi Pariwisata Daerah

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    “Ini kesempatan besar mempromosikan destinasi wisata Sulbar. Kita punya banyak potensi wisata yang menarik baik wisata alam, budaya, bahari, bahkan juga wisata minat khusus,” ujarnya. Di kesempatan yang sama, Bau Akram menekankan pentingnya membawa nama baik daerah dengan menonjolkan nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas utama. Ia menyebut hal tersebut sejalan dengan Panca Daya […]

  • Hadapi Nataru, Gubernur Sulbar Perintahkan Percepat Belanja Pemerintah dan Kawal Harga Pangan

    Hadapi Nataru, Gubernur Sulbar Perintahkan Percepat Belanja Pemerintah dan Kawal Harga Pangan

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Ia juga memastikan bahwa program pengentasan kemiskinan tetap berjalan, terutama BLT, PKH, serta program padat karya dari pemerintah provinsi, termasuk bantuan langsung bagi masyarakat miskin ekstrem. “Utamanya penanganan miskin ekstrem, itu harus bisa terbayarkan semua di pertengahan atau awal Desember ini,” tegasnya. Dalam forum tersebut, Suhardi Duka juga menyinggung data BPS yang mencatat penurunan angka […]

  • Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Presiden Jokowi menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). Dalam pertemuan, Jokowi menyampaikan pentingnya konsep kerja sama Indo-Pasifik terkait nasib muslim Rohingya di Kota Rakhine, Myanmar. “Mengenai masalah Rakhine State, Presiden menyampaikan pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar di dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat,” kata […]

  • Pemkab Pasangkayu Harap Desa Maksimalkan Pemberdayaan

    Pemkab Pasangkayu Harap Desa Maksimalkan Pemberdayaan

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Sambung dia, untuk tahun 2019 dan perencanaan program tahun 2020 Pemkab Pasangkayu menginginkan program pembangunan di desa tidak fokus pada pembangunan fisik saja, tapi juga fokus pada sektor pemberdayaan. Program pemberdayaan dimaksud seperti pengembangan UMKM, BUMDes, dan destinasi wisata. Ini dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi lokal desa, dalam rangka penguatan pondasi ekonomi desa. “ Sesuai arahan […]

expand_less