DKP Sulbar Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan Berbasis Data
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Rab, 1 Apr 2026
- comment 0 komentar

Diskusi juga mengerucut pada sejumlah isu strategis yang menjadi tantangan bersama, di antaranya:
– Proses perizinan yang masih panjang dan kompleks, khususnya terkait KKPRL
– Penurunan minat generasi muda menjadi nelayan
– Serangan hama penyu terhadap budidaya rumput laut
– Kenaikan harga ikan yang berdampak pada inflasi daerah
– Keterbatasan anggaran yang mempengaruhi pelaksanaan program
Selain itu, kebutuhan akan data yang valid dan terintegrasi menjadi sorotan utama, mengingat masih terdapat perbedaan antara data kabupaten dan provinsi.
Langkah Tindak Lanjut dan Penguatan Koordinasi
Sebagai tindak lanjut, seluruh DKP kabupaten diminta untuk segera menyusun dan menyerahkan data rinci terkait jumlah kapal, alat tangkap, produksi, serta potensi wilayah masing-masing. Komunikasi langsung antara kabupaten dan provinsi juga didorong untuk mempercepat sinkronisasi data dan program.
Pemerintah provinsi akan menindaklanjuti berbagai usulan yang dapat diimplementasikan di tingkat daerah, serta meneruskan proposal strategis ke pemerintah pusat. Sosialisasi tata ruang laut dan penguatan koordinasi lintas sektor juga akan terus dilakukan.
Komitmen Bersama Menuju Sulbar yang Maju dan Sejahtera
Menutup kegiatan, Safaruddin menyampaikan kesan dan pesan positif atas antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara provinsi dan kabupaten merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
“Sinergi yang kita bangun hari ini adalah fondasi untuk masa depan Sulawesi Barat yang lebih maju dan sejahtera. Dengan data yang akurat, koordinasi yang kuat, dan semangat kebersamaan, saya optimistis seluruh program dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
