Suhardi Duka Resmikan MRI, Patologi Anatomi, dan Ortodonti di RSUD Sulbar, Tegaskan: RS Baik Harus Cepat dan Tarif Jelas
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu

“Ini muka layanan. Semua butuh rumah sakit, tidak ada orang sehat sepanjang masa,” ujarnya.
SDK menegaskan standar ideal rumah sakit adalah cepat dan transparan.
“Rumah sakit yang baik itu cepat layanannya, jelas tarifnya, dan puas masyarakatnya. Datang hari itu, tidak lama langsung dilayani,” tegasnya.
Terkait persaingan rumah sakit di Mamuju yang cukup tinggi sebagai kota kecil, SDK menegaskan keberpihakan pada RSUD milik pemerintah sebagai pusat rujukan.
“Mamuju kota kecil tapi banyak rumah sakitnya, persaingannya tinggi. Saya tidak boleh mendahulukan swasta dibanding RS milik pemerintah,” ungkapnya.
“Biarlah RS Mitra tetap tipe C, semua pasien butuh Patologi pasti ke sini. RSUD Sulbar lah pusat layanan kita,” lanjutnya.
Gubernur menambahkan, penguatan layanan ini sejalan dengan visi Panca Daya yang ia gagas, di mana prioritas utamanya adalah layanan kesehatan dasar hingga rujukan lanjutan.
SDK juga blak-blakan mengakui di awal kepemimpinannya wajah RSUD Regional Sulbar bermuka buruk dan menjadi isu negatif ditengah publik, sehingga ia mengambil langkah tegas mengganti manajemen.
Kini dengan hadirnya MRI, Patologi Anatomi, dan Ortodonti, masyarakat Sulbar diharapkan tidak perlu lagi dirujuk keluar daerah untuk mendapatkan layanan spesialistik canggih. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar

