Berbaju Adat Bupati Hadiri Sidang Paripurna HUT ke 16 Pasangkayu

ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Hari ini (Kamis 18 April) Kabupaten Pasangkayu memperingati hari jadinya yang ke 16 tahun. Tidak seperti tahun sebelumnya yang dilakukan dengan upacara di lapangan terbuka, tahun ini diperingati melalui sidang paripurna di DPRD Pasangkayu.


Uniknya, semua peserta yang hadir dalam acara itu memakai baju adat. Berbagai macam baju adat terlihat, menggambarkan ragam budaya yang ada di kabupaten paling utara Sulbar itu. Bahkan Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, dan Wakilnya Muhammad Saal pun terlihat memakai baju adat.


Sidang paripurna yang dilangsungkan dengan tanpa kehadiran dua unsur pimpinan DPRD serta minim kehadiran anggota DPRD Pasangkayu itu, berlangsung khidmat. Seluruh elemen masyarakat hadir. Mereka memenuhi ruang sidang paripurna dan tenda tamu yang disediakan di luar ruangan.

BACA JUGA:  Tim Terpadu Pemprov Sulbar Tinjau Dugaan Pencemaran Limbah Perusahaan Sawit di Baras Pasangkayu


Seluruh pimpinan Forkopimda bahkan tamu dari luar daerah seperti dari Kabupaten Sigi ikut hadir dalam acara monumental itu.
Rangkaian acara sendiri berlangsung tidak terlalu lama. Setelah pimpinan sidang membuka secara resmi, dilanjutkan dengan pembacaan secara singkat tentang sejarah pembentukan Kabupaten Pasangkayu yang mulanya diinisiasi dua bersaudara yakni Yaumil Ambo Djiwa dan Agus Ambo Djiwa. Kemudian sambutan dan arahan Bupati.

BACA JUGA:  Pelatihan Digitalisasi UMKM di Takatidung: Sinergi Pemerintah Entaskan Kemiskinan, Pastipadu dan Pembinaan 1000 UMKM Sulbar Berdaya


Dalam sambutannya, Bupati Agus menyampaikan paresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP) serta semua pihak yang terlibat dalam perjuangan pembentukan kabupaten Pasangkayu. Ia menyebut diusia kabupaten yang sudah mencapai 16 tahun ini berbagai kemajuan telah diraih. 


“ Kendati begitu kami menyadari masih banyak kekurangan disana-sini. Namun saya sebagai pemerintah sebagai Ketua KAPKP berkomitmen akan terus memperbaiki kekukarangan-kekurangan itu. Kami juga terus membuka diri dan menerima masukan dari semua pihak” ujar Ketua KAPKP itu.