Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Simalakama UU HKPD, Wawancara Khusus dengan Gubernur Sulbar

Simalakama UU HKPD, Wawancara Khusus dengan Gubernur Sulbar

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – “Kita disumpah akan melaksanakan Undang-Undang dengan sejujur-jujurnya, seluruh-lurusnya. Kalau kita melanggar Undang-Undang, pertama kita melanggar sumpah, kedua sanksinya berat. Nomor penetapan APBD kita tidak akan terbit, tidak ada TKD, yah kantor tutup karena tidak ada APBD, tidak ada belanja. Sanksinya berat dan itu jelas Undang-Undang,”.

Demikian satu fragmen wawancara khusus dengan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, terkait penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) yang akan diberlakukan 5 Januari 2027. Suhardi Duka banyak menguraikan kondisi serta postur keuangan daerah di tengah kewajiban belanja pegawai maksimal 30 Persen dari APBD bagi pemerintah di daerah pada Tahun Anggaran 2027.

Terhadap UU HKPD, pemerintah provinsi Sulawesi Barat bersama para bupati se-Sulawesi Barat telah bersepakat untuk menyuarakan tiga poin utama. Pertama, penundaan pemberlakuan UU HKPD, perubahan nomenklatur belanja, serta penambahan dana Transfer ke Daerah (TKD).

Berikut kutipan lengkap wawancara eksklusif dengan Gubernur Suhardi Duka;

1. Apakah ada opsi lain, misalnya dengan mengurangi belanja pegawai untuk memenuhi ketentuan UU HKPD ?.
“Saya kira, tidak ada opsi lain. Karena belanja pegawai itu tidak bisa dikurangi. Katakanlah, Sulbar belanja pegawai untuk PPPK-nya ada di Rp 100 Miliar, itu kita kurangi. Itu juga belum cukup, masih tetap di atas 30 Persen. Kita kurangi lagi, BPJS (untuk pegawai negeri) sebesar Rp 30 Miliar, masa kita tanggung sebagian masyarakat BPJS-nya lalu pegawai kita tidak tanggung. Ok, anggaplah kita tidak tanggung BPJS untuk masyarakat, itu tidak menyelesaikan masalah karena tidak berpengaruh ke persentase belanja pegawai”

2. Bagaimana dengan solusi menambah APBD ?.
“Jalannya kalau memangnya ingin mempertahankan 30 Persen itu harus ada relaksasi. Tidak ada solusi. Ya tambah TKD, APBD. Bagaimana menambah APBD ?. Anggaplah tidak ada tambahan TKD, apa yang akan kita lakukan, tambah PAD, PAD dari mana ?. Saya kira tidak mungkin. Sebut saja pemerintah daerah naikkan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) misalnya, pasti ribut di masyarakat”

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi APK, Polda Sulbar Tetapkan ARS Sebagai Tersangka

    Dugaan Korupsi APK, Polda Sulbar Tetapkan ARS Sebagai Tersangka

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 409
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMUJU – Kasus dugaan korpsi terkait pengadaan bahan dan alat peraga kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur sulbar tahun 2017 T.A 2016. yang ditangani oleh direktorat reserse kriminalitas khusus polda sulbar kini telah menetapkan satu tersangka atas nama ARS. ARS merupakan sekretaris KPU Prov. Sulbar / KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) terkait kasus yang dimaksud. […]

  • Pemprov dan Kejati Sulbar Teken MoU, Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan TUN

    Pemprov dan Kejati Sulbar Teken MoU, Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan TUN

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 72
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar dalam rangka memperkuat sinergi penanganan permasalahan hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Penandatanganan tersebut dilaksanakan secara desk to desk. Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menandatangani MoU sebagai Pihak Pertama pada […]

  • Percepat Pembangunan Desa, Wagub Sulbar Audiensi dengan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri

    Percepat Pembangunan Desa, Wagub Sulbar Audiensi dengan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 161
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia pada Jumat, 9 Mei 2025. Dalam pertemuan tersebut, Wagub Sulbar didampingi Kepala Bagian Penghubung dan diterima langsung oleh Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Dr. Drs. La Ode Ahmad, bersama Sekretaris Dirjen, […]

  • Operasi Pekat Marano 2022, Berhasil Ungkap Kasus Mucikari Hingga Judi Online

    Operasi Pekat Marano 2022, Berhasil Ungkap Kasus Mucikari Hingga Judi Online

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pasangkayu, EKSPOSSULBAR.CO.ID– Polres Pasangkayu menggelar press release hasil Operasi Pekat Marano 2022, Senin 29 Agustus. Kapolres Pasangkayu AKBP Didik Subiyakto, mengungkapkan, operasi yang berlangsung dari 15 Agustus hingga 28 Agustus itu, berhasil mengungkap sejumlah kasus, mulai dari kasus pencurian, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian motor (curanmor), kasus penyalah gunaan narkoba, hingga kasus mucikari dan judi […]

  • Sekkab Pasangkayu Minta Evaluasi Tenaga Pengajar SMPN Bambalamotu

    Sekkab Pasangkayu Minta Evaluasi Tenaga Pengajar SMPN Bambalamotu

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 395
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Sekkab Pasangkayu Firman, meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasangkayu melakukan evaluasi total terhadap tenaga pengajar di SMPN 1 Bambalamotu. Itu ditegaskannya saat melakukan monitoring di sekolah tersebut, Selasa 6 Agustus. Ikut mendampinginya saat monitoring, Staf Ahli Andi Ilham, Plt. Kepala Bappeda Litbang Arhamuddin, sejumlah staf BKPPD, dan staf Dispora Pasangkayu. Kata […]

  • Serap Aspirasi Rakyat, Bupati Pasankayu Massifkan Kunjungan ke Kecamatan

    Serap Aspirasi Rakyat, Bupati Pasankayu Massifkan Kunjungan ke Kecamatan

    • calendar_month Jum, 5 Mar 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 227
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Diawal kepemimpinannya, Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa bakal memassifkan kunjungan ke wilayah Kecamatan. Dilakukan untuk menyerap aspirasi warga. ” Saya tidak ingin ada masyarakat merasa ditinggalkan setelah saya terpilih. Makanya saya ingin turun lapangan, datangi rakyat. Silaturahim sekaligus menyerap aspirasi mereka” terangnya, Jumat 5 Maret.

expand_less