Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Politikus Apresiasi Presiden Batalkan Vaksin Gotong Royong Berbayar Individu

Politikus Apresiasi Presiden Batalkan Vaksin Gotong Royong Berbayar Individu

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
  • comment 0 komentar

Jakarta, ekspossulbar.co.id – Keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk membatalkan vaksinasi berbayar individu perlu didukung dan diapresiasi. Putusan tersebut menurut anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay, menunjukkan bahwa Jokowi mendengar saran dan masukan dari masyarakat.

Oleh karena itu kata Saleh, Kementerian Kesehatan dan pihak terkait lainnya diminta untuk segera menindaklanjuti kebijakan presiden tersebut.

“Dengan kebijakan ini, Presiden menegaskan kembali bahwa vaksin itu adalah hak semua orang. Oleh karenanya, tidak boleh membebani dan memberatkan masyarakat,” kata Saleh, Minggu, (18/7/2021).

Agar pelaksanaan vaksinasi Sinopharm ini bisa terwujud, maka sudah semestinya Kementerian Kesehatan merubah PMK Nomor 19 tahun 2021. “Sebab, aturan kebolehan bagi individu untuk divaksin diatur jelas di dalam PMK tersebut. Oleh karena itu, langkah awal dan cepat yang perlu dilakukan adalah merubah PMK-nya dan disesuaikan dengan arahan presiden,” sarannya.

Dijelaskannya, Vaksin Gotong Royong ini awalnya dipersiapkan untuk perusahaan, badan hukum, dan badan usaha. Artinya, jika program tersebut hendak dilanjutkan, maka PMK-nya harus segera direvisi. Dipastikan bahwa penanggung jawab pembayaran dan biaya vaksinasi tidak dibebankan kepada orang per orang. Kalau masih tetap VGR, maka biayanya dibebankan kepada para pengusaha dan pemilik perusahaan.

“Kalau pengusaha dan pemilik perusahaan yang membayar, tentu tidak akan memberatkan individu-individu. Perlu juga dibuka ruang kepada pihak lain yang mau donasi. Vaksinasi yang dilaksanakan, ditanggung oleh donatur. Selama itu dilakukan secara sukarela, semua harus didukung agar vaksinasi di Indonesia cepat mencapai target,” ujarnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenali Gejala Gula Darah Tinggi Sebelum Terlambat

    Kenali Gejala Gula Darah Tinggi Sebelum Terlambat

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 166
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi naiknya kadar gula atau glukosa di dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi bisa membahayakan kesehatan, terutama pada penderita diabetes. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali apa saja gejala gula darah tinggi sejak dini. Siapa pun bisa mengalami gula darah tinggi, bahkan pada […]

  • Sulbar Galakkan Strategi Baru untuk Kejar Ketertinggalan Imunisasi Anak

    Sulbar Galakkan Strategi Baru untuk Kejar Ketertinggalan Imunisasi Anak

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 192
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemprov Sulbar melalui Dinas Kesehatan Provinsi bersama enam Dinas Kesehatan Kabupaten berkomitmen memperkuat pelaksanaan imunisasi anak sebagai langkah strategis dalam menekan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pada triwulan pertama tahun 2025, target cakupan imunisasi bayi lengkap ditetapkan sebesar 53,3%, namun capaian sementara baru mencapai 46,7%. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Dinas […]

  • PSSI Gandeng JFA untuk Benchmarking Manajemen Tim Nasional

    PSSI Gandeng JFA untuk Benchmarking Manajemen Tim Nasional

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 141
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Penandatangan MoU antara PSSI dan JFA tersebut dilaksanakan di Prince Takamado Memorial JFA YUME Field, Chiba, Jepang, Senin (22/5). Poin yang disepakati adalah pertama, PSSI dan JFA akan bekerja sama dalam pengembangan tim sepakbola Putri. Jepang memiliki catatan prestasi yang baik dalam mengembangkan tim putrinya, baik pada kelompok U–16, U-20, bahkan mampu […]

  • Sekkab Buka Diklatsar IV KSR PMI Pasangkayu

    Sekkab Buka Diklatsar IV KSR PMI Pasangkayu

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PASANGKAYU,ekspossulbar.co.id– KSR PMI Pasangkayu menggelar Diklatsar IV. Sebagai wadah perekrutan relawan baru. Kegiatan yang berlangsung diaula kantor Camat Pasangkayu ini, dibuka langsung oleh Sekkab Firman, Sabtu 9 Oktober. Hadir beberapa jajaran pengurus PMI Pasangkayu. Sekkab yang juga sebagai ketua harian PMI Pasangkayu, mengapresiasi Diklatsar IV relawan KSR. Kata dia, Pasangkayu membutuhkan relawan yang terampil dan […]

  • Klinik Pemerintah Digital Diharapkan Perkuat Tata Kelola Pemda Sulbar

    Klinik Pemerintah Digital Diharapkan Perkuat Tata Kelola Pemda Sulbar

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 240
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Sulbar menyambut Program Klinik Pemerintah Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Program Klinik Pemerintah Digital merupakan bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di daerah lewat inovasi dan kolaborasi layanan publik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda). Plt. Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan […]

  • Sulbar Miliki Potensi Besar Lahan Transmigrasi: Gubernur Suhardi Duka Paparkan Rencana Pengembangan

    Sulbar Miliki Potensi Besar Lahan Transmigrasi: Gubernur Suhardi Duka Paparkan Rencana Pengembangan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 255
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka memaparkan potensi besar lahan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) di wilayah transmigrasi. Totalnya mencapai 195.822 hektare, tersebar di enam kabupaten se-Sulbar. Namun dari jumlah itu, hanya sekitar 24.000 hektare yang memiliki potensi langsung untuk dikembangkan. Hal itu disampaikan Suhardi Duka dalam Rapat Koordinasi Tematik Ketransmigrasian Tahun Anggaran 2025 […]

expand_less