Pemkab Lakukan Persiapan Pagelaran Sayyang Pattudu di HUT Majene ke-477
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sen, 8 Agu 2022
- comment 0 komentar

Susasana rapat persiapan pagelaran Sayyang Pattudu dan rangkaian hari jadi Majene ke-447, Senin 8 Agustus 2022.(Foto: Dok Pemkab Majene)
Arak-arakan kuda menari khas Mandar itu akan menempuh jarak 1,9 Km, dengan rute start dari Stadion Prasamya, Jln. A.P Pettarani belok kanan – Jln. Ammana Pattolawali belok kanan – Jln. Wolter Monginsidi belok kiri – Jln. K.H.Muh. Saleh belok kanan – Jln. Lanto dg. Pasewang belok kanan – Jln. Yonggang belok kanan – Jln. A.P Pettarani dan Finish di Stadion Prasamya.
Rencana Ada 4 Lokasi Jadi Titik Kumpul Kuda dan Bendi:
1. Kuda dan bendi bupati, wabup, sekda, ketua PKK, waket PKK, ketua DWP, kepala OPD, kabag, berkumpul di depan SMP 3 (jalur masuk Jln. Ahmad Kirang depan SD 4).
2. Kuda dan bendi Kecamatan Ulumanda, Malunda berkumpul di depan KONI-PDAM (jalur masuk samping PDAM).
3. Kuda dan bendi Kecamatan Tubo, Tammeroddo, Sendana berkumpul di Asrama BPN-Capil (jalur masuk Jln. Ahmad Kirang depan SD 4).
4. Kuda dan bendi Kecamatan Pamboang, Banggae, Banggae Timur lokasi depan SD 6 Kampung Baru (jalur masuk lewat Telkom).
Saeyyang Pattu’du’ dari tiap desa/kelurahan akan ditunggangi oleh dua orang yaitu ibu kades yang duduk di depan dan putri kelurahan/desa yang duduk dibelakangnya. Ibu kades akan mengenakan baju bodo dan sarung sutera bermotif Mandar, serta menggunakan aksesoris melati, dali, tombi ringgi’, patto’do’ ringgi, gallang tali-tali.
Sementara putri kelurahan/desa mengenakan baju pokko dan sarung sutera bermotif Mandar, dengan aksesoris bunga-bunga siwali/sunting, beru’- beru’/melati, tombi jijir, tombi ana’i, teppang, dali dan bakkar, gallang balle’, dan sima’-simang.
Sedangkan parrawana, mengenakan pakaian model kattiung, ikat kepala, ikat pinggang serta menggunakan rebana tradisional Mandar. Untuk Pakkalinda’da’ disyaratkan isi pantunnya mengandung pesan nasihat religi. (*)
- Penulis: Ekspos Sulbar
