Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mamasa » Terkesan Diterlantarkan, Gubernur Sulbar Kunjungi Transmigrasi Rano

Terkesan Diterlantarkan, Gubernur Sulbar Kunjungi Transmigrasi Rano

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
  • comment 0 komentar

Mamasa, EKSPOSSULBAR.CO.ID– Terkesan diterlantarkan, Pejabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik Kunjungi Transmigrasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rano, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (sulbar) Minggu, 21 Agustus 2022.

Betapa tidak, Sejumlah rumah warga transmigrasi sudah tidak memiliki penghuninya. Sebagian penghuninya sudah pulang ke kampung asal.

Bahkan dari pantauan awak media, beberapa rumah pada Transmigrasi UPT Rano, terpantau nyaris roboh. Dindingnya sudah mulai lapuk, dan sebagian sudah terbongkar.

PJ Gubernur Akmal Malik saat melakukan kunjungan kerja di kawasan transmigrasi UPT Rano mengatakan pihaknya membawa sejumlah pimpinan OPD untuk memantau langsung Transmigrasi UPT Rano sekaligus mengecek semua fasilitasnya

“Saya sudah perintahkan OPD untuk mengcek semua fasilitas yang ada di Rano, utamanya sekolah harus di perhatikan, karena prioritas utama itu pendidikan,” ujarnya.

Begitu pula perkembangan ekonomi, kata Akmal Malik, wilayah UPT Rano sangat memiliki potensi perkebunan. Sehingga diharapkan dapat terus dikembangkan agar penghuni transmigras daerah asal bisa bertahan disini.

“Kita sudah dialog dengan masyarakat, dan suda menampung semua sejumlah permintaannya, baik sarana dan prasarana perkebunan, akses jalan, fasilitas penunjang pendidikan, hingga bantuan pemulihan ekonomi bagi masyarakat,”katanya.

Ia berjanji bakal kembali berkunjung ke UPT Rano setelah, sekaligus mengecek realisasi atas permintaan warga.

Diketahui sebelumnya, Dinas Transmigrasi Provinsi Sulbar dan Mamasa melakukan pendaratan warga transmigrasi sebanyak tiga kali, yakni tahun 2016 ,2017 dan 2018

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Digital dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Jadi Jurus Jitu Berantas Korupsi

    Transformasi Digital dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Jadi Jurus Jitu Berantas Korupsi

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 83
    • 0Komentar

    JAKARTA – Transformasi digital dan perbaikan tata kelola pemerintahan jadi strategi pemberantasan korupsi yang dinilai sangat efektif. Perbaikan sistem dan integrasi data yang didorong Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) berkontribusi pada peningkatan penerimaan negara dan membantu mencegah kebocoran keuangan negara. “Salah satu strategi utama pemberantasan korupsi yang telah terbukti efektif adalah dengan terus menerus […]

  • Verifikasi RKA-SKPD, Bapperida Sulbar Tunjukkan Komitmen Kuat Pastikan Program Prioritas SDK-JSM Selaras Arah Pembangunan Daerah

    Verifikasi RKA-SKPD, Bapperida Sulbar Tunjukkan Komitmen Kuat Pastikan Program Prioritas SDK-JSM Selaras Arah Pembangunan Daerah

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 75
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan program prioritas Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM) selaras dengan arah pembangunan daerah di perangkat daerah. Hal ini ditunjukkan dalam Verifikasi RKA-SKPD sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rancangan Perda tentang APBD Tahun 2026 yang digelar sejak Senin (25/8/2025) […]

  • Tidak Ada Rambu Jalan, Perempatan Ir. Soekarno-Abd. Muis, Makan Korban

    Tidak Ada Rambu Jalan, Perempatan Ir. Soekarno-Abd. Muis, Makan Korban

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PASANGKAYU,ekspossulbar.co.id— Perempatan jl. Ir. Soekarno-Abd. Muis (perempatan kantor DPRD Pasangkayu) memakan korban. Sabtu 21 Agustus, seorang warga Pasangkayu menjadi korban lakalantas di perempatan yang cukup ramai dilalui kendaraan itu. Korban meninggal ditempat. Seorang warga Pasangkayu Abu Bakar angkat bicara. Kata dia, seringnya kejadian lakalantas disana salah satunya disebabkan karena tidak adanya rambu lalu lintas diperempatan […]

  • Bupati Mamuju Apresiasi Kreativitas Bhayangkari dalam Bazar Nusantara 2025

    Bupati Mamuju Apresiasi Kreativitas Bhayangkari dalam Bazar Nusantara 2025

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 158
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, menyempatkan diri mengunjungi Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di Jakarta Convention Center (JCC). Bazar yang digelar dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ini menampilkan beragam produk unggulan dari seluruh Indonesia. Sebagai Ibu Bhayangkari, Bupati Sitti Sutinah tak hanya mengapresiasi kreativitas para anggota Bhayangkari, namun juga mengungkapkan rasa […]

  • Polda Sulbar Gelar Lomba Konten Kreatif dengan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Buruan Daftar!

    Polda Sulbar Gelar Lomba Konten Kreatif dengan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Buruan Daftar!

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 135
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) menggelar Lomba Konten Kreatif yang terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia. Tersedia hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang lomba yang terbagi dalam dua kategori, yaitu video TikTok dan fotografi. Lomba ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dan pandangan […]

  • Perjuangan Personel Polres Pasangkayu Meriahkan Hari Bhayangkara

    Perjuangan Personel Polres Pasangkayu Meriahkan Hari Bhayangkara

    • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PASANGKAYU— Jelang Hari Bhayangkara Ke 75, Personel Polres Pasangkayu gelar Bakti Sosial (Baksos) di Dusun Ponje Desa Polewali Kecamatan Pasangkayu. Sabtu 26 Juni. Terbilang unik dan membutuhkan perjuangan, sebab personel harus rela berjalan kaki sejauh tiga kilo meter, sembari masing-masing memikul beban beras bantuan seberat 10 kilo gram. Medan yang dilaluipun tidak mulus, namun terjal, […]

expand_less