Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Ridwan Kamil Serahkan Perizinan Pembangunan Gereja Katolik Ibu Teresa di Bekasi

Ridwan Kamil Serahkan Perizinan Pembangunan Gereja Katolik Ibu Teresa di Bekasi

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 11 Apr 2023

KABUPATEN BEKASI — Polemik perizinan pembangunan kompleks Gereja Katolik Ibu Teresa Paroki Cikarang, Kabupaten Bekasi yang tertahan cukup lama akhirnya mendapatkan kepastian.

Kabar bahagia ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara Penyerahan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kepada Panitia Pembangunan Kompleks Gereja Katolik Ibu Teresa di Kabupaten Bekasi, Selasa (11/4/2023).

Kompleks Gereja Katolik Ibu Teresa akan dibangun di atas lahan 7.500 meter persegi yang terdiri dari gedung gereja seluas 2.478 meter persegi berkapasitas 2.328 kursi.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menyampaikan hasil survei 10 besar kota paling toleran, dua daerah di antaranya adalah Sukabumi dan Bekasi.

Hal ini dibuktikan dari sikap Pemda Kabupaten Bekasi yang memperjuangkan penyelesaian masalah hingga terciptanya solusi pembangunan gereja ini.

“Saya menitipkan pesan agar para Bupati dan Wali Kota se-Jabar meniru gerak cepat dan keteladanan Penjabat Bupati Bekasi dalam melayani pembangunan rumah ibadah yang memang sudah seharusnya sesuai dengan aturan. Jika sudah lengkap jangan berlama-lama,” kata Kang Emil.

Pada kesempatan yang sama Kang Emil juga menyampaikan bahwa Pemda Provinsi Jabar terus mengimplementasikan visi misi Jabar Juara Lahir Batin, salah satunya pada urusan kerukunan umat beragama (KUB) yang mendapat perhatian serius.

Dalam dua tahun terakhir, Pemda Provinsi Jabar berupaya meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama sebesar 7 poin dari 72,71 poin pada 2021 menjadi 79,72 poin pada 2022.

“Kenaikan ini masuk pada misi pertama capaian indikator kinerja utama daerah yang ditunjukkan melalui Indeks Kerukunan Umat Beragama sebesar 72,21 poin dan indeks demokrasi berada pada angka 79,72 poin,” katanya.

Capaian indeks tersebut berdasarkan data dari Sistem Informasi Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Kemenag RI. Hal ini menunjukkan toleransi semakin baik di Jabar.

Kenaikan tersebut juga dinilai signifikan jika dibandingkan pada tahun 2019, Jabar berada di angka 64,41 poin bahkan sempat di tiga besar terbawah setelah Aceh dan Sumatera Barat pada 2020.

Kang Emil mengatakan pula untuk memperkuat kerukunan dan menyatukan persepsi agar kondusivitas dapat terus terjaga, pihaknya rajin menggelar pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) saat kunjungan ke daerah.

Sementara itu Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menjelaskan, permasalahan tertahannya perizinan pembangunan Kompleks Gereja Katolik Ibu Teresa bermula dari teknis pembelian tanah oleh panitia yang merupakan tanah komersil site plan Lippo Cikarang.

Sedangkan persyaratan untuk mengeluarkan izin rumah ibadah, tanah harus berada di kawasan fasilitas khusus atau umum.

Menurutnya tidak ada permasalahan berat terkait dengan penolakan dari umat beragama lainnya karena Kabupaten Bekasi memiliki FKUB yang solid mendukung satu sama lain sehingga yang perlu dicari solusinya tentang teknis aturannya saja.

Itu pun sudah diselesaikan oleh Pemda Kabupaten Bekasi bersama-sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, dan Lippo Cikarang yang akhirnya mengubah masterplan di kawasan pembangunan menjadi tanah untuk permukiman yang wajib menyediakan fasus dan fasum sehingga pada 6 April 2023, izin sudah bisa dikeluarkan.

Dani menambahkan, dalam penyelesaian perizinan rumah ibadah ini mendapat dukungan Gubernur Ridwan Kamil untuk terciptanya kondusivitas toleransi antar umat beragama di wilayah Jabar. “Ini adalah pesan beliau kepada saya, dalam setiap instruksi, tolong perhatikan umat minoritas, masyarakat marjinal dan yang rentan,” ungkap Dani.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Penyampaian Asisten I Saat Rakor Dengan Bawaslu Pasangkayu

    Ini Penyampaian Asisten I Saat Rakor Dengan Bawaslu Pasangkayu

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 911
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pasangkayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah elemen, Rabu 10 April. Bertujuan memastikan kelancaran pelaksanaan pencoblosan pada Pemilu 17 April nanti.Asisten I Pemkab Pasangkayu, Makmur, yang juga hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa jelang pelaksanaan pencoblosan ada beberapa hal yang mesti menjadi atensi, dan segera butuh penyelesaian bersama.Diantaranya, terkait […]

  • Berikut Perbedaan Toyota Raize dan Daihatsu Rocky

    Berikut Perbedaan Toyota Raize dan Daihatsu Rocky

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 310
    • 0Komentar

    KOLABORASI Toyota dan Daihatsu untuk kelima kalinya hadir di Tanah Air. Setelah Avanza-Xenia, Rush-Terios, Agya-Ayla, Calya-Sigra, kini hadir Raize dan Rocky. Kehadiran keduanya diyakini bakal menyedot minat konsumen Tanah Air. Desain eksterior nan atraktif menjadi modal, selain dilengkapi ragam fitur mutakhir. Banderolnya bermain di Rp 200 jutaan tapi dilengkapi peranti keselamatan premium. Sejak kolaborasi pertama […]

  • 2 Calon Taruna Akpol tak Penuhi Syarat, Kapolda Sulbar Beri Semangat

    2 Calon Taruna Akpol tak Penuhi Syarat, Kapolda Sulbar Beri Semangat

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 993
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMUJU – Dua Peserta Calon Taruna Akpol Panda Sulbar telah memasuki tahap sidang kelulusan akhir. Namun kedua Peserta tersebut tak Memenuhi Syarat untuk lanjut dalam tes Pusat. keduanya tidak Memenuhi Nilai Nim dengan standar 6,0 untuk tingkat Nasional. Kapolda Sulbar Drs.Baharudin Djafar, Msi selaku pimpinan Sidang Kelulusan didampingi Karo SDM Kombes Pol. Dra Dien […]

  • Lima Kali Beruntun Pemkab Pasangkayu Raih WTP

    Lima Kali Beruntun Pemkab Pasangkayu Raih WTP

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 879
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Pemkab Pasangkayu kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah (LHP LKPD) tahun 2019, dari BPK RI. Itu terungkap saat penyerahan LHP LKPD tahun 2019 dari BPK RI kepada Pemkab Pasangkayu via video confrence, Jumat 26 Juni. Diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Sulbar Muhamad Toha Arafat, […]

  • Menteri Kelautan Bakal Sambangi Pasangkayu

    Menteri Kelautan Bakal Sambangi Pasangkayu

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 783
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo dijadwalkan menyambangi Pasangkayu, antara tanggal 8 dan 9 Juni nanti. Itu diungkapkan oleh Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa saat rapat koordinasi persiapan kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan, dengan unsur pimpinan Forkopimda, Rabu 3 Juni. Kata dia, kunjungan Edhy Prabowo di kabupaten paling utara Sulbar ini terkait beberapa […]

  • Permendagri 60/2018 Bikin Gaduh di Perbatasan Sulbar-Sulteng

    Permendagri 60/2018 Bikin Gaduh di Perbatasan Sulbar-Sulteng

    • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Penetepan tapal batas antara Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah (Sulteng) oleh Mendagri RI sebagaimana tertuang dalam Permendagri nomor 60 tahun 2018, telah membuat gaduh di perbatasan kedua wilayah itu. Bagaimana tidak, penetapan tapal batas itu dinilai merugikan salah satu pihak. Kabupaten Pasangkayu Sulbar, paling dirugikan dengan adanya Permendagri itu. Hampir sekira 5.400 […]

expand_less