Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
  • comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Sujono Djojohadikusumo, memperingatkan bahwa perdagangan manusia telah menjadi ancaman serius terhadap hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Angka korban perdagangan manusia terus meningkat dari hari ke hari.

“Fenomena ini sepatutnya menjadi perhatian utama yang dipahami oleh masyarakat dan menjadi fokus penanganan pemerintah baru Prabowo-Gibran,” kata Hashim saat menjadi pembicara kunci dalam Dialog Nasional bertema ‘Optimisme Masyarakat Termarginalkan dan Terpinggirkan bersama Pemerintah Baru’ yang digelar Vox Point Indonesia bersama SMSI Pusat di Aula Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (27/4/2024).

“Penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengidentifikasi praktik perdagangan manusia guna mengurangi angka korban trafficking di Indonesia yang masih sulit dikendalikan,” kata Hashim dalam paparan tanpa teks yang disebutnya sebagai curhat.

Survei menunjukkan mayoritas responden (65,24%) memperoleh informasi tentang perdagangan manusia melalui pemberitaan media massa. Namun sebagian besar responden masih mengira perdagangan manusia hanya terbatas pada prostitusi, padahal masih banyak bentuk lain dari kejahatan ini. Minimnya pengetahuan masyarakat menyebabkan perdagangan manusia sulit dicegah.

Perdagangan manusia dapat menimpa siapa saja, termasuk perempuan, anak-anak, dan bahkan laki-laki terpelajar. Indonesia merupakan negara yang aktif dalam perdagangan pekerja migran, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak, yang juga berkontribusi besar terhadap menggelembungnya jumlah pekerja migran tanpa dokumen resmi di kawasan Asia Tenggara.

Perdagangan manusia di Indonesia memang menjadi masalah yang serius dan kompleks. Menurut Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus, seorang aktivis HAM, di Batam saja lalu lintas perdagangan manusia sangat tinggi, 100 hingga seribu orang diberangkatkan setiap hari menggunakan paspor palsu ke Malaysia.

“Mafia-mafia telah lama terlibat dalam praktik perdagangan orang di Batam, mereka secara sistematis dan masif membawa orang melalui pintu-pintu keluar resmi pelabuhan dengan melibatkan oknum aparat hingga pejabat,” kata Romo Paschal yang menjadi narasumber dalam sesi diskusi.

Sehari 1.000 Migran

Satu kepala migran dihargai sekitar Rp300 ribu, dan dengan jumlah yang diberangkatkan mencapai 1.000 orang dalam sehari, pendapatan yang diperoleh dari praktik ini mencapai Rp300 juta per hari, yang kemudian didistribusikan kepada sejumlah oknum.

Perdagangan manusia dari Indonesia tidak hanya menuju Malaysia, tetapi juga ke negara-negara lain. Negara-negara lain yang sering menjadi tujuan perdagangan manusia dari Indonesia antara lain Singapura, Taiwan, Hong Kong, dan negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi.

Dari penangkapan yang dilakukan oleh kepolisian, terungkap fakta-fakta yang menggambarkan skala dan metode perdagangan manusia yang digunakan. Misalnya, penggunaan paspor palsu untuk mempermudah proses perjalanan, keterlibatan mafia dan jaringan kejahatan terorganisir yang melibatkan oknum aparat dan pejabat, serta skema pembayaran yang menghasilkan pendapatan besar bagi para pelaku.

Selain itu, penangkapan juga mengungkapkan kondisi korban, seperti kondisi penahanan yang buruk, eksploitasi seksual, atau pekerjaan paksa.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabar Susun Strategi agar Lonjakan Wisatawan Gairahkan UMKM

    Jabar Susun Strategi agar Lonjakan Wisatawan Gairahkan UMKM

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 350
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Selama libur Lebaran 2022 terjadi lonjakan kunjungan wisatawan lokal pada obyek wisata favorit di Jawa Barat. Besarnya kunjungan wisatawan diharapkan dapat menggairahkan UMKM di sekitar obyek wisata. Namun dari catatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, seperti di Kabupaten Pangandaran, membludaknya wisatawan belum berpengaruh signifikan pada sektor UMKM di sekitar obyek wisata tersebut. […]

  • Personel Polres Polman Bersama Polsek Campalagian Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Sumarrang

    Personel Polres Polman Bersama Polsek Campalagian Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Sumarrang

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 187
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN – Personel Polres Polman bersama Polsek Campalagian mendatangi TKP penemuan mayat seorang perempuan yang meninggal dunia di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian Kabupaten Polman, Sabtu (29/3/25). Kapolsek Campalagian Iptu Saifud menjelaskan bahwa Menurut keterangan R (25) bahwa perempuan Inisial M (59) beralamat Desa Sumarrang telah meninggalkan rumah sejak tanggal 23 Maret 2025 dan telah […]

  • Serbuan Vaksinasi Massal di Pasangkayu Tembus Angka 1942 Orang

    Serbuan Vaksinasi Massal di Pasangkayu Tembus Angka 1942 Orang

    • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 374
    • 0Komentar

    PASANGKAYU— Jelang Hari Bhayangkara Ke 75, Polres Pasangkayu genjot program nasional Serbuan Vaksinasi, berlangsung dibeberapa titik. Hasilnya, peserta vaksinasi mencapai 1942 orang. ” Sesuai petunjuk bahwa hari ini kita melaksanakan serbuan vaksinasi nasional, jelang hari Bhayangkara ke 75 yang dilaksanakan diberbagai lokasi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk Kabupaten Pasangkayu” terang Kapolres Pasangkayu AKBP […]

  • Perda Desa Wisata Disahkan, Ridwan Kamil Optimistis Masyarakat Sejahtera

    Perda Desa Wisata Disahkan, Ridwan Kamil Optimistis Masyarakat Sejahtera

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Provinsi Jawa Barat  resmi memiliki Perda tentang Desa Wisata. Ini setelah DPRD Jawa Barat mengesahkan perda tersebut dalam rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Ridwan Kamil.   Gubernur menyambut baik Perda Desa Wisata ini akhirnya diketuk palu. Dengan perda maka pengembangan wisata berbasis desa menjadi lebih terarah dan memiliki kepastian hukum.   Diharapkan […]

  • Semarakkan Ramadan, Desa Lariang Gelar Festival Anak Saleh

    Semarakkan Ramadan, Desa Lariang Gelar Festival Anak Saleh

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 827
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Ada yang berbeda pada pelaksaanaan Ramadan tahun ini (1440 H) di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu. Kelompok pemuda disana berinisiatif melaksanakan lomba yang bertajuk Festival Anak Saleh. Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama sepekan ini didukung penuh oleh pemerintah Desa. Ketua Panitia Abdul Haris mengungkapkan ada sejumlah cabang lomba yang diperlombakan pada […]

  • Ditlantas Polda Sulbar Peringati Hari Anak Nasional Lewat Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas

    Ditlantas Polda Sulbar Peringati Hari Anak Nasional Lewat Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 172
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulawesi Barat berkolaborasi dengan PT Jasa Raharja Cabang Mamuju menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” di SMPN 2 Mamuju, Kamis (24/7/25). Kegiatan yang mengusung tema “Anak Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas” ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. […]

expand_less