Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » TPP Bukan Kebijakan Pilihan, Insentif Pajak Wajib Masuk APBD: Penegasan Kemendagri di Rakornas Pengelolaan Keuangan

TPP Bukan Kebijakan Pilihan, Insentif Pajak Wajib Masuk APBD: Penegasan Kemendagri di Rakornas Pengelolaan Keuangan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026

Ia menekankan, insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah juga memiliki aturan tersendiri dan wajib dimasukkan dalam Pedoman Penyusunan APBD. Insentif tersebut tidak boleh digabung dengan TPP, baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran.

“Insentif pajak daerah wajib dimasukkan dalam pedoman penyusunan APBD, dengan nomor rekening yang berbeda. Nomor rekening TPP dan nomor rekening insentif pajak harus dipisahkan secara jelas,” ujarnya.

Penegasan ini dimaksudkan untuk menghindari kesalahan penganggaran, memastikan kepatuhan regulasi, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Selain isu TPP dan insentif pajak, Class Pendapatan juga membahas sejumlah agenda strategis lainnya, antara lain:
1. Perbedaan metode penghitungan potensi pajak daerah di setiap daerah;
2. Penegasan bahwa kebijakan opsen pajak harus masuk dalam APBD;
3. Isu mutasi kendaraan dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB I) yang dinilai lebih tinggi dibanding Pajak Kendaraan Bermotor (PKB);
4. Rencana pengenaan pajak kendaraan listrik, termasuk pengaturan NJKB melalui Permendagri;
5. Penguatan sistem self assessment berbasis data yang akurat, dengan skema pembayaran pajak di awal atau akhir tahun;
6. Optimalisasi potensi fiskal daerah, termasuk potensi wilayah pesisir;
7. Percepatan reformasi Samsat melalui digitalisasi layanan, pemanfaatan NIK, dan integrasi data.

Selain jajaran Bapenda Sulbar, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur pengawasan daerah. Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam Desk Pendapatan, yang dihadiri oleh Inspektur Inspektorat Daerah Sulbar, Muh. Natsir dan Pejabat Fungsional Perencana Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Sultan Transasmoko. Kehadiran Inspektorat ini menjadi penguatan aspek pengawasan dan kepatuhan regulasi, di mana Muh Natsir dan Sultan Transasmoko secara langsung mengikuti dan mendengarkan arahan Direktur Pendapatan Daerah Kemendagri terkait pengelolaan pendapatan daerah, TPP, serta pengaturan insentif pajak yang wajib dimasukkan dalam pedoman penyusunan APBD.

Menanggapi arahan tersebut, di tempat terpisah Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan komitmen Bapenda Sulbar untuk menindaklanjuti seluruh kebijakan nasional tersebut secara konsisten dan sesuai regulasi.

“Arahan dari Kemendagri ini menjadi penguatan bagi daerah agar lebih tertib, patuh regulasi, dan profesional dalam mengelola pendapatan daerah. TPP dan insentif pajak harus ditempatkan sesuai aturan, dipisahkan secara jelas dalam penganggaran, dan dimasukkan dalam pedoman penyusunan APBD,” tegas Abdul Wahab.

Ia menambahkan, Rakornas Pengelolaan Keuangan Daerah menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam meningkatkan kinerja pendapatan, sekaligus mendorong reformasi tata kelola pajak daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. (Rls)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov dan DPRD Sulbar Bersinergi, Siap Bahas Tiga Ranperda Inisiatif

    Pemprov dan DPRD Sulbar Bersinergi, Siap Bahas Tiga Ranperda Inisiatif

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 392
    • 0Komentar

    “Sesuai dengan rapat forkopimda kemarin, insya Allah ini menjadi atensi perhatian khusus pak gubernur, yakni penanganan terkait stunting. Hal itu sejalan dengan Ranperda inisiatif DPRD Sulbar tentang peningkatan gizi masyarakat,” ungkapnya. Terkait ranperda penyelenggaraan perpustakaan, kata Herdin Ismail, sejalan dengan visi memajukan Sulbar. Apalagi, minat baca masyarakat Sulbar masih sangat perlu ditingkatkan. “Untuk ranperda ini, […]

  • Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 281
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT — Jembatan Cinta hadir di Desa Nanggerang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Jembatan sepanjang 70 meter yang menghubungkan Desa Nanggeran dan Desa Mukapayung itu diharapkan dapat menggerakan roda perekonomian dan aksesibilitas pendidikan warga sekitar. Jembatan tersebut diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ibu Atalia Praratya, serta Ketua Umum Alumni SMAN 5 […]

  • Bupati Pasangkayu Tegaskan Kelanjutan Kerjasama Dengan BPJS

    Bupati Pasangkayu Tegaskan Kelanjutan Kerjasama Dengan BPJS

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Dalam kesempatan itu Bupati Agus juga mempertanyakan kepada Sekkab Firman terkait tudingan ‘bisnis’ dibalik putusnya perjanjian kerja sama (PKS) dengan BPJS kesehatan. Sekkab Firman menjelaskan, bahwa ada kesalahan persepsi terbangun di publik. Sehingga menimbulkan kecurigaan ada ada upaya ‘bisnis’ dibalik putusnya PKS dengan BPJS. Padahal kata dia, putusnya kerjasama disebabkan adanya kenaikan iuran BPJS. Sehingga […]

  • Bapperida Sulbar Luncurkan SiKODE, Sistem Digital Pelacakan Aset Berbasis QR Code

    Bapperida Sulbar Luncurkan SiKODE, Sistem Digital Pelacakan Aset Berbasis QR Code

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Dalam sesi pemaparan, Ermayanti menjelaskan bahwa SiKODE merupakan sistem informasi berbasis QR Code yang mengintegrasikan database aset dengan sistem identifikasi cepat. Setiap aset diberi label QR unik, yang dapat dipindai menggunakan smartphone untuk mengakses informasi secara real-time melalui website sederhana. “Tujuan utama SiKODE adalah menyajikan informasi aset secara cepat dan akurat, memudahkan pelacakan, serta mendorong […]

  • Gubernur Sulbar Terapkan WFH, ASN Kerja 4 Hari di Kantor 1 Hari di Rumah

    Gubernur Sulbar Terapkan WFH, ASN Kerja 4 Hari di Kantor 1 Hari di Rumah

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Suhardi Duka menegaskan, meski bekerja dari rumah, ASN tetap diwajibkan menjalankan tugas seperti biasa. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan BBM karena pegawai tidak perlu melakukan perjalanan ke kantor. “Artinya mereka di rumah tidak menggunakan BBM, tapi tetap juga bekerja,” tambahnya. Terkait mekanisme pengawasan, Suhardi Duka memastikan akan ada sistem kontrol berbasis laporan kinerja yang […]

  • Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Dorong Kolaborasi dan Kemandirian Pangan dalam Pengendalian Inflasi

    Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Dorong Kolaborasi dan Kemandirian Pangan dalam Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Menurutnya, salah satu penyebab tingginya fluktuasi harga di Sulbar adalah masih kuatnya ketergantungan pada pasokan pangan dari daerah lain, khususnya Sulawesi Selatan. “Kita tidak boleh terus-menerus bergantung pada wilayah lain, misalnya untuk komoditas hortikultura. Ke depan, Sulawesi Barat harus mendorong kemandirian pangan agar kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi dari produksi dalam daerah sendiri,” jelas Waris Bestari. […]

expand_less