Cegah Penyebaran Tungro, DTPHP Sulbar Gelar Gerdal OPT pada Tanaman Padi Seluas 2 Hektare di Desa Bonda
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar

POPT Kecamatan Papalang, Zainuddin, menjelaskan bahwa dari total hamparan padi seluas 43 hektare, ditemukan serangan penyakit tungro pada lahan seluas 2 hektare dengan intensitas sekitar 20 persen pada tanaman berumur 60 hari setelah tanam (HST). Oleh karena itu, pengendalian dilakukan untuk menekan perkembangan OPT dan mencegah kehilangan hasil yang lebih besar.
“Kerja sama antara petani dan POPT perlu terus dilakukan melalui pengendalian serempak, baik secara mekanis maupun kimia, agar populasi OPT tidak meningkat dan serangan tidak meluas ke areal pertanaman lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala UPTD BPTPH Sulbar, Ritje Rombe, menegaskan bahwa pengendalian secara massal dalam satu hamparan menjadi metode yang lebih efektif untuk menekan perkembangan OPT. Ia juga mengingatkan agar penggunaan pestisida tetap mengikuti prosedur aplikasi yang tepat dan aman.
Melalui gerakan pengendalian ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap serangan penyakit tungro dapat segera ditekan sehingga produktivitas padi tetap terjaga dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.
- Penulis: Ekspos Sulbar
