Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Dorong Revisi Edaran, Kemenpan-RB Tidak Harus Serentak Lakukan Pengangkatan PNS dan PPPK

Dorong Revisi Edaran, Kemenpan-RB Tidak Harus Serentak Lakukan Pengangkatan PNS dan PPPK

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Jakarta (ekspossulbar.co.id) – Polemik pengangkatan Calon Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) terus bergulir. Sebagian besar dari mereka yang sudah lulus di tahap akhir mengeluh karena terjadi penundaan pengangkatan alias tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Diketahui, pengangkatan CPNS 2024 yang semulanya di Bulan Maret 2025 (usul penetapan NIP) menjadi mulai diangkat dan melaksanakan tugas pada 1 Oktober 2025 secara serentak. Sedangkan, untuk pengangkatan PPPK Tahap I yang semulanya di Bulan Juli 2025 (usul penetapan NIP diundur menjadi 1 Maret 2026 secara serentak.

Hal itu sebagaimana ditetapkan KemenPAN-RB melalui Surat Edaran (SE) bernomor B/1043/M.SM.01.00/2025.

Meskipun demikian, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menegaskan KemenPAN-RB tidak perlu melakukan keserentakan pengangkatan, baik pada 1 Oktober 2025 (CPNS) maupun 1 Maret 2026 (CPPPK Tahap 1).

Dalam hasil kesimpulan Rapat Kerja Komisi II dengan KemenPAN-RB dan BKN, disebutkan bahwa Oktober 2025 dan Maret 2026 adalah tenggat waktu penyelesaian dalam rangka percepatan pengangkatan.

“Ya sebenarnya dengan kalimat percepatan penataan penyelesaian itu memberikan waktu maksimal. Jadi harus ada batas akhir kapan percepatan penataan penyelesaian itu tuntas. Kalau kita ikuti rapat dari awal sebenarnya skenarionya Menpan RB dan BKN itu skenario tuntas itu selesai di akhir 2026. Makanya kalimat kita kan mempercepat,” jelas Zulfikar Arse saat dihubungi Parlementaria, di Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Di sisi lain, ia pun memahami jika ada pihak-pihak yang menyebutkan ada penundaan. Hal itu karena sedari awal dimulainya tahapan, para pendaftar CPNS mendapatkan informasi yang lengkap sampai dengan pengangkatan.

“Setiap proses tahapan seleksi itu dari awal sudah diumumkan. Setiap proses atau tahapan seleksi itu sudah diumumkan. Sehingga, ketika sudah ada kesimpulan rapat seperti itu mereka mempertanyakan kok ditunda,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar ini

“Padahal, kalau kita ikuti rapat, justru sebenarnya, kita ingin mempercepat dari skenarionya Kemenpan-RB itu semua di akhir 2026,” tambahnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Blankspot Pemprov Sulbar, Target Tuntaskan 196 Desa di Sulbar Masih Blankspot dan Lemah Sinyal 4G

    Program Blankspot Pemprov Sulbar, Target Tuntaskan 196 Desa di Sulbar Masih Blankspot dan Lemah Sinyal 4G

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 104
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Berdasarkan data terbaru Dashboard PMT Kemenkomdigi RI per Januari 2025, masih terdapat 196 desa (30,25%) di wilayah Provinsi Sulawesi Barat yang masuk kategori blankspot maupun lemah sinyal internet seluler 4G. Rinciannya, terdapat 118 desa blankspot dan 78 desa lemah sinyal yang tersebar di enam kabupaten, yaitu: Sementara itu, jumlah tower BTS yang […]

  • SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

    SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

    • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 410
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) Fauqi Achmad Kharir menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Pasangkayu. Sekaitan dengan komitmen Pemkab Pasangkayu yang terus memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sehingga saat ini telah mencapai level tiga. Itu disampaikannya saat acara sosialisasi peran SPIP dan APIP […]

  • Pantau Ketersediaan Stok dan Harga Pangan, Gubernur Sulbar: Harga Relatif Stabil tidak Ada Lonjakan

    Pantau Ketersediaan Stok dan Harga Pangan, Gubernur Sulbar: Harga Relatif Stabil tidak Ada Lonjakan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Mamuju (ekspossulbar.co.id) – Menjelang Hari Raya Idul fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok dan harga pangan di Pasar Regional Kabupaten Mamuju, Jumat, 14 Maret 2025. Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), didampingi Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, serta sejumlah anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). […]

  • kemacetan Mal Panakkukang

    Tekan Kemacetan Area Terowongan MP, Pemkot Makassar Mesti Tertibkan Jukir dan Ojol

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 97
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Makassar — Penanganan kemacetan di kawasan Mal Panakkukang (MP), khususnya di area terowongan belum maksimal. Hal itu menjadi perhatian Pemkot Makassar. Salah satu upaya menekan kemacetan tersebut, Pemkot Makassar mesti menertibkan para juru parkir (jukir) yang beraktivitas di area terowongan MP. Dengan menggandeng Polsek Panakkukang. Upaya tersebut sekaligus mewujudkan komitmen Wali Kota Makassar Munafri […]

  • Harhubnas 2025, Dishub Sulbar Galakkan Aksi Bersih Pantai dan Donor Darah

    Harhubnas 2025, Dishub Sulbar Galakkan Aksi Bersih Pantai dan Donor Darah

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 97
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2025, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar dua rangkaian kegiatan sosial, yakni aksi bersih-bersih pesisir Pantai Arteri Mamuju dan donor darah. Aksi bersih pantai yang berlangsung pada Selasa 16 September 2025, melibatkan seluruh insan perhubungan dari berbagai instansi di Sulbar. Kegiatan ini menjadi […]

  • 21 Tahun Sulbar, Gubernur SDK: Usia Dewasa untuk Refleksi dan Percepatan Pembangunan

    21 Tahun Sulbar, Gubernur SDK: Usia Dewasa untuk Refleksi dan Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 128
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Provinsi Sulawesi Barat kini genap berusia 21 tahun. Menurut Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), usia ini diibaratkan seperti seorang pemuda gagah dengan badik terselip di pinggang simbol kesiapan dan kematangan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. “Usia 21 tahun adalah usia yang mulai dewasa. Karena itu, kita simbolkan dengan badik sebagai […]

expand_less