Gubernur Suhardi Duka di Kongres Rakyat Balanipa: Balanipa Adalah Fakta Sejarah yang Wajib Diperjuangkan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sab, 4 Apr 2026
- comment 0 komentar

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menghadiri Kongres Rakyat Balanipa Mandar di Pondok Pesantren Modern Darul Mahfud di Desa Leko Padis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Sabtu 4 April 2026.
“Ini adalah momen bersejarah bagi kita semua. Pemekaran itu sangat bagus suatu daerah karena bisa mempercepat pembangunan dan itu sudah dilalui Pak Gubernur yang sudah memekarkan Mamuju Tengah dan Pasangkayu,” ujarnya.
Menurutnya, kehadirin Gubernur Suhardi Duka hari ini tanda-tanda akan terbentuknya Kabupaten Balainpa nantinya. Dia mengajak seluruh tokoh untuk berjuang bersama.
Sedangkan Ketua Komite Aksi Pembentukan (KAP) Kabupaten Balanipa Mujirin M Yamin menyampaikan Kongres Rakyat Balanipa ini dilaksanakan sepama tiga hari dimulai kemah pemuda dan hari ini puncaknya.
“Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar dan semua yang hadir memberikan respon positif baik Wakil Menteri sampai Gubernur dan Bupati. Semoga kita semua bersatu berjuang agar Kabupaten Balanipa terwujud,” ujarnya.
Balanipa sendiri kata Mujirin salah satu kerajaan disebut sejak dulu yakni Balanipa Sendana dan salah satu juga Kerajaan di Mandar yang belum terbentuk menjadi Kabupaten.
“Makanya kita semua harus berjuang bersama, karena rohnya di situ. Apalagi di Balanipa memiliki sejarah dan sumber dayanya yang perlu dikembangkan,” paparnya.
Diketahui, dalam perjuangan pembentukan Kabupaten Balanipa meliputi Kecamatan Luyo, Kecamatan Campalagian, Kecamatan Balanipa, Kecamatan Tinambung, Kecamatan Alu, Kecamatan Limboro, dan Kecamatan Tutar.
Pada kongres rakyat Balanipa Mandar ke-01 juga ditandatangani prasasti sebagai bentuk komitmen dukungan yang dilakukan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Bupati Polman Samsul Mahmud, hingga KAP Balanipa yang disaksikan oleh masyarakat yang hadir. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
