Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemprov Sulbar Respon Polemik THR PPPK, Junda Maulana: Kondisi Fiskal Sangat Terbatas

Pemprov Sulbar Respon Polemik THR PPPK, Junda Maulana: Kondisi Fiskal Sangat Terbatas

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
  • comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU, — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjelaskan alasan belum dibayarkannya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi faktor utama yang membuat pemerintah belum mampu memenuhi pembayaran tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Junda Maulana mengatakan, pemerintah pada dasarnya memiliki keinginan untuk membayarkan THR kepada para PPPK. Namun kondisi keuangan daerah tidak memungkinkan untuk merealisasikannya saat ini.

“Sebagai pemerintah tentu kami sangat ingin membayarkan THR PPPK, termasuk PPPK paruh waktu. Tetapi kenyataannya anggaran itu tidak tersedia di APBD karena keterbatasan fiskal daerah, dan nilainya juga tidak kecil,” ujar Junda Maulana, Sabtu (14/3/26).

Ia menjelaskan, bahkan anggaran gaji untuk PPPK penuh waktu maupun paruh waktu dalam APBD saat ini baru teralokasi untuk 10 bulan. Artinya, masih terdapat kekurangan anggaran untuk dua bulan gaji yang harus dicarikan solusinya.

“Saat ini Anggaran gaji PPPK kita baru teranggarkan untuk 10 bulan. Pemprov juga masih memikirkan sumber anggaran untuk menutupi kekurangan sisa gaji tersebut,” jelasnya.

Secara regulasi, pemerintah daerah memang diperbolehkan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membayar THR apabila tidak tersedia dalam APBD. Namun kondisi tersebut juga sulit dilakukan di Sulbar karena keterbatasan dana BTT.

Menurut Junda, dana BTT yang tersedia hanya sekitar Rp5 miliar. Sementara kebutuhan anggaran untuk membayar THR dan Gaji 13 PPPK penuh waktu saja mencapai sekitar Rp15 miliar, sementara untuk THR dan Gaji 13 PPPK Paruh Waktu sebesar Rp10,5 miliar, total kebutuhan anggaran bisa mencapai lebih dari Rp25,5 miliar.

“BTT kita hanya Rp5 miliar. Sementara kalau kita ingin membayar THR PPPK secara keseluruhan, kita butuh tambahan anggaran sekitar Rp25,5 miliar,” katanya.

Belum lagi jika dihitung dengan kekurangan dua bulan gaji PPPK Paruh Waktu, pemerintah daerah diperkirakan membutuhkan tambahan anggaran sebesar 10,5 miliar.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Sinergitas dan Koordinasi Pemerintahan, Prof Zudan Silaturahmi ke Forkopimda Sulbar

    Bangun Sinergitas dan Koordinasi Pemerintahan, Prof Zudan Silaturahmi ke Forkopimda Sulbar

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 176
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR — Setelah melakukan pertemuan dengan Forkopimda Sulbar di Kantor Gubernur Sulbar beberapa waktu lalu, giliran Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah Forkopimda Sulbar, Selasa (23/05/2023). Kunjungan Prof. Zudan ke Forkopimda didampingi Sekprov Sulbar Muhammad Idris, para Asisten Pemprov Sulbar dan Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulbar. Kunjungan pertama […]

  • DLH Sulbar Gelar Rapat Realisasi Anggaran 2025, Tekankan Transparansi dan Percepatan Serapan

    DLH Sulbar Gelar Rapat Realisasi Anggaran 2025, Tekankan Transparansi dan Percepatan Serapan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 143
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat realisasi anggaran tahun 2025, di ruang rapat Kantor DLH Sulbar. Rapat yang berlangsung pada pukul 13.30 WITA ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Barat, para Kepala Bidang, Kepala UPTD, PPK dan PPTK, Fungsional Perecana bersama staf program dan keuangan. Rabu […]

  • Jenazah Eril Tiba di Gedung Pakuan Disambut Salawat Nabi dari Warga

    Jenazah Eril Tiba di Gedung Pakuan Disambut Salawat Nabi dari Warga

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Jenazah putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, almarhum Emmeril Kahn Mumtadz akhrinya tiba di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/6/2022), sekitar pukul 20.00 WIB. Kedatangan jenazah dan rombongan dari Jakarta lebih cepat dari yang dijadwalkan. Setibanya di Gedung Pakuan, Bandung, jenazah ditempatkan di ruang tengah rumah dinas. Ratusan warga yang hadir di […]

  • Akselerasi PAD 2026, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Raup Rp14,04 Juta dari Layanan Samkel Sampaga

    Akselerasi PAD 2026, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Raup Rp14,04 Juta dari Layanan Samkel Sampaga

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 90
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Komitmen mempercepat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 terus ditunjukkan Bapenda Sulbar melalui inovasi pelayanan jemput bola. Melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, layanan Samsat Keliling (Samkel) yang digelar di halaman Kantor Camat Sampaga, Rabu (4/3/2026), berhasil membukukan penerimaan sebesar Rp14.042.300 ke kas daerah. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu ini […]

  • Doa Bersama Kembali Digelar untuk Keselamatan Eril

    Doa Bersama Kembali Digelar untuk Keselamatan Eril

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 179
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Doa bersama masyarakat Jawa Barat memohon pertolongan Allah SWT untuk keselamatan putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz kembali digelar, di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Senin (30/05/2022). Doa bersama ini dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar KH Rachmat Syafeii. Sebelumnya, doa bersama juga digelar di sejumlah […]

  • Bapperida Sulbar Fokus Perencanaan, Catat Capaian 23,9 Persen dalam Pencegahan Korupsi MCSP KPK

    Bapperida Sulbar Fokus Perencanaan, Catat Capaian 23,9 Persen dalam Pencegahan Korupsi MCSP KPK

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 202
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat mencatat capaian sementara sebesar 23,9 persen dalam area perencanaan sebagai bagian dari delapan area intervensi pencegahan korupsi yang dipantau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). Hingga Agustus 2025, tercatat 25 dokumen telah diunggah sebagai bentuk kepatuhan […]

expand_less