Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Hindari Obesitas, Simak Bagaimana Tubuh Membakar Lemak

Hindari Obesitas, Simak Bagaimana Tubuh Membakar Lemak

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
  • comment 0 komentar

PUNYA tubuh gemuk? Kemungkinannya ada dua, entah itu obesitas atau overweight. Keduanya merupakan kondisi yang berbeda. Obesitas atau kegemukan merupakan kelebihan berat badan akibat penimbunan lemak berlebih di tubuh. Sementara overweight adalah kondisi di mana berat badan (BB) melebihi BB ideal yang diakibatkan penimbunan lemak dan jaringan non-lemak. Obesitas harus lebih diwaspadai karena dapat mengantarkan pada risiko berbagai penyakit, antara lain batu empedu, diabetes, dan penyakit jantung – penyakit-penyakit yang dapat berujung kematian. Sangat berbahaya.

Seseorang bisa dikatakan obesitas jika memiliki indeks massa tubuh (IMT) di atas 25 kg/m2 . IMT dapat dihitung dengan rumus berat (kg) dibagi tinggi (m) kuadrat. Lingkar perut lebih dari 90 cm untuk laki-laki dan lebih dari 80 cm untuk perempuan juga sudah masuk dalam kategori obesitas. Untuk mengatasi kegemukan ini, bisa dengan mengatur makan yang sehat dan olahraga. Tapi sebelumnya, simak dulu proses pembakaran timbunan lemak di tubuh.

Normalnya, sel lemak berperan untuk menyimpan energi. Sebenarnya penyimpanan lemak ini sangat bermanfaat, terutama ketika kita sedang tidak makan atau memerlukan energi tambahan saat melakukan aktivitas berat. Namun karena gaya hidup tidak sehat yang melibatkan konsumsi makanan tinggi kalori dan sedikit beraktivitas, penyimpanan lemak jadi berlebih dan mengakibatkan obesitas.

Yang perlu diwaspadai saat tubuh dalam status obesitas adalah sel-sel lemak yang disebut adiposit tidak berfungsi normal karena melepaskan energi dengan sangat lamban. Kondisi ini menyebabkan adiposopati, yakni gangguan fungsi sel-sel lemak yang berujung pada gangguan metabolisme, termasuk resistensi insulin. Kondisi seperti ini yang seringkali membuat obesitas sulit diatasi.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patut Dicontoh, Personil Polres Matra Ajak Penghuni BTN Ngaji

    Patut Dicontoh, Personil Polres Matra Ajak Penghuni BTN Ngaji

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 672
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Perilaku teladan diperlihatkan salah satu personil Polres Matra yakni Bripka Arwin Arif, yang bertempat tinggal di perumahan BTN Smat City Pasangkayu. Disela-sela rutinitasnya sebagai anggot Polri, Ps. Kanit Obvit Sat Sabhara Polres Matra ini menyempatkan diri mengajak orang disekitarnya mempermantab membaca Al-Qur’an Belajar ngaji ini Ia lakukan di Mushallah Nurul Ilmi yang berada di […]

  • Efisienkan Anggaran, Wali Kota Makassar: Mulai 2026 Pemkot Tidak Lagi Beli Mobil Dinas

    Efisienkan Anggaran, Wali Kota Makassar: Mulai 2026 Pemkot Tidak Lagi Beli Mobil Dinas

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 323
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemkot Makassar tidak akan lagi membeli mobil dinas. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin ingin mengefisienkan anggaran. Namun, efisiensi anggaran itu bukan berarti para pejabat atau pimpinan SKPD tidak akan mendapatkan kendaraan dinas (randis). Rupanya, Pemkot Makassar akan bertransformasi dari randis berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik berbasis baterai. Bukan hanya untuk […]

  • Wagub Sulbar Ajak Masyarakat Kembali ke Pangan Lokal: Ubi, Jagung, Sagu Bukan Makanan Kelas Bawah

    Wagub Sulbar Ajak Masyarakat Kembali ke Pangan Lokal: Ubi, Jagung, Sagu Bukan Makanan Kelas Bawah

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 150
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, menanggapi perbincangan publik terkait imbauan konsumsi pangan lokal seperti ubi, singkong, jagung, sagu, pisang dan lainnya, sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras. Ia menegaskan, masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap pangan non-beras dan kembali menghargai kekayaan pangan lokal yang selama ini terlupakan. “Saya kira […]

  • Plt Kepala Bapperida Sulbar Tegaskan Dukungan Raker Korpri Sesuai Arahan Sekprov

    Plt Kepala Bapperida Sulbar Tegaskan Dukungan Raker Korpri Sesuai Arahan Sekprov

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 166
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sesuai dengan arahan Sekretaris Daerah Provinsi Sulbara, Junda Maulana. Rapat kerja tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi Korpri sekaligus memastikan perannya […]

  • PPK Pasangkayu Ikuti Orientasi Tugas

    PPK Pasangkayu Ikuti Orientasi Tugas

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 334
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Setelah dilantik dan diambil sumpahnya oleh KPU Pasangkayu, sebanyak 60 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pasangkayu kini mengikuti orientasi tugas. Kegiatan yang berlangsung Jumat 6 Maret itu dibuka langsung oleh Ketua KPU Pasangkayu Syahran Ahmad. Hadir pula seluruh komisioner KPU Pasangkayu lainnya. Syahran Ahmad menyampaikan orientasi tugas bagi anggota PPK itu penting dilaksanakan, […]

  • Petambak Kasano Merugi Puluhan Juta, Air Diduga Tercemar Limbah Pabrik

    Petambak Kasano Merugi Puluhan Juta, Air Diduga Tercemar Limbah Pabrik

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Para petambak ikan nila di Desa Kasano, Kecamatan Baras kini hanya bisa gigit jari. Sudah hampir sebulan terakhir terus merugi. Salah seorang petambak, Lapris, mengungkapkan, sebulan terakhir ikan peliharaanya, pada mati seperti keracunan. Iapun belum tahu pasti apa penyebabnya. Namun ia menduga, air tambak telah tercemar limbah pabrik. Sebab air tambak yang bersumber dari […]

expand_less