Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
  • comment 0 komentar

ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) Fauqi Achmad Kharir menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Pasangkayu.

Sekaitan dengan komitmen Pemkab Pasangkayu yang terus memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sehingga saat ini telah mencapai level tiga.

Itu disampaikannya saat acara sosialisasi peran SPIP dan APIP dalam penguatan pengelolaan keuangan daerah, di aula kantor Bupati Pasangkayu, Kamis 14 Februari.

Kata dia, pencapaian SPIP dan APIP hingga ke level tiga merupakan hal yang luar biasa bagi Kabupaten Pasangkayu, apa lagi kabupaten ini terbilang masih berumur muda. Ia menyebut tidak semua kabupaten dapat mencapai target tersebut.

“ Implementasi SPIP pada level tiga itu berarti semua aspek layanan pemerintah daerah itu sudah ada pedomannya, kemudian pedoman aturannya itu sudah diketahui semua pelaksanannya, dan telah diimplementasikan. Tentunya ini tidak terlepas dari komitmen bapak bupati, wakil bupati Pasangkayu, bapak Sekda serta para kepala OPD nya” terangnya.

Kendati demikian ia tetap memberi beberapa catatan dalam rangka semakin memperbaiki SPIP dan APIP di Pasangkayu kedepan.

Untuk SPIP ia berharap penerapannya tidak hanya di delapan OPD saja, tapi semua OPD lingkup Pemkab Pasangkayu. Tidak hanya itu, untuk penguatan SPIP hendaknya dibentuk Satgas SPIP tingkat OPD, meningkatkan kapasitas personil tim Satgas, mengoptimalkan fungsi Satgas, serta terintegrasi dengan penerapan SAKIP ( sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah).

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Prakiraan Cuaca Pelabuhan dari BMKG, Masyarakat Pesisir Diminta Waspada

    Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Prakiraan Cuaca Pelabuhan dari BMKG, Masyarakat Pesisir Diminta Waspada

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 79
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat menerima laporan resmi Prakiraan Cuaca Pelabuhan dari BMKG Kelas II Tampapadang Mamuju Nomor: B/ME.01.02/CP/02/MJU/II/2026 yang berlaku mulai 03 Februari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 06 Februari 2026 pukul 08.00 WITA. Laporan tersebut mencakup kondisi cuaca dan kelautan di sejumlah pelabuhan strategis di […]

  • Lima Kafilah Sulbar Tampil di Hari Terakhir Babak Penyisihan STQH Nasional 2025 di Kendari

    Lima Kafilah Sulbar Tampil di Hari Terakhir Babak Penyisihan STQH Nasional 2025 di Kendari

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 121
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Kendari — Babak penyisihan ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Nasional ke-28 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi memasuki hari terakhir, Kamis, 16 Oktober 2025. Pada babak penyisihan hari terakhir ini, lima kafilah delegasi Sulawesi Barat (Sulbar) yang difasilitasi Biro Pemkesra Setda Sulbar tampil di sejumlah cabang lomba yang dipertandingkan. Berikut daftar […]

  • Ada Empat MoU Disepakati dalam Kunjungan Kenegaraan Presiden Ferdinand Marcos Jr

    Ada Empat MoU Disepakati dalam Kunjungan Kenegaraan Presiden Ferdinand Marcos Jr

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta, EKSPOSSULBAR.CO.ID–Presiden Joko Widodo dan Presiden Republik Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. menyaksikan sejumlah Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati kedua negara dalam sejumlah bidang. Keempat MoU tersebut diperlihatkan di Ruang Teratai, Istana Kepresidenan Bogor, Senin, 5 September 2022. Keempat dokumen yang telah disepakati Indonesia-Filipina yaitu: 1. Rencana Aksi Kerja Sama Bilateral atau […]

  • Dinas Kesehatan Sulbar Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Ajang Mamuju Run 2025

    Dinas Kesehatan Sulbar Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Ajang Mamuju Run 2025

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 221
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam rangkaian kegiatan Mamuju Run 2025 PLN Mobile, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dengan membuka gerai layanan cek kesehatan gratis di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, pada Minggu (9/11/2025). Layanan tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan Dinas Kesehatan terhadap event olahraga besar yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah. […]

  • Kabar Duka: Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Jusuf Manggabarani Tutup Usia di Makassar

    Kabar Duka: Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Jusuf Manggabarani Tutup Usia di Makassar

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAKASSAR – Innalillahi wainnailaihi rajiun. Kabar duka datang dari keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia. Komjen (Purn) Jusuf Manggabarani, mantan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), telah meninggal dunia di Makassar, Sulawesi Selatan. Berita wafatnya disampaikan oleh pihak keluarga dan kerabat dekat almarhum. Jusuf Manggabarani dikenal sebagai sosok perwira tinggi Polri yang memiliki rekam […]

  • Kisa Haru Agustina Jadi Pengrajin Bunga, Setelah 6 Tahun Mengalami Lumpuh

    Kisa Haru Agustina Jadi Pengrajin Bunga, Setelah 6 Tahun Mengalami Lumpuh

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MAMASA ekspossulbar.co.id — Seorang Ibu rumah tangga Agustina (43) jadi pengrajin bunga setelah enam tahun tak bisa jalan kerana lumpuh. Agustina yang tinggal di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat, hanya bisa duduk di kursi roda selama enam tahun. Penyakit yang di dederita Agustina, berawal semasa muda dulu. Ia sering ke kebun membantu […]

expand_less